Masih ingat BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang pernah digulirkan pemerintahan
SBY? Saya harap Anda masih ingat. Untuk lebih mudah mengingat kembali, berikut
ini “kata kunci” yang bisa Anda pakai:”Kenaikan harga BBM, Keluarga Miskin,
Kompensasi, dan 100 ribu/bulan/keluarga.” Masih belum ingat, mungkin dua kata
kunci ini bisa membantu:”antrian di kantor pos, BLT (Bisa Langsung Tewas).”
Semoga Anda sudah ingat.
Tentunya BLT pernah menjadi kenangan pahit bagi kita sebagai bangsa. BLT atau
Bantuan Langsung Tunai yang pada praktiknya berubah maknanya menjadi Bisa
Langasung Tewas (BLT) karena antri berlama-lama di kantor pos dalam kerumunan
besar yang penuh dengan emosi untuk mendapatkan rapelan 300ribu sebagai
“hadiah” kenaikan BBM pada awal masa pemerintahan SBY. Kenangan itu semakin
pahit karena banyak pihak yang seharusnya berhak menerima bantuan tersebut
malah gigit jari sedangkan yang seharusnya tidak berhak mendapatkan justru
menari kegirangan karena dapat “durian jatuh” karena KKN dengan perangkat desa.
Salam kasadayana
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/