Minggu, 30 Maret 2008 15:33:00
  April Mop Adalah Perayaan Pembantaian Ummat Islam
  Medan-RoL-- Ummat Islam sangat tidak pantas merayakan "April Mop" atau
  "The April Fool Day" karena kebiasaan itu merupakan peringatan peristiwa
  pembantaian ummat Islam di Spanyol pada 1 April 1487 Masehi.
  Ummat Islam banyak yang "latah" dan merayakan April Mop tanpa mengetahui
  dasar dan asal muasal peristiwa tersebut, kata Cendikiawan Muslim,
  Ir.H.Asmara Dharma dalam tulisannya yang diterima ANTARA di Medan,
  Minggu.
  Ia menjelaskan, perayaan April Mop itu diawali peristiwa penyerangan
  besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang ketika itu
  dibawah kekuasaan kekhalifahan Islam pada Maret 1487 Masehi.
  Kota-kota Islam di Spanyol seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara,
  Vigo dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan
  Cordoba di Selatan serta Madrid di pusat kota dan Granada sebagai kota
  pelabuhan berhasil dikuasai tentara Salib.
  Ummat Islam yang tersisa dari peperangan itu dijanjikan kebebasan jika
  meninggalkan Spanyol dengan kapal yang disiapkan di pelabuhan Granada.
  Tentara Salib itu berjanji keselamatan dan memperbolehkan ummat Islam
  menaiki kapal jika mereka meninggalkan Spanyol dan persenjataan mereka.
  Namun ketika ribuan ummat Islam sudah berkumpul di pelabuhan, kapal yang
  tadinya sandar di pelabuhan langsung dibakar dan kaum muslim dibantai
  dengan kejam sehingga air laut menjadi merah karena darah.
  Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji tersebut terjadi pada 1
  April 1487 Masehi dan dikenang sebagai "The April Fool Day".
  Selanjutnya, kata Dharma, peristiwa "The April Fool Day" itu
  dipopulerkan menjadi April Mop dengan "ritual" boleh mengerjai, menipu
  dan menjahili orang lain pada tanggal tersebut tetapi bernuansa gembira.
  "Ritual tersebut disyaratkan dengan tidak bolehnya orang yang ditipu dan
  dijahili itu marah dan membalas," katanya. Salah seorang remaja muslim,
  Julia Putri mengaku tidak mengetahui sejarah April Mop tersebut meski
  sering melakukannya ketika masih di bangku sekolah.
  Namun Julia mengaku terkejut jika perayaan April Mop tersebut terkait
  peristiwa pembantaian ummat Islam di Spanyol.
  Sementara itu Rita Sahara, remaja Medan lainnya juga menyatakan tidak
  mengetahui sejarah awal perayaan April Mop.
  Dia menyatakan hanya mengetahui April Mop berkaitan dengan praktik
  menjahili, menyampaikan informasi bohong dan mengolok-olok orang lain
  dengan membuat kejutan. Setelah mengetahui sejarah April Mop itu, ia
  mengimbau ummat Islam khususnya kaum remaja tidak perlu merayakan April
  Mop karena sama artinya merayakan pembantaian ummat Islam. antara/abi 
  

       
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total 
Access, No Cost.

Kirim email ke