Punten teu disundakeun sugan aya mangfaatna keur urang sadayana. ----------------------------------------
Kuala Terengganu, Berani tampil beda! Begitulah tata cara khutbah salat Jumat di Negeri Terengganu, sebuah wilayah di timur Semenanjung Malaysia. Teknologi multimedia dimanfaatkan saat khutbah Jumat. Sudah satu tahun terakhir ini, sejumlah masjid besar di Kuala Terengganu menggunakan multimedia dalam pelaksanaan salat Jumat. Barangkali di dunia ini, baru Terengganu-lah yang menerapkan teknologi multimedia saat khotib berkhutbah. "Kalau memungkin, teknologi ya kita pakai. Multimedia digunakan, agar jamaah semakin khsyu' dan memahami materi yang dibawakan oleh khotib. Jangan seperti sekarang, kelihatannya khusyu', tapi kenyataannya tidur," kata Menteri Besar Terengganu, Dato Seri Haji Idris Jusoh, saat bertemu sejumlah pimpinan media massa Indonesia di Puncak Gamelan, Primula Beach Resort, Kuala Terengganu, Rabu (14/2/2007) malam. Saat khotib berkhutbah, pengurus masjid menayangkan ringkasan materi dalam bentuk 'Power Point'. Melalui proyektor, tampilan power point itu disorotkan ke dinding. Cara ini direspons sangat baik oleh jamaah dan memacu jamaah untuk mendengarkan khutbah secara seksama. "Dan saat ini, cara yang dikembangkan di Terengganu mulai ditiru oleh pemerintah pusat. Kami tentu berbangga, karena cara kami diterima masyarakat," kata Idris Jusoh seperti dilaporkan wartawan detikcom Arifin Asydhad yang mengikuti lawatan ini. Pertemuan dengan Idris Jusoh berlangsung hingga Kamis (15/2/2007) dinihari dengan difasilitasi Centre for International Dialogue Institute of Strategic and International Studies (ISIS) Malaysia

