Jangan Hanya Kendaraan yang dipersiapkan Sebelum Mudik!

Lebaran sudah diambang pintu, saatnya merayakan kemenangan setelah
sebulan lamanya berpuasa menahan segala lapar dan nafsu, saatnya saling
memaafkan atas segala dosa yang diperbuat dan saatnya mudik ke kampung
halaman.Mudik atau pulang kampung bukan suatu beban berat bagi yang
kebetulan kampung halamannya bisa ditempuh dalam hitungan jam, namun
bagi yang harus menempuh perjalanan seharian atau bahkan berhari-hari
apalagi dengan membawa kendaraan pribadi, acara mudik harus dipersiapkan
benar-benar, terutama kondisi fisik. Hal ini untuk menciptakan rasa aman
dan nyaman selama perjalanan.

Yang tak kalah pentingnya adalah kondisi kendaraan, pastikan jauh-jauh
hari bahwa kendaraan yang akan dipakai sudah siap 'tempur'. Berikut tips
mudik bagi anda yang hendak bersilahturahmi kepada keluarga di kampung
halaman :

Meninggalkan Milis

Bagi anda yang aktif bergabung dengan sebuah milis, pastikan anda
merubah message delivery sehingga anda tidak mengalami kelebihan
kapasitas yang berpotensi membuat anda kena bounching.

Untuk perubahan ini mudah saja, anda tinggal mengirim email kepada
moderator untuk permohonan berhenti dari milis atau menerima diggest
(rangkuman email perhari).

Kondisi Tubuh

Pastikan bahwa sebelum mudik anda dan keluarga berada dalam kondisi yang
fit. Terutama bagi driver

Kondisi Mobil dan Perlengkapan Mobil

Sebelum dipakai 'bertempur' alias mudik, periksakan kondisi kendaraan
anda di bengkel langganan ((tune-up komplit, rem, ban, wiper, radiator,
tali kipas/AC, aki, dll). Dan jangan lupa membawa perlengkapan alat-alat
mobil (tools kit), dongkrak, tali derek, ban serep, kotak P3K, segitiga
pengaman, kunci roda palang, senter,dll.

Bawa Air Mentah

Bawalah air mentah di dalam jerigen 5 liter atau jika tidak ada jerigen
bisa memakai bekas botol air mineral besar (1 literan) untuk mengisi
radiator bila kurang. Ar juga bisa untuk mencuci tangan bila selesai
ganti ban kalau bocor atau kempes. Tak ada salahnya ada juga membawa
sabun. Air ini juga berguna bila bawa anak kecil/bayi tiba-tiba 'pup'
saat kita tengah berada di daerah yang sulit air (misalnya: sawah,
hutan).

Bekal Makanan

Pastikan anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil
terus berkendara. Saat mudik disarankan untuk tidak asal makan di
restoran/rumah makan tempat pemberhentian Bus Antar Kota karena di
saat-saat seperti itu dikhawatirkan cara masak dan mencuci piringnya
kurang bersih karena pengunjung sangat padat dan banyak yang harus
dilayani.

Lebih terjamin bila anda membawa makanan sendiri. Tapi kalau bekal habis
anda bisa masuk ke dalam kota dimana anda lewat untuk mencari restoran
fast food fried chiken. Yang pasti anak-anak suka dan lebih baik
kebersihannya.

Packing Barang/ Muatan Dengan Benar

Urutkan barang/ muatan berdasarkan tingkat kebutuhan.. Yang memiliki
kemungkinan sangat besar dibutuhkan saat dalam perjalanan diletakkan di
tempat atau posisi yang paling mudah dikeluarkan. Supaya tidak perlu
bongkar muat tiap kali butuh sesuatu.

Kebelet Pipis

Ini adalah masalah rutin para pemudik. Untuk anak-anak dan laki-laki sih
hal ini bukan masalah besar, tinggal berhenti saja di pinggir jalan dan
beres deh. Tapi untuk para wanita ini bukanlah hal yang mudah. Untuk
mengatasinya carilah pompa bensin yang besar pasti ada toiletnya yang
cukup bersih, bila kotor, cari lagi berjalan beberapa kilometer. Atau
anda bisa juga mencari Wartel, Kantor Polisi, Pusat Pertokoan, Losmen,
Hotel, Masjid, dll.

Raja Setan Jalanan

Yang harus diingat adalah jika kita berkendara dengan mobil pribadi di
Jalur Pantura adalah siap mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi,
mereka ini "Raja Setan Jalanan Pantura". Jangan coba-coba adu balap
meski kita ada di jalur yang benar. Bila dari arah berlawanan tiba-tiba
ada Bus yang melancangi truk gandeng yang berjalan lamban, Anda harus
siap mengurangi kecepatan dan minggir ke kiri.

Bahkan bila perlu turun/keluar dari jalan aspal. Jangan ambil resiko,
lebih baik mengalah. Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di kampung
halaman dengan selamat?

Si Keong dan Si Kura-Kura

Lain bus lain lagi truk gandeng maupun truk engkel. Kalau truk-truk ini
dikenalnya sebagai si Keong atau si Kura-Kura karena begitu lamban
jalannya. Bagi mereka yang sering lewat Pantura pasti tahu betapa
menjengkelkannya kendaran ini. Sudah jalnnya lambat, mereka 'ngotot'
berjalan di jalur kanan pula.

Jika bertemu dengan tru jenis ini kita harus ekstra sabar dan hati-hati,
cobalah menyalip dari sebelah kiri. Minta co-driver melihat ke depan
apakah lajur depan sebelah kiri kosong dan aman untuk menyalip atau
tidak? Yang perlu diperhatikan adalah apakah di kiri depan ada
motor,becak, sepeda, mobil mogok/parkir, lobang, jembatan sempit, dll.

Bila aman tak ada halangan menyaliplah "dari jalur kiri" dengan tetap
waspada, apalagi kalau yang disalip itu konvoi truk yang panjang.

Bawa Peta Jalur Mudik

Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan
berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif
secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu
titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi dengan nomor-nomor
telepon penting, info tol sepanjang Pulau Jawa, dll.

Bawa HP & Chargernya

Sebaiknya sebelum berangkat charge HP anda sampai penuh. Untuk
daerah/area tertentu yang Anda lewati akan terjadi "blank spot" untuk
kartu tertentu, lebih baik jika salah satu anggota keluarga punya HP
dengan kartu yang berbeda. Jadi bila terjadi blankspot masih bisa pakai
HP satunya lagi.

Memonitor Milis

Bila ada kesempatan, sekali-kali monitorlah milis yang anda ikuti, siapa
tahu ada teman yang sedang on-line. Bagi yang tidak punya laptop, tidak
perlu berkecil hati, anda tinggal mencari warnet saja bukan?

Obat-Obatan

Bawa obat-obatan yang biasa digunakan, jangan lupa itu! Terutama untuk
anak-anak.

Waktu Berangkat

Jika anda berangkat pagi jam 06.00: Bisa lihat pemandangan, restoran dan
bengkel mobil pasti buka, bila mobil tua dan AC kurang bagus anak- anak
kasihan akan tersiksa karena panas apalagi kalau macet, sepanjang jalan
yang dilewati kita akan ketemu pasar tradisional di kota
kecamatan/kabupaten yang pasti macet, banyak orang menyeberang, becak,
sepeda, ojek, dll, ketemu dengan "Panitia" Pembangunan Masjid yang minta
sumbangan.

Harap hati-hati dengan drum yang ditaruh di tengah-tengah jalan, jangan
sampai ngebut melewati mereka. Bagi anda yang berkacamata minus
sebaiknya jalan pagi saja.

Berangkat sore/malam jam 17.00: Tidak bisa lihat pemandangan, hanya
restoran dan bengkel 24 jam saja yang buka, anak-anak bisa tidur tidak
ribut, tidak panas baik di dalam mobil maupun di luar, tidak ada pasar
tradisional, tidak ada Panitia Pembangunan Masjid. Bila kita mau
menyalip di tikungan akan kelihatan dari sinar lampu mobil dari arah
berlawanan. Hanya saja kita harus ekstra hati-hati dan jangan sampai
mengantuk.

Berikan no. HP dan telepon di kampung halaman ke tetangga atau RT

Ini dimaksutkan agar Anda bisa dihubungi kalau terjadi sesuatu di rumah
Anda..

Arus Balik dan Pulang Balik

Harap simpan tenaga dan tetap jaga kesehatan untuk siap pulang balik
setelah mudik. Jangan pulang balik di pas mepet sekali besoknya harus
sudah masuk kantor dan anak-anak masuk sekolah, pasti kelelahan kan? Ada
baiknya ambil waktu sehari istirahat sebelum besoknya melakukan
aktifitas rutin.

Uang Tunai

Bawa uang tunai secukupnya, tak perlu bawa banyak-banyak, toh ATM banyak
sekali dijumpai di daerah.

Bawa Kaset/CD

Bawalah kaset/CD yang menjadi favorit Anda, agar suasana tidak jenuh,
bosan dan sekaligus membawa suasana gembira.

Stiker

Tempelkan stiker favorit Anda atau tanda pengenal komunitas tertentu di
kaca belakang mobil /spatboard kendaraan Anda. Siapa tahu nanti di
perjalanan Anda berjumpa dengan teman baru?

Catatlah nomor telepon penting

Dengan mengantoingi nomor telpon polisi, Jasa Marga, Info jalan tol akan
sangat membantu saat anda mengalami masalah dalam perjalanan.

Mintalah lembar informasi kepada bengkel ATPM

Pastikan anda meminta yang sesuai merk kendaraan, anda bisa juga meminta
pada Jasa Marga, biasanya mereka membuat semacam leaflet yang dibagikan
secara gratis yang berisi info mudik seperti daftar posko bengkel jaga
beserta nomor teleponnya, rute mudik rawan macet, restoran, SPBU, ATM di
sepanjang rute perjalanan mudik.

Frekwensi radio

Ini akan membantu memberikan informasi mudik di sepanjang rute
perjalanan Anda. Anda bisa juga mendengarkan radio untuk mendapatkan
info yang Anda inginkan.

Berdoa

Setelah semua hal diatas anda siapkan dengan cermat, jangan lupa untuk
selalu BERDOA sebelum memulai perjalanan. Selamat mudik, semoga selamat
sampai tempat tujuan. (Dari Kapan Lagi.com)

 

 

<<image001.gif>>

Kirim email ke