http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=beritadetail&id=15277

 Membenahi Kesehatan Rakyat dengan E-Health

*Oleh HEMAT DWI NURYANTO*

**

*Kondisi negeri kita yang penuh wabah dan bencana alam mestinya disertai
dengan komitmen dan kerja keras pemerintah untuk membenahi sistem kesehatan
nasional. Pada saat dunia medis semakin kapitalistik, dibutuhkan komitmen
kuat dan langkah cerdas untuk membenahi kesehatan rakyat. *

*Terasa sekali, isu-isu tentang kesehatan rakyat yang diusung oleh petinggi
negeri ini terasa masih dangkal, usang, dan kurang menyentuh rasa keadilan.
Bandingkan dengan isu dan komitmen tentang kesehatan yang dilontarkan para
kandidat presiden AS. Isu itu begitu strategis dan bersifat real time bagi
rakyatnya.*

*Simak saja komitmen Hillary Clinton tentang digitalisasi rekam medis. Dalam
berbagai kesempatan, tak jemu-jemunya dia menekankan arti pentingnya program
digitalisasi rekam medis yang merupakan aspek vital bagi kesehatan seluruh
warga negara. Program yang membutuhkan dana sekitar 77 miliar dolar AS itu,
menurut Hillary, harus segera dituntaskan.*

*Implikasi komitmen emas Hilllary adalah bahwa rumah sakit dan klinik
kesehatan semuanya akan terhubung dalam sistem informasi terpadu. Dengan
demikian, warga bisa melihat data rekam medis mereka secara elektronis. Isu
kesehatan yang ditekankan Hillary itu begitu strategis mengingat data
menunjukkan banyaknya kesalahan perawatan yang menimpa warga AS. Di sana,
sekitar 98.000 pasien tercatat meninggal setiap tahun karena kesalahan
perawatan karena tidak akuratnya rekam medis pasien. Hal tersebut terjadi
karena belum ada keterpaduan atau pertukaran data rekam medis di antara
lembaga kesehatan.*

*Tak bisa dimungkiri lagi, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akan
berperan besar dalam meningkatkan layanan kesehatan warga dunia. Akselerasi
penggunaan TIK dalam dunia kesehatan semakin meningkat dan mudah dengan
adanya partisipasi Google Inc. yang mulai menyediakan layanan Medical Record
Service. Proyek percontohan Google itu telah melibatkan puluhan ribu pasien
di RS Cleveland yang dengan sukarela mentransfer rekam medis mereka. Rekam
medis yang terkumpul itu dipergunakan Google untuk memberikan layanan
melalui aplikasi terbarunya.*

*Perlu dicatat, setiap data pasien dalam rekam medis seperti resep, jenis
alergi, dan riwayat kesehatan, semuanya dilindungi password, seperti yang
disyaratkan layanan Google lainnya. Layanan Google tersebut makin membuat
pengelola rumah sakit ingin segera memakai dan mengintegrasikan sistem
informasi dan manajemennya dengan Google demi mewujudkan sistem layanan
kesehatan yang lebih efektif dan progresif.*

*Di sisi lain, standar dan mutu layanan kesehatan di Indonesia belum
menggembirakan dan masih tertinggal bila dibandingkan dengan negara lain.
Perhatian negara terhadap standar fasilitas kesehatan bagi penyedia jasa
kesehatan dan pengaruhnya terhadap hasil perawatan pasien juga masih kurang.
Untuk membenahi sistem kesehatan nasional, secara progresif dibutuhkan
solusi cerdas berupa layanan elektronik kesehatan atau biasa disebut
e-Health. *

*E-Health merupakan solusi enterprise di bidang kesehatan karena melibatkan
masyarakat, rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, produsen obat,
industri farmasi, dan sebagainya. Bila dipadukan dengan SIAK (Sistem
Informasi dan Administrasi Kependudukan), baik dalam lingkup nasional,
regional, dan daerah, e-Health sangat membantu optimalisasi sistem kesehatan
rakyat masa datang.*

*Proses Digital Medical Records (DMR) atau rekam medis elektronik merupakan
segmen fundamental dari e-Health. Karena DMR memberikan fasilitas pertukaran
data antarlembaga kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, perguruan
tinggi, dan perseorangan. Sistem ini dapat menyimpan sejarah rekam medis
seorang pasien dari lahir sampai meninggal.*

*Kelebihan rekam medis elektronik antara lain memungkinkan akses yang
simultan dari lokasi berbeda, mengurangi kesalahan interpretasi data,
penyajian yang variatif, mempercepat pembuatan keputusan, dan membantu
analisis data. Kondisinya akan bertambah sempurna jika disertai kapasitas
penyimpanan multimedia untuk foto rontgen, rekaman suara, diagram, laporan
patologi, dan lain-lain. *

*Aplikasi e-Health melahirkan lompatan yang luar biasa dalam sektor
kesehatan seperti surveilans epidemiology, telemedicines, prescribing, dan
sistem informasi geografis (SIG) kesehatan. Untuk mengembangkan aplikasi
e-Health, penting diperhatikan standar Dicom (Digital Imaging and
Communications in Medicine). Standar ini memungkinkan data-data hasil
pemeriksaan radiologi untuk disimpan dan atau ditransmisikan dengan
menggunakan format tertentu. Cakupan standar Dicom tidak hanya berkisar pada
masalah penyimpanan dan penyajian data radiologi, namun semakin berkembang
ke arah integrasi instrumen radiologi dengan protokol jaringan komunikasi
tertentu.*

*Surveilans epidemiology merupakan kumpulan data penyakit yang diobservasi
untuk mengetahui tren dan mendeteksi perubahan kejadian penyakit secara
dini. Pola dan distribusi penyakit juga mudah diamati berdasarkan area
geografis, usia, komunitas, dan sebagainya. Prosedur pengumpulan data secara
manual dapat digantikan dengan digitalisasi yang lebih cepat, akurat, dan
hemat. Apalagi jika jarak lokasi kejadian dan tempat pengumpulan data sangat
berjauhan.*

*Lompatan luar biasa lainnya adalah mengenai telemedicine, yakni pemanfaatan
TIK untuk memberikan informasi dan pelayanan kesehatan atau kedokteran dari
suatu lokasi ke lokasi lainnya. Telemedicine bisa diartikan sebagai akses
cepat untuk memberikan keahlian medis secara jarak jauh. Dalam kondisi gawat
darurat atau bencana alam, telemedicine sangat penting karena dapat
mempercepat tindakan medis.*

*Data medis seperti foto resolusi tinggi, gambar radiografi, rekaman suara,
rekam medis pasien, konferensi video kesehatan juga dapat ditransfer ke
lokasi lain yang berjauhan. Pelayanan kesehatan interaktif tersebut juga
dapat menggunakan media audio visual untuk konsultasi, diagnosis, dan
pengobatan, termasuk proses pendidikan dan latihan kepada penyedia kesehatan
dan masyarakat luas. *

*Telemedicine melahirkan subaplikasi seperti teleradiologi, teledermatologi,
telepatologi, dan telefarmasi. Sistem informasi geografis (SIG) di bidang
kesehatan sangat berguna untuk menampilkan berbagai peta tematik kesehatan.
SIG sangat membantu otoritas kesehatan untuk mengambil kebijakan secara
cepat dan tepat. Dalam hal ini, hasil-hasil dari surveilans epidemiology
dalam format SIG bisa ditampilkan secara fleksibel melalui internet.
Kemudian, jika SIG kesehatan diintegrasikan dengan SIG kependudukan, itu
akan merupakan infrastruktur data yang bermutu tinggi untuk menentukan
kebijakan pembangunan berkelanjutan.*

*Selain itu, dengan e-Health mekanisme prescribing atau sistem resep obat
secara online juga bisa dilakukan. Dalam hal ini pasien hanya berurusan
dengan institusi pelayanan kesehatan, sedangkan resep obat akan diatur
secara otomatis. Mulai dari persediaan obat sampai dengan pembayaran oleh
pihak asuransi kesehatan. Mekanisme di atas juga bisa mengeliminasi tindakan
mafia obat dan memudahkan kontrol pemerintah dan publik dalam hal harga dan
distribusi obat-obatan.****

*Penulis, penggerak IGOS Center, alumnus Universitas Paul Sabatier Toulouse
Prancis.*

-- 
**********************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist
************************************

Kirim email ke