Tambihan deui ..para GI urang hararese milarian hiburan...kumargi..pramu pijat lancingan lebetna digembok.........
On 4/21/08, hadi darajat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Aya tulisan menarik ti mailist tatangga... > Sapertosna urang kudu siap sareng taki2 bili iyeu > issue memang bener ayanana... > punten mun dulur2 sateuacan parantos nampi pesen > sapertos kieu... > > DOKUMEN RAHASIA CIA TENTANG PENYERBUAN KE INDONESIA... > > Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP > SECRET)bocor ke tangan wartawan LN. Dokumen ini adalah > laporan CIA kepada Pentagonyang sebenarnya akan > diteruskan ke Gedung Putih. > > Menurut dokumen tsb, setelah Irak , Indonesia akan > jadi sasaran berikutnya. > Tapi intel2 CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke > Indonesia , menyimpulkan bahwa > jika diteruskan maka perang tsb akan menjadi sangat > mahal biayanya dan > dipastikan AS akan menderita banyak kerugian. > > Ini isi dokumen yang telah diterjemahkan unofficial ke > dalam Bahasa Indonesia: > ------------ > --------- --------- --------- --------- -------- > Kepada Yth. > Kepala Staf Gabungan > Jenderal Richard > Myers > > Tembusan: Direktur > CIA > > Rencana penyerangan > ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi mengingat > mahalnya biaya yang akan > timbul dari peperangan tersebut. > > Berikut > data-datanya: > Begitu memasuki > perairan, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak Bea > Cukai karena membawa > masuk senjata api dan peralatan tanpa surat izin dari > pemerintah RI. Ini > berarti kita harus menyediakan "uang damai". Coba > hitung berapa > besarnya jika peralatan yang dibawa sedemikian banyak. > > Kemudian bila kita > mendirikan base camp militer, bisa ditebak di sekitar > base camp pasti akan > banyak dikelilingi tukang bakso, tukang es kelapa, > lapak VCD bajakan, sampai > obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3. > Belum terhitung jika pedagang komedi puter juga ikut > mangkal di sekitar > base camp. > > Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja > yang diparkir dekat > base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas > dari dinas perparkiran > daerah maupun preman-preman sekitar. Jika dua jam > pertama dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), > berapa yang harus dibayar oleh pemerintah AS > jikakendaraan harus parkir sebulan atau setahun lebih > seperti di Irak sekarang ini. > > Belum lagi pengusaha parkir swasta ibukota yang bisa > melobi Gubernur Fauzi Bowo untuk menaikkan tarif > parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah satu > komisaris di sebuah perusahaan parkir terbesar di > Jakarta itu adalah mantan pejabat tinggi. > > Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi base camp > kita harus menghadapipara "Pak Ogah" yang berlagak > mengatur jalan sambil memungut biayadari kendaraan > yang memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang > harusdisiapkan jika harus melakukan operasi tempur > menuju pusat-pusat musuh sepertiCilangkap. Dari > Tanjung Priok (pelabuhan tempat Kapal induk merapat > dan lokasipasukan mendarat) ke Cilangkap saja ada > berapapertigaan, perempatan dan putaran. > > Suatu kerepotan besar jika rombongan pasukan harus > berkonvoi. Karena konvoi yang berjalan lambat pasti > akan dihampiri para pengamen, dan anak-anak jalanan. > > Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi. > > Belum lagi jika di jalan bertemu polisi bokek, udah > pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin terlebih > dahulu. Bayangkan berapa uang damai yang harus > dikeluarkan untuk polantas-polantas itu. > > Itu baru Polantas, Pak Myers, belum petugas DLLAJ. > Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. > Kendaraan2 dan tank2 itu kan belum di kir. > Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang > harus kita keluarkan untuk membayar yang resmi dan > tidak resmi. Belum lagi kalau mau menyerbu KODAM di > daerah lain. Kita harus melewati jembatan Timbang > milik DLLAJ. > > Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak. > > Di base camp militer , tentara AS sudah pasti tidak > bisa tidur nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat > tidak higienisnya lingkungan sekitar. > Sebetulnya ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari > dinas kesehatan. Tapi lagi-lagi kita harus menyiapkan > amplop untuk mereka. > > Tentara AS juga tidak akan bisa jauh2 dari peralatan > perangnya, karena disekitar base camp sudah mengintai > pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan > perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada sedikit > saja, tank Abrams kebanggaan kita bakal siap dikilo > in. > > Belum lagi para pencuri kendaraan bermotor yang sudah > siap beraksi dengan kunci T-nya bakal mencuri jip-jip > perang kita, yang kalau didempul dan cat ulang bisa > dijual ke pasar gelap atau pasar spare part hasil > curian ranmor di Cinangka. > > Peralatan telekomunikasi kita, yang menjadi alat vital > dalam pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena > bandit kapak merah pasti sudah mengincar peralatan > itu. > > Di samping itu juga ada aturan wajib lapor kalau bawa > tamu jika lebih dari 1x24 jam, dan harus izin RT > setempat. Belum RW dan kelurahan. Berapa banyak meja > yang harus dilalui dengan membawa amplopan. > > Membayangkan ini semua, kami mewakili intel CIA di > lapangan sepakat untuk meninjau ulang rencana > penyerangan ke Indonesia tersebut. > > __________________________________________________________ > Be a better friend, newshound, and > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ > >

