Didieu katingali ku urang wadulna Ki Gendeng teh...
Batalkan Santet Bush: Ki Gendeng Ngaku Dibayar 10 Ribu dollar AS
KOTA,WARTA KOTA- Paranormal Gendeng Pamungkas mengaku menerima 10.000 dolar AS
(sekitar Rp 90-an juta) dari utusan Presiden AS George W Bush. Uang itu
merupakan kompensasi pembatalan santet terhadap Bush.
Pemberian uang itu dilakukan di sebuah restoran di Bogor, Jumat (17/11) atau
tiga hari sebelum kedatangan Bush ke Indonesia. "Saya bertemu dengan enam
orang. Mereka adalah paranormalnya Bush," ujar Gendeng.
Dalam pertemuan itu, ujar Gendeng, mereka mengatakan, Amerika Serikat memang
negara yang sudah maju. Tetapi mereka memahami keberadaan dunia klenik terutama
santet (vodoo). Oleh karena itu, salah seorang dari mereka yang menjadi juru
bicara meminta agar Gendeng membatalkan niatnya untuk menyantet Bush. "Pokoknya
saya diminta agar tidak jadi menyantet Bush," ujar Gendeng yang dihubungi
melalui telepon, tadi malam.
Menurut Gendeng, Presiden AS itu separuh percaya dan separuh tidak. "Kata orang
yang menemui saya itu, Bush bergetar karena vodoo saya. Karena yang saya
lakukan adalah bukan ritual santet Indonesia tapi vodoo asal Haiti. Vodoo
mengandung darah ular hitam, burung gagak, dan campuran darah saya. Ada juga
bantuan teman saya di kamar mayat, jadi ada darah korban bunuh diri, darah
korban kecelakaan," ujarnya.
Nah, kata Gendeng, orang-orang Bush itu memintanya agar membatalkan santet
terhadap Bush. Tetapi Gendeng menolak. Dia mengatakan akan tetap melakukan
ritual namun sebatas mengupayakan agar Bush tidak betah di Indonesia. "Saya
juga tetap melakukan ritual agar pada saat Bush datang disambut dengan hujan
dan petir. Ternyata itu terbukti," katanya.
Setelah pembicaraan alot, akhirnya kedua belah pihak sepakat kalau santet
(vodoo) dibatalkan. "Sebagai imbalannya saya diberi 10000 dolar AS ditambah
pemberian dari pejabat tinggi Indonesia," katanya. "Totalnya ada Rp 100-an juta
lebihlah," tambah Gendeng sambil tertawa ngakak.
Harus loncat
Hal yang paling menarik dari pertemuan di restoran itu adalah, keinginan
orang-orang Bush tersebut untuk mengundang Gendeng Pamungkas ke Amerika
Serikat. "Saya diundang mereka untuk datang ke AS bulan Januari nanti," kata
Gendeng.
Di Amerika, Gendeng akan memaparkan soal ilmu-ilmu vodoo yang secara ilmiah
dapat dipertanggungjawabkan. "Soal paspor dan tiket akan diurus oleh mereka,"
ujar Gendeng.
Ketika ditanya mengapa Bush meloncat dari mobil saat tiba di Istana Bogor,
Senin (20/11), Gendeng mengatakan bahwa hal itu sudah menjadi keharusan bagi
suami Laura tersebut. "Itu sebagai syarat agar Bush selamat," katanya.
Sebelum turun dari mobil, Bush dibisiki oleh orangnya agar turun dari kendaraan
dengan loncat dua kaki. "Dan ini sesuai dengan santet vodoo yang saya pelajari
dulu di Haiti, bahwa cara itu merupakan penolakan santet saya, yakni dengan
menghentakkan kaki ke tanah," tambahnya Gendeng.
Tetapi mengapa Anda begitu bernafsu menyantet Bush? "Saya lakukan ini untuk
nasionalisme saya. Sebenarnya saya mau kerahkan massa tolak Bush, tapi saya
tidak punya massa. Akhirnya ada pertemuan dengan mereka (paranormal Bush). Saya
ditawari sesuatu. Pertama, tukar informasi soal vodoo. Yang kedua, jujur saja,
saya dapat duit," katanya.
Rencananya, bagaimana cara menyantet Bush? Dituturkan Gendeng, sebelum
melakukan ritual vodoo dengan sasaran Bush, dia melakukan beberapa penyerangan.
Mula-mula minta petir dan hujan, lalu membuat Bush tidak mendarat di Kebun Raya
Bogor. "Lalu saya membuat pasukan Paspampres Bush kesurupan. Dan terakhir,
membuat Bush tidak betah lebih satu jam. Namun jujur saja, dua yang terakhir
itu gagal," katanya.
Kegagalan itu, kata Gendeng, karena ada tekanan agar dia tidak membuat santet
terhadap Bush dan pengawalnya. "Akhirnya saya bilang ke mereka, saya hanya
lakukan ritual turun hujan dan petir, dan itu terbukti. Hujan dan petir
menyambut Bush. Ternyata ada yang tertabrak limusin juga. Tapi kebanggaan saya,
Bush tidak mendarat di Kebun Raya Bogor tapi di GOR Padjadjaran. Itu juga
berhasil," ujarnya. (Persda/tat)
Ahmad Toha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Nu diteluh na oge raja setan alias Iblis, nya moal teurak. Kapal
jet na oge geus bisa mangprung 3 kali kecepatan iblis.
emod
On 11/23/06, S M Natapradja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
huahuahuahua.........lucu..lucuuuu,,tah carita teh,
nuhun kang ahh..meni genah seuri ieu teh...emang leres kang,
piraku jurig di santet...huahuahuahua........
Nata
----- Original Message -----
From: cepy alhakim
To: Ihsan Setiadi ; muhammadiyah society ; urang sunda ; majalah eramuslim
; kaulamuda NU ; alumni HMI Bogor ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
mimi aruman ; pesantren daarut tauhid ; alumni darularqam
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, November 23, 2006 4:54 PM
Subject: [Urang Sunda] Kenapa santet Ki Gendeng Pamungkas Mental ke
Bush...(Joke)
Ki Gendheng Pamungkas komat-kamit membaca mantera
sambil menyembelih seekor kambing, ular, dan burung gagak
dengan penuh percaya diri darah yang mengucur diusap ke wajah
disaksikan warga dan puluhan wartawan media masa.
Masih dengan komat-kamit ritual menyantet si Bush berlanjut
meski sarananya kurang, karena untuk menyantet biasanya harus
mendapatkan beberapa helai rambut atau kuku calon korban
tapi Ki Gendheng Pamungkas tetap yakin santetnya akan berhasil.
Si Bushpun datang juga akhirnya
dengan penuh percaya diri ketika turun dari pesawat
bahkan melompat ketika turun dari Limousin
tanpa kuatir sedikitpun akan santet yang akan menyerangnya.
Kita semua terpana, santet Ki Gendheng tidak mempan ....
Seorang presenter cantik berhasil mendekati pengawal pribadi si Bush
dan bertanya 'mengapa presiden Anda begitu PD
bahwa santet tidak akan mengenainya? '
sambil tersenyum pengawal pribadi si Bush berbisik
'Kalian orang Indonesia memang aneh, Setan kok di santet .....' katanya.
---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.
---------------------------------
Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get
things done faster.