Insya Allah...

Pada tanggal 13/02/08, Lia Mulyawati <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
>   Dear all, Punten teu di Basa Sundakeun
>
> Berbagi Cerita, semoga ada diambil Hikmahnya, Amin
>
> Based on True Story..
>
> Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi,
> usia yg sudah senja
> bahkan sudah mendekati malam,pak Suyatno 58 tahun
> kesehariannya diisi
> dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah
> tua. mereka menikah
> sudah lebih 32 tahun
>
> Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan
> menerpa,setelah
> istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh
> dan tidak bisa
> digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun
> ke tiga seluruh
> tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang
> lidahnyapun sudah
> tidak bisa digerakkan lagi.
>
> Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan
> kotoran, menyuapi, dan
> mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum
> berangkat kerja dia
> letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak
> merasa kesepian.
>
> Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu
> melihat istrinya
> tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak
> begitu jauh dari
> rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi
> istrinya makan
> siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya,
> mengganti pakaian dan
> selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi
> sambil menceritakan
> apa2 saja yg dia alami seharian.
>
> Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa
> menanggapi, pak
> suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda
> istrinya setiap
> berangkat tidur.
>
> Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25
> tahun, dengan
> sabar dia
> merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat
> buah hati mereka,
> sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu
> yg masih kuliah.
>
> Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul
> dirumah orang tua mereka
> sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka
> menikah sudah tinggal
> dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan ibu
> mereka Dia yg
> merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya
> berhasil.
>
> Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata "
> Pak kami ingin
> sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak
> merawat ibu
> tidak ada
> sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak.bahkan
> bapak tidak ijinkan kami
> menjaga ibu" .
>
> dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan
> kata2nya "sudah yg keempat
> kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi ,kami rasa
> ibupun akan
> mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak
> dengan berkorban
> seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak,kami
> janji kami akan
> merawat ibu bergantian".
>
> Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga
> anak2 mereka."
> Anak2ku
> Jikalau hidup didunia ini hanya untuk nafsu Mungkin
> bapak akan menikah,
> tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku
> itu sudah lebih dari
> cukup, dia telah Melahirkan kalian".. sejenak
> kerongkongannya tersekat,
> kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan
> penuh cinta yg tidak
> satupun dapat menghargai dengan apapun. coba kalian
> tanya ibumu apakah dia
> menginginkan keadaanya seperti Ini. kalian
> menginginkan bapak bahagia,
> apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu
> dengan keadaanya
> sekarang". kalian menginginkan bapak yg masih diberi
> Allah kesehatan
> dirawat oleh orang lain bagaimana dengan ibumu yg
> masih sakit. Sejenak
> meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat
> butiran2 kecil
> jatuh
> dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya
> mata suami yg sangat
> dicintainya itu..
>
> Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah
> satu stasiun TV swasta
> untuk menjadi nara sumber diacara islami Selepas
> shubuh dan merekapun
> mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno kenapa mampu
> bertahan selama 25
> tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa
> apa2..disaat itulah meledak
> tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio
> kebanyakan kaum perempuanpun
> tidak sanggup menahan haru disitulah pak suyatno
> bercerita".
>
> Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta
> tapi dia tidak
> mencintai
> karena Allah semuanya akan luntur. Saya memilih istri
> saya menjadi
> pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun
> dengan sabar merawat
> saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan
> dengan mata, dan dia
> memberi saya 4 orang anak yg lucu2..
>
> Sekarang dia sakit berkorban untuk saya karena
> Allah..dan itu merupakan
> ujian bagi saya, sehatpun belum tentu saya mencari
> penggantinya
> apalagi dia
> sakit,,,setiap malam saya bersujud dan menangis dan
> saya dapat bercerita
> kepada Allah
> dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk
> menyimpan dan
> mendengar rahasia saya..
>
> __________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>
>  
>



-- 
---------------------------------------------
Salam Sejahtera :
Wassalam Mualaikum Warahmatullahi Wabarrakatuh
---------------------------------------------

Kirim email ke