Jigana pami tos lebet dunia internet mah teu kedah dikirim nanaon 
deui. Da sagala aya. Peryogi kanggo kabutuhan seks para arwah kantun 
klik websitena....heuheuheu


Neng Iva

--- In [email protected], Lygia Nostalina 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> wah wah..geuning....
>   pami arwah butuh laptop oge teu nya ? lumayan kanggo nyaingan 
Tukul sareng anggota dewan....
>   tiasa dianggo tulas tulis atanapi mukaan situs , ngeusian Blog,  
Chatting atanapi tiasa kanggo balanja Online mun stok Viagra na tos 
seep
>   heu heu heu
>   
>   -LN-
> 
> waluya56 <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:                                                  Terang 
Viagra? ...hehehe sigana mah sadayana oge terang, paling 
>   henteu iklanna sok minuhan inbox email urang. Tah nu perlu 
Viagra 
>   lain wae nu "langlayeuseun' di alam Dunya, tapi oge para Arwah 
di 
>   alam Baka. Geura ieu wartosna, kenging nyutat ti koran 
pangulinan 
>   Kang Agus Her (Kompas) kamari :
>   
>   Beijing - Sebagian orang di China rupanya percaya bahwa orang 
yang 
>   sudah meninggal masih membutuhkan Viagra untuk meningkatkan 
>   kehidupan seks di alam baka. Dengan latar belakang itu, sejumlah 
>   pemakaman di China menjual kertas replika pil Viagra, gambar 
kondom, 
>   dan kertas hiasan bergambar perempuan bar. Menjelang perayaan 
bersih-
>   bersih makam yang jatuh pada 5 April, benda-benda tersebut 
menjadi 
>   rebutan warga. Mereka berlomba mengirimkan benda tersebut kepada 
>   anggota keluarga yang telah meninggal dengan cara membakarnya. 
>   Diharapkan, kiriman "Viagra" dapat memelihara performa seks 
anggota 
>   keluarga yang sudah meninggal. Demikian dilaporkan surat kabar 
>   Nanjing Morning News, Rabu (21/3). Sebagian orang China punya 
>   kebiasaan membakar uang palsu untuk "dikirimkan" kepada anggota 
>   keluarga yang telah meninggal. Mereka percaya "uang" yang mereka 
>   kirimkan dapat menjadi bekal bagi anggota keluarganya untuk 
>   menjalani hidup sejahtera di alam baka. Namun, seiring dengan 
>   semakin konsumtifnya masyarakat di China, mereka tidak hanya 
>   mengirimkan "uang" ke alam baka, melainkan juga 
>   mengirimkan "televisi", "telepon genggam", "mobil", dan "barang 
>   mewah" lainnya. Surat kabar Beijing Morning Post rupanya agak 
gerah 
>   dengan kebiasaan baru warga China mengirimkan benda-benda yang 
>   berkaitan dengan seks ke alam baka. Surat kabar itu meminta 
>   kebiasaan itu ditindak. 
>   
>   
>       
>                                     
> 
> 
> Lygia Nostalina,SH  
> Operational Manager Pacific Data network  
> telp. 08179265770 office. 022-7835099 - 7810017  
> www.pecintahujan.multiply.com  
> www.pecanduhujan.blogspot.com
>  
> ---------------------------------
> Sucker-punch spam with award-winning protection.
>  Try the free Yahoo! Mail Beta.
>


Kirim email ke