Iye karakter anu kudu  aya dina ummat Islam pomo anu ngankeun 
Habib, Kyai, Ulama, Ajengan, pimpinan NU, Muhammadyah, Gus .....
 
 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Behalf Of YADI supriadi wendy
Sent: Tuesday, June 03, 2008 2:17 PM
To: [email protected]
Subject: [Urang Sunda] [Fyi: kekerasan Oleh: A. Mustofa Bisri]



panggeuing, manawi.......................

Selasa, 03 Juni 2008,
*Kekerasan Itu *

** 

http://www.indopos. <http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=10567>
co.id/index.php?act=detail&id=10567 
< http://www.indopos.
<http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=10567>
co.id/index.php?act=detail&id=10567>

Oleh: A. Mustofa Bisri
Lagi-lagi kita disuguhi tontonan yang sulit dimengerti oleh pikiran 
waras kaum beriman yang berpancasila. Sekelompok orang brutal memamerkan 
kebengisan dan kekerasan kepada sesama bangsanya. Kali ini yang menjadi 
sasaran adalah kelompok Aliansi Kebangsaan dan Kebebasan Beragama dan 
Berkeyakinan (AKKBB).

Yang lebih memprihatinkan, terutama bagi kaum muslimin yang memiliki 
nurani, mereka yang memamerkan keangkuhan dan keganasan itu berbusana 
ala Nabi agung Muhammad SAW dan menggunakan label Pembela Islam. 
Allahummahdihim. Semoga Allah memberi hidayah kepada mereka dan terutama 
kepada imam-imam mereka.

Mereka yang seperti kalap itu pastilah orang-orang awam yang tidak 
begitu mengerti tentang Islam dan tidak mengenal Kanjeng Nabi Muhammad 
SAW. Tidak mengerti bahwa Islam adalah agama damai dan kasih sayang. 
Agama yang mengecam kezaliman dan kekerasan. Tidak mengerti bahwa 
Kanjeng Nabi Muhammad SAW adalah seorang pemimpin yang bassaam, ramah, 
dan murah senyum.

Seperti sudah diketahui -kecuali oleh mereka yang tidak mengerti dan 
mereka yang tertutup hatinya karena takabur- Islam adalah agama rahmatan 
lil 'aalamiin. Yang diutus membawanya adalah seorang manusia pilihan 
yang paling beradab dan penuh kasih sayang. Nabi Muhammad SAW. Seorang 
nabi yang menurut penuturan sahabat Abdullah Ibn 'Umar (diriwayatkan 
oleh Imam Ahmad, Imam Bukhari, dan Imam Muslim), tidak kasar dan tidak 
pernah melampaui batas; nabi yang bersabda: "Inna khiyaarakum ahsanukum 
akhlaaqan." (Sesungguhnya orang-orang terbaik di antara kalian ialah 
mereka yang berakhlak paling baik). Sahabat Ibn 'Umar juga menuturkan 
(riwayat Imam Bukhari) bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW tidak kaku, tidak 
bengis, tidak suka bersuara keras di pasar, dan tidak membalas keburukan 
dengan keburukan, melainkan memaafkan dan mengampuni.

Tentang orang Islam, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Almuslimu man salimal 
muslimuun min lisaanihi wayadihi." (HR Imam Muslim dari sahabat Jabir). 
"Muslim sejati ialah orang yang menjaga lisan dan tangannya sehingga 
orang-orang muslim lain selamat dari daripadanya."

Mungkin mereka yang melakukan kekerasan itu sekadar wayang-wayang yang 
terbakar oleh provokasi imam-imam mereka. Mereka diyakinkan, misalnya, 
bahwa kelompok AKKBB itu pembela kaum sesat Ahmadiyah atau antek-antek 
Yahudi dan Amerika.

Tapi, apa pun alasannya, tindakan anarki dan kekerasan tidak dibenarkan 
baik oleh akal sehat, oleh Islam, dan oleh negara kita ini.

Negara ini adalah negara hukum. Saya sungguh khawatir 
kekerasan-kekerasan yang terjadi seperti kemarin itu justru membuat 
konflik horizontal berkepanjangan yang ujung-ujungnya merugikan umat 
Islam sendiri, Islam, dan Indonesia. Apalagi,"tensi masyarakat" sedang 
sangat tinggi. Karena itu, pemerintah -sebagai pihak yang paling utama 
bertanggung jawab mengemban amanat dan memiliki perangkat untuk 
menyelesaikan permasalahan seperti konflik horizontal ini- hendaknya 
segera bertindak sesuai kewenangan serta sesuai undang-undang dan 
peraturan yang berlaku di negeri ini.

Sementara itu, kaum muslimin sebagai mayoritas di negeri ini, terutama 
para pimpinan mereka -termasuk dalam rangka memperjuangkan prinsip mulia 
apa pun- hendaklah tetap mengedepankan sikap tidak berlebih-lebihan, 
sikap kearifan, dan kesantunan seperti yang diajarkan dan dicontohkan 
pemimpin agung kita, Nabi Muhammad SAW. Tidak justru mengikuti cara-cara 
munkar yang seharusnya kita cegah. Semangat membela Islam dan amar 
makruf nahi munkar, mestilah dilakukan dengan cara-cara islami. Semoga 
Allah menunjukkan kita ke jalan yang benar yang Ia ridhai. Amin.
A. Mustofa Bisri adalah salah seorang mustasyar PB NU.

.
 
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=1862056/grpspId=1705013556/msgId
=129322/stime=1212500506/nc1=3848577/nc2=3848640/nc3=5370601> 
 

IMPORTANT NOTICE: 
The information in this email (and any attachments) is confidential. If you are 
not the intended recipient, you must not use or disseminate the information. If 
you have received this email in error, please immediately notify me by "Reply" 
command and permanently delete the original and any copies or printouts 
thereof.  Although this email and any attachments are believed to be free of 
any virus or other defect that might affect any computer system into which it 
is received and opened, it is the responsibility of the recipient to ensure 
that it is virus free and no responsibility is accepted by American 
International Group, Inc. or its subsidiaries or affiliates either jointly or 
severally, for any loss or damage arising in any way from its use.

Kirim email ke