Pasti moal kabantahkeun lamun aya nunyarios yen shalat
sareng damel teh sami2 jihad..keur nyuhunkeun ridhana
Allah...duana na dijalankeun...supados urang Islam teh
ulah tingaleun.....damel teh jihad.....


--- aang kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> ----- Forwarded Message ----
> From: lidia <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]; lucky
> <[EMAIL PROTECTED]>; ND <[EMAIL PROTECTED]>;
> Burham H <[EMAIL PROTECTED]>; aris p
> <[EMAIL PROTECTED]>; aang
> <[EMAIL PROTECTED]>; Neni Nuraeni
> <[EMAIL PROTECTED]>; Lies Catur
> <[EMAIL PROTECTED]>; Virda
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Friday, March 16, 2007 5:53:36 PM
> Subject: Fw: "Kerja itu cuma SELINGAN, untuk
> menunggu waktu SHALAT.."
> 
> 
>  
>  
> 
> 
> 
> Semoga bermanfaat....(buat yg suka mengulur-ulur
> waktu shalat )
> 
> 
> 
> 
> "Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu
> shalat..." 
> 
> Ketika Pak Heru, atasan saya, memerintahkan untuk 
> mencari klien yang
> bergerak di bidang interior,  seketika pikiran saya
> sampai kepada Pak 
> Azis.
> Meskipun  hati masih meraba-raba, apa mungkin Pak
> Azis mampu  membuat kios
> internet, dalam bentuk serupa dengan  anjungan tunai
> mandiri dan dari kayu
> pula, dengan  segera saya menuju ke bengkel workshop
> Pak Azis. 
> 
> Setelah beberapa kali keliru masuk jalan, akhirnya 
> saya menemukan bengkel
> Pak Azis, yang kini ternyata  sudah didampingi
> sebuah masjid.  Pak Azispun
> tampak awet muda, sama  seperti dulu, hanya
> pakaiannya yang  sedikit 
> berubah. Kali ini dia selalu memakai kopiah  putih.
> Rautnya cerah, fresh,
> memancarkan kesan tenang  dan lebih santai. Beungeut
> wudhu-an ( wajah
> sering wudhu), kata orang sunda. Selalu bercahaya..
> 
> Hidayah Allah ternyata telah sampai sejak lama, jauh
>  sebelum Pak Azis 
> berkecimpung dalam berbagai dinamika  kegiatan
> Islam. Hidayah itu bermula
> dari peristiwa  angin puting-beliung, yang tiba-tiba
> menyapu seluruh  atap
> bengkel workshop-nya, pada suatu malam kira-kira 
> lima tahun silam. "Atap 
> rumah saya tertiup angin sampai tak tersisa satupun.
> Terbuka semua."
> cerita Pak Azis."Padahal  nggak ada hujan, nggak ada
> tanda-tanda bakal ada
> angin  besar. Angin berpusar itupun cuma sebentar
> saja." 
> 
> Batin Pak Azis bergolak setelah peristiwa itu..
> Walau  uang dan pekerjaan
> masih terus mengalir kepadanya, Pak  Azis tetap
> merasa gelisah, stres &
> selalu tidak  tenang. "Seperti orang patah hati,
> Ndra. Makan tidak enak, 
> tidur juga susah."cerita Pak Azis lagi.
> 
> Lama-kelamaan Pak Azis menjadi tidak betah tinggal
> di  rumah dan stres.
> Padahal, sebelum kejadian angin  puting-beliung yang
> anehnya hanya
> mengenai bengkel  workshop merangkap rumahnya saja,
> Pak Azis merasa
> hidupnya sudah sempurna. Dari desainer grafis hingga
> jadi arsitek. Dengan
> keserbabisaannya itu, pak  Azis merasa puas dan
> bangga, karena punya
> penghasilan tinggi. Tapi setelah peristiwa angin
> puting-beliung itu,
> pak Azis kembali bangkrut, beliau bertanya dalam
> hati : "apa sih yang kurang" 
> apa salahku " ? Akhirnya pak Azis menekuni ibadah
> secara mendalam
> "Seperti musafir atau walisongo, saya mendatangi
> masjid-masjid di malam
> hari.. Semua masjid  besar dan beberapa masjid di
> pelosok Bandung ini, 
> sudah pernah saya inapi." Setahun lebih cara
> tersebut  ia jalani, sampai
> kemudian akhirnya saya bisa tidur normal, bisa
> menikmati pekerjaan dan
> keseharian  seperti sediakala.
> 
> "Bahkan lebih tenang dan santai daripada
> sebelumnya."   "Lebih tenang ? 
> Memang Pak Azis dapet hikmah apa dari  tidur di
> masjid itu?"
> "Di masjid itu 'kan tidak sekedar tidur, Ndra. Kalau
>  ada shalat malam,
> kita dibangunkan, lalu pergi wudhu  dan tahajjud.
> Karena terbiasa,
> tahajjud juga jadi  terasa enak. Malah nggak enak
> kalau tidak shalat  malam, dan
> shalat-shalat wajib yang lima itu jadi  kurang
> enaknya, kalau saya
> lalaikan. Begitu, Ndra."
> 
> "Sekarang tidak pernah terlambat atau bolong 
> shalat-nya, Pak Azis ?" 
> 
> "Alhamdulillah. Sekarang ini saya menganggap bhw yg
> utama  itu adalah
> shalat. Jadi, saya dan temen-temen menganggap kerja 
> itu cuma sekedar
> selingan aja."
> 
> "Selingan ?"
> 
> "Ya, selingan yang berguna. Untuk menunggu kewajiban
>  shalat, Ndra." 
> 
> Untuk beberapa lama saya terdiam, sampai kemudian 
> adzan ashar mengalun
> jelas dari masjid samping rumah  Pak Azis. Pak Azis
> mengajak saya untuk
> segera pergi  mengambil air wudhu, dan saya lihat
> para pekerjanyapun 
> sudah pada pergi ke samping rumah, menuju masjid.  
> Bengkel workshop itu
> menjadi lengang seketika. Sambil  memandang seluruh
> ruangan bengkel,
> sambil berjalan menuju masjid di samping workshop,
> terus terngiang-ngiang
> di benak saya: "Kerja itu cuma  selingan, Ndra.
> Untuk menunggu waktu shalat..."
> 
> Sepulangnya dari tempat workshop, sambil memandang 
> sibuknya lalu lintas
> di jalan raya, saya merenungi apa  yang tadi
> dikatakan oleh Pak Azis.
> Sungguh trenyuh  saya, bahwa setelah perenungan itu,
> saya merasa  sebagai 
> orang yang sering berlaku sebaliknya. Ya, saya 
> lebih sering menganggap
> shalat sebagai waktu rehat,  cuma selingan, malah
> saya cenderung lebih
> mementingkan pekerjaan kantor. Padahal  sholat yang
> akan bantu kita 
> nantinya...(sungguh saya orang yang merugi..)
> 
> Kadang-kadang waktu shalat  dilalaikan sebab
> pekerjaan belum selesai, atau
> rapat dengan klien dirasakan tanggung untuk
> diakhiri.
> Itulah penyebab dari kegersangan hidup saya selama
> ini. Saya lebih 
> semangat dan habis-habisan berjuang  meraih dunia,
> daripada mempersiapkan
> bekal terbaik  untuk kehidupan kekal di akhirat
> nanti. Padahal dunia ini akan
> saya tinggalkan..juga ..........kenapa saya begitu
> bodoh.. 
> 
> Saya lupa,  bahwa shalat adalah yang utama.
> Mulai saat itu saya berjanji untuk mulai shalat di
> awal waktu..
> 
> Kalau Anda tidak mengirimkan email ini ke temen
> Anda..ya ga papa sih. Cuma
> kalo dikirim mungkin ada gunanya bagi mereka gitu
> loh. 
> @rie 
> Purchasing & Return Logistics Department
> PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
> RDC Jakarta, Jl. Pulo Lentut 10 KIPG
> Phone 62-021-46822422 Fax 46822479
> JAKARTA 13920  INDONESIA
> mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> 
> 
> Apakah Anda Yahoo!?
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
> 
> 
>  
>
____________________________________________________________________________________
> The fish are biting. 
> Get more visitors on your site using Yahoo! Search
> Marketing.
>
http://searchmarketing.yahoo.com/arp/sponsoredsearch_v2.php



 
____________________________________________________________________________________
TV dinner still cooling? 
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/

Kirim email ke