Maca warta dina Detikcom, bener-bener ayeuna jelema geus papada "lieur". Cenah aya nu rek ngabagi-bagi duit milyaran ka para pangusaha di Bandung. Jelema kumpul timana-mendi ngarep-ngarep kucuran dana. Tapi cenah tempat "publick Project" teh dipindah ti Graha Siliwangi (gedong di Stadion Siliwangi) ka Lembang, teuing kumaha engke jadina.
Kuring nyebut "lieur", sabab ayeuna urang Indonesia bet palercaya kanu kararitu? Geus puguh soal Bahan Bakar tina Cai, tepi ka presiden oge satengah katipu, der deuih perkara ieu. Bakating ku susah? Atawa meureun urang Indonesia mah hayang beunghar ku gampang .... Duka ah, tapi nyanggakeun wartosna tina detikcom: 29/05/2008 11:11 WIB Yayasan di Bandung Janjikan Dana Miliaran Rupiah ke Pengusaha Andrian Fauzi - detikcom Bandung - Ratusan pengusaha dari berbagai daerah datang ke Bandung, Jawa Barat. Mereka dijanjikan akan mendapat kucuran dana hingga puluhan miliar rupiah dari Yayasan Galuh Pakuan. Ratusan pengusaha itu datang ke Graha Manggala Siliwangi, Jl Aceh, Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/5/2008). Di tempat itu sedianya akan berlangsung acara Public Project yang digelar Yayasan Galuh Pakuan pimpinan Achmad Zaini Suparta SH. Menurut para pengusaha yang hadir, sebelumnya mereka telah mengajukan berbagai proposal usaha kepada Yayasan Galuh Pakuan. Dan dalam acara Public Project ini akan diumumkan proposal-proposal yang disetujui oleh yayasan tersebut. Kegiatan ini merupakan pertemuan ketiga yang dilakukan Yayasan Galuh Pakuan. "Kami dapat info, Pak Achmad akan membagikan dana Rp 250 triliun kepada berbagai perusahaan. Setiap proposal yang disetujui akan mendapat Rp 50 miliar," ujar Abdul Karim, perwakilan PT Cipta Mulia Jaya, Bangka Belitung. Menurut undangan yang diterima Abdul Karim, acara Public Project akan digelar pukul 06.00 WIB sampai dengan selesai. Namun hingga pukul 10.20 WIB, acara tersebut belum juga ada tanda-tanda akan dimulai. Para peserta bahkan tidak melihat ada pihak panitia yang menyambut mereka. Menurut pengamatan detikcom, tidak semua peserta mau buka mulut tentang acara tersebut. Banyak dari mereka yang terkesan menghindar saat ditanyai beberapa hal.Termasuk apakah mereka sebelumnya dimintai uang atau tidak oleh Yayasan Galuh Pakuan. "Ya pokoknya kami diundang," kata pengusaha bernama Syamsudin sambil menghindar. Pria ini mengaku dirinya datang sejak pagi hari. Di sebuah undangan yang sempat diperlihatkan salah seorang pengusaha terlihat kop surat Yayasan Galuh Pakuan. Tertera tulisan mengundang untuk acara Public Project di Graha Manggala Siliwangi, Kamis pukul 06.00 WIB- Selesai. ( djo / nrl )

