Saleresna mah pengemut abdi mah nya.... ari selingkuhmah katinggalna kirang merenah pami ngawayuh kumaha? tapi da hartosnamaha sami sami wae.... upami di sebatkeun sunah nabi eta tergantung kana niatna masing masing AMALUBINNIAT sareng deui nu langkung uningan kana pamaksadananamah dirina pribadi sareng pangeran, sanes kitu.... eta oge saur abi anu bodo....
Pami ninggal kana iye wartos mah kacida tuing meni tega pisan iye jalmi teh sapertona mah nuju hilap sareng kalepasan jurig manawinya.... ah wallohualam... ----- Original Message ----- From: Tata Noers To: [email protected] Sent: Wednesday, March 14, 2007 4:19 PM Subject: [Urang Sunda] NYIKSA PAMAJIKAN Berita di handap ieu, aya dina Pikiran Rakyat On Line 14 Maret 2007 Sanes sim kuring bade ngahalalkeun salingkuh, mung cing atuh ka kaum Pria, upami bade adil teh kedah adil, ieu mah ari istri “ disangka selingkuh mani disiksa, ari pameget salingkuh, malah teras di tikahna ( da pasti sateuacana di tikah teh salingkuh heula, mun nyebat “ henteu” eta bohong ) Eh dianggapna na teh wajar bae, malah upami teras ditikah teh janten “ halal “, malah teras nyebatna oge “ Sunah Nabi “ Sakali deui tong nyiksa pamajikan atuh, da ngan Ukur KUDA anu sok ditumpakan bari di gebuk mah ( atos bae atuh nikah ka kuda ?!! ) Dituding Selingkuh, Eli Babak Belur Dihajar BK GARA-GARA cemburu buta, BK (38) tega menganiaya istrinya, Eli Komalasari (35), yang baru dinikahinya 8 bulan lalu. Sekujur tubuh Eli, putri mendiang pensiunan polisi itu, lebam-lebam. BK pun mencukur rambut Eli menggunakan pisau dapur. Tragisnya, saat ini, Eli tengah 7 bulan mengandung buah cinta mereka. Tak cuma itu, Muhammad Ramdani Nugraha (9), putra Eli dari perkawinan terdahulu pun didera siksa. Selain dipukul, siswa kelas III SDN Budi Karya itu pernah dipaksa makan cabai Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini, BK mendekam di tahanan Reserse Kriminal Polresta Cimahi. ”Saya sakit hati karena dia selingkuh. Tak cuma sekali dua kali, tapi ratusan kali. Terakhir, Minggu (11/3), saya dapat informasi, istri saya ’berhubungan’ dengan dua lelaki,” ungkapnya kepada petugas, Selasa (13/3). Eli membantah berbuat demikian. Namun, di hadapan sang suami, ia tak kuasa berkata ”tidak”. Soalnya, setiap kali menampik, bogem mentah, tamparan, bahkan tendangan selalu ia terima. ”Agar tak terus disiksa, saya bilang ’iya’ saja,” tuturnya, di tempat terpisah. Kisruh rumah tangga BK-Eli hadir Desember silam. Suatu ketika, sepulang kerja di sebuah departement store, Eli tak langsung ke rumah. Selama tiga hari, ia maen terlebih dahulu dengan seorang teman pria. ”Saya akui, itu memang terjadi. Tapi, sekali itu saja,” ungkapnya. Ibarat kata pepatah, sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tak percaya. Begitu yang terjadi. Petaka itu kemudian datang, sebulan lalu. ”Suami saya mulai memukul. Sampai Minggu (11/3) malam, setidaknya, empat kali saya disiksa hingga parah begini,” tuturnya. Menurut Eli, sang suami sering kemasukan roh tertentu. Ada yang mengaku Prabu Siliwangi, Kian Santang, ada pula Datuk Suto. ”Setiap kali marah, roh itu merasuk. Malah, katanya, yang memukul saya itu bukan dirinya, melainkan Datuk Suto. Suami saya bercerita, Datuk Suto itu kejam,” ujar Eli. Meski berbilang bulan Eli didera siksa, anehnya, tak seorang tetangga pun yang tahu. Yulita (40), misalnya. Rumah mereka berdempetan, berada dalam satu kopel. ”Tapi, kami tak pernah mendengar jeritan dan sebagainya,” tuturnya. Ihwal penyiksaan itu baru terungkap ketika Edi Efendi (32), adik kandung Eli, bertandang, Selasa (13/3). ”Saya lihat, wajahnya bengkak-bengkak. Saya langsung lapor ke polisi,” ungkapnya. Kapolresta Cimahi, AKBP Drs. H.E. Permadi, M.M., M.H., melalui Kasatreskrim AKP Arif Fajarudin, S.H., S.I.K., membenarkan peristiwa itu. ”Kita akan jeratkan Pasal 44 ayat (2) UU tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” ujarnya. (Hazmirullah/ ”PR”)*** ------------------------------------------------------------------------------ Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. http://id.mail.yahoo.com/

