asana mah ti kamari-kamari ....(jaman megawati)
geus aya harewos-warewos ngeunaan proyek nu kitu teh
ngan baheula mah ngarana SIN "Single Identification Number"

terus bolay cenah ........

terus ayeuna aya deui anu hayang .......

kuring mah teu apal engke alus henteuna 
ngan meureun moal aya rusiah deui dina kahirupan teh
bakal sagala kanyahoan .......

tapi kuring mah kumaha nu di bendo we soal ieu mah 






Wawan Setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             
  

Tugas mimiti HADE, cing JABAR jadikeun conto cara ngajieun KTP nasional nu 
bener.



Maksimum bikin KTP cukup 45 menit nya.



Mangga dihandap ieu dibaca we ti milist nu sanes..



ws



--------------------

Date: Sat, 26 Apr 2008 19:04:08 +0700To:[EMAIL PROTECTED]:                      
                             "Achmad Zaenal Abidin" <[EMAIL PROTECTED]>  
   Subject: [indonesia] Penerapan SMART KTP Nasional untuk menjamin pengaturan 
level subsidi Rakyat was sebelum naikkan BBM minta KPK periksa ESDM dan 
PERTAMINA dulu
   
   
  
Bang Ongku, Mas Basuki, Mas Ridwan dan Rekans,

 

Cepat atau lambat Indonesia harus menerapkan 

sistem SMART KTP Nasional yang menggunakan smard card dengan tujuan :

 

1. Unifikasi nomor penduduk untuk seluruh 

Indonesia, sehingga tidak ada lagi penduduk yang 

mempunyai beberapa KTP, dimana hal ini bermanfaat untuk
 :

     a. Jumlah yang berhak menjadi pemilih untuk 

PEMILU, PILKADA tinggal menentukan umurnya saja 

yang relatif menghilangkan pemilih double/palsu.

     b. Untuk kepentingan imigrasi tidak ada pemalsuan identitas.

2. Dengan diterapkannya SMARD CARD untuk KTP 

Nasional, maka bisa dimasukkan sekaligus nomor NPWPnya.

3. Dengan diterapkannya SMARD CARD untuk KTP 

Nasional, maka bisa ditentukan level subsidinya 

dari peringkat 0 sampai 10 misalnya yang tergantung kepada
 level

 ekonominya,

     dimana KTP tersebut bisa dibaca disetiap 

SPBU yang berada di seluruh Indonesia, lalu 

berdasarkan level subsidinya akan memunculkan 

harga bahan bakar atau komoditi lainnya

     yang harus dibayar oleh masyarakat.

4. Dengan data dari SMARD KTP Nasional, maka data
 

jumlah yang akan disubsidi dan atau jumlah 

populasi dsb akan akurat dan langsung diterima oleh yang berhak.

5. Dengan assumsi jumlah penduduk 230 juta jiwa, 

dimana yang dewasa adalah misalnya 100 juta jiwa, 

maka akan membentuk pasar besar dalam keperluan IT termasuk bisa

     langsung dibuat sendiri pabrik smard card di 

Indonesia (BUMN) dengan lisensi dari LN atau buat sendiri ?

 

Anggaran bisa menggunakan gabungan dari semua 

anggaran pengadaan KTP/identitas/kependudukan kabupaten
 seluruh

 Indonesia.

 

Mudah mudahan dengan level subsidi yang diatur 

dari level 0 sampai dengan level 10 tersebut 

subsidi Pemerintah untuk BBM, minyak goreng, 

listrik dan sebagainya, bisa makin kecil sehingga 

akan makin banyak anggaran Pemerintah RI yang 

digunakan untuk pembangunan
 infrastruktur.

 

Salam,

Zaenal







 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke