ceuk pamikiran abdi ieu mah provokasi...

Nu rek ngajatuhkeun kapamingpinan RI-1 ayeuna... pedah nganaekeun BBM...trus
mengkolkeun obrolan Nu jelas tos ngajurus ngabahas secara khusus
kesesatan *ahmadiyah
sareng JIL*


On 6/9/08, Ahmad Dimyati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>    Kumargi kawitna ti kaskus ku sim kuring dicek di kaskus, ternyata
> komenna kitu nya? Sareng oge disearch di google entang n si teh.....
> aeh..... neng Nong, geuning tos aya bantahan di Hidayatullah.com nya? Kedah
> langkung ati-ati sigana urang sadaya teh, mangkaning nyebatkeun keterlibatan
> RI 1. Konsekuensina terlalu abot.
>
>
>
> A. Dimyati
>
>
>  ----- Original Message ----
> From: jaka ekalaya <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Saturday, June 7, 2008 8:39:52
> Subject: [Urang Sunda] Mungkin Perlu Klarifikasi, benar nggak ini, soal
> sesuatu di balik Monas
>
>    Mengungkap Di Balik Kekerasan Monas
> > From : http://kaskus. us/showthread. 
> > php?t=893851<http://kaskus.us/showthread.php?t=893851>
> >
> >
> > Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu memperkenalkan diri dulu, nama
> > Saya adalah Nong Darol Mahmada, saya salah seorang aktivis Jaringan Islam
> > Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL. Dalam kesempatan
> > sekarang izinkan saya memberikan kesaksian kepada kawan-kawan sebangsa
> dan
> > setanah air melalui milis ini kejadian sebenarnya dibalik kejadian yang
> > terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni yang lalu.
> >
> > Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini merupakan aksi yang
> telah
> > di skenariokan oleh pihak pemerintah untuk mengalihkan isu BBM yang
> sedang
> > marak ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama
> dan
> > Beryakinan (AKK BB) hanya dijadikan kedok saja untuk mencegah agar ajaran
> > Ahmadiyah tidak dibubarkan.
> >
> >
> > Setelah presiden SBY menaikan harga BBM, kalangan kontributor JIL
> Goenawan
> > Mohammad, Hamid Basyaib, Rizal Mallarangeng, Denny JA, Nasaruddin Umar
> > melakukan pertemuan secara diam-diam di kediaman SBY di Cikeas, Bogor.
> Hal
> > ini mereka bisa akses langsung kedalam berkat orang dalam yaitu Andi
> > Malarangeng yang notabene kakak kandung dari Rizal Mallarangeng.
> >
> >
> > Dalam pertemuan ini membahas isu yang berkembang di tengah masyarakat
> > mengenai aksi demo-demo yang dilakukan adek-adek mahasiswa. Lalu SBY
> > selaku presiden dan kepala pemerintah meminta kalangan JIL mengalihkan
> isu
> > yang sedang berkembang di masyarakat dengan isu lain. Rizal M, yang
> > merupakan pemuda JIL yang cerdas memberikan usul bagaimana isu kenaikan
> > BBM yang sekarang ini diupayakan diganti dengan isu membubarkan Front
> > Pembela Islam (FPI) dengan mengangkat isu pembubaran ajaran Ahmadiyah.
> > Karena selama ini JIL selalu mendapatkan perlakuan keras dari FPI.
> >
> > Lalu setelah mendapatkan 'restu' dari presiden Goenawan Mohammad, Hamid
> > Basyaib dan Rizal Mallarangeng datang ke markas JIL di Jl. Utan Kayu No.
> > 68 H Utan Kayu. Di Kedai Tempo mereka membahas bagaimana membuat skenario
> > agar anggota FPI bisa melakukan tindakan anarkis dan perusakan yang
> > membuat masyarakat tidak simpati lagi dengan FPI. Lalu setelah melakukan
> > diskusi selama 3 jam, ketiga kontributor JIL itu akhirnya berhasil
> membuat
> > skenario yang bagus, dengan memanfaatkan momentum kelahiran Pancasila
> pada
> > tanggal 1 Juni, mereka akan membuat semacam aksi simpatik (damai) dalam
> > kebebasan beragama dan berkeyakinan. Aksi ini dilakukan di Monas, yang
> > mana para peserta yang hadir sudah disetting sedemikian rupa agar anggota
> > FPI turut datang dan membubarkan asyik tersebut. Mereka sangat paham
> > betul, bahwa massa FPI sangat mudah sekali untuk dipancing agar melakukan
> > kekerasan dan pengerusakan.
> >
> > Setelah membuat skenario tersebut lalu Goenawan Mohammad, menghubungi SBY
> > melalui ponselnya, setelah mendengar penjelasan dari Goenawan Mohammad
> > secara terperinci, akhirnya presiden menyetujui aksi tersebut dan akan
> > mentrasferkan dananya sebesar 10 miliard rupiah untuk melancarkan aksi
> > tersebut.
> >
> >
> > Malam sebelum kejadian, beberapa pentolan JIL berkumpul di markas JIL,
> > termasuk saya sendiri. Waktu itu yang hadir sangat ramai sekali dan
> sedang
> > membahas persiapan untuk aksi besok pagi. Dari beberapa kawan-kawan yang
> > diberikan tugas juga sudah selesai menjalankan tugasnya seperti
> mengundang
> > kalangan pers media cetak dan media elektronik untuk hadir di acara
> > tersebut. Orang-orang Ahmadiyah pun bersedia mengerahkan beberapa
> massanya
> > untuk menghadiri aksi damai besok. Begitu juga dengan FPI, sudah dikontak
> > melalui SMS membuat isu kalau besok jamaah Ahmadiyah, akan menggelar aksi
> > damai di silang damai.
> >
> >
> > Saya tidak tahu bagaimana persiapan dari FPI untuk merespon isue
> tersebut,
> > tetapi nyatanya besok pagi ketika aksi damai itu sedang berlangsung
> dengan
> > membawa nama AKKBB FPI datang dengan belasan truk dan ratusan anggotanya
> > melakukan pemukulan kepada anggota aksi tersebut. Yang akhirnya terjadi
> > aksi kekerasan tersebut. Hal ini yang diketahui dikalangan anggota FPI
> > adalah aksi tersebut adalah aksi yang dilakukan umat Ahmadiyah sehingga
> > secara kasar dan memaksa membubarkan aksi tersebut.
> >
> >
> > Dari pemaparan dalam tulisan saya disini harus kawan-kawan milis ketahui
> > bahwa,
> > 1. Bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Monas itu merupakan suatu
> skenario
> > yang dilakukan pemerintah dan pihak JIL untuk mengalihkan isu BBM.
> > 2. Aksi yang terjadi di Monas itu, JIL ingin FPI dibubarkan karena selama
> > ini FPI merupakan yang menjadi sandungan kalau JIL melakukan aksi.
> > 3. Dari jamaah Ahmadiyah dengan aksi ini, diharapkan mendapatkan simpati
> > dari masyarakat Indonesia agar organisasi ini tidak jadi dibubarkan.
> > 4. Kalangan petinggi JIL telah sekian kalinya, mendapatkan keuntungan
> > untuk memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada.
> >
> > Demikian tulisan ini saya buat dengan sebenarnya, karena hal ini yang
> > membuat saya selalu merasa bersalah dan berdosa telah bersama-sama dengan
> > kawan-kawan JIL melakukan pemutaran balikan fakta. Saya harap kawan-kawan
> > setanah air dan sebangsa mau menyebarkan email kekawan-kawan sekalian.
> > Terima kasih.
> >
> > Salam
> > Nong Darol Mahmada
> > [EMAIL PROTECTED] 
> > id<http://us.mc506.mail.yahoo.com/mc/compose?to=nong%40isai.or.id>
> >
> >
>
> --- On *Sat, 6/7/08, Urang Sunda Hudang Euyyy <[EMAIL PROTECTED] com>* wrote:
>
> From: Urang Sunda Hudang Euyyy <[EMAIL PROTECTED] com>
> Subject: [Urang Sunda] Ulah Muka Detik Jeung Maca Kompas Wae Baca oge
> Sabili
> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
> Date: Saturday, June 7, 2008, 7:17 AM
>
>  ameh urang seimbang dina narima informasi
> baca oge iyeu
> http://www.ahlulhad iits.wordpress. 
> com/<http://www.ahlulhadiits.wordpress.com/>
> http://www.sabili. or.id <http://www.sabili.or.id/>
>
> oman loba berita dina TV jeung Detik langsung kana Kadjian Poe H teu nempo
> kana latar belakang sabab musababna,,
>
>
>
>
>
>
>
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
>
> 
>

Kirim email ke