Aeh ... aeh .... boa-boa ieu teh pangalamanna si Bunda Dorce, nya ...!?
wass,
gl
Dari: Kang Toha <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Kamis, 8 November, 2007 10:36:48
Punten teu disundakeun,
kanu tos uninga teu kengeng protes :)
Smoga menyentuh hati para pembaca....
_ _________ _________ _________ _
Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk
memakai jilbab. Karena hatinya sudah tetap, dia pun
pergilah ke toko muslim untuk membeli jilbab.
Setelah membeli beberapa pakaian muslim lengkap
bersama jilbab dengan berbagai model (maklum teman
saya itu stylish sekali), dia pun pulang ke rumah
dengan hati suka cita.
Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan
jilbabnya. Ketika dia ke luar dari kamarnya, bapak
dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main
dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.
Anak itu tentu merasa terpukul sekali...bayangkan:
Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan
jilbab.
Si anak mencoba berpegang teguh pada keputusannya
akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan
hubungan orang-tua dan anak bila ia
berkeras. Dia tidak akan diaku anak selamanya bila
tetap mau menggunakan jilbab. Anak itu
menggerung-gerung sejadi-jadinya. Dia merasa menjadi
anak yang malang sekali nasibnya.
Tidak berputus asa, dia meminta guru tempatnya
bersekolah untuk berbicara dengan orang tuanya. Apa
lacur sang guru pun menolak.
Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad dekat rumahnya
untuk membujuk orangtuanya agar diizinkan memakai
jilbab...hasilnya? Nol besar! Sang ustad juga
menolak mentah-mentah. Belum pernah rasanya anak ini
dirundung duka seperti itu.
Dia merasa betul2 sendirian di dunia ini. Tak ada
seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk
memakai jilbab. Akhirnya dia memutuskan untuk
menggunakan truf terakhir. Dia berkata pada orang
tuanya,"Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan
memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya
akan bunuh diri."
Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai
puncaknya dalam keluarga itu. Akhirnya sambil menghela
napas panjang, si ayah berkata dengan lirih,
"Bang! Kalo kamu perempuan, tidak masalah."
"Lha kamu laki-laki kok pake jilbab?"
huehuheueuhuehe. ......... .....
............ ......... ......... .......... ..
--
Regards
Toha .
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/