Mun enya teh... matak ketir nasib urang Sunda... Punten teu disundakeun, ti milis wongbanten
2008/6/24 primasaja: > Rabu, 2008 Mei 28 > Gubernur Banten Kerahkan Kekuatan Untuk Dukung Adik > Tirinya di Pilkada Kota Serang > Gubernur Banten, Rt Hj Atut Chosiyah melakukan road show > ke Lebak, Pandeglang dan Serang mengatasnamakan Wakil > Bendahara DPP Partai Golongan Karya (Golkar) dalam tiga > hari ini. Road show itu dibungkus acara silaturahmi dan > ucapan terimakasih kepada Relawan Banten Bersatu (RBB) > yang merupakan pendukung utama Rt Atut Chosiyah ketika > memenangkan Pilkada Banten tahun 2005. Terakhir, road show > itu digelar di Gedung Partai Golkar Kabupaten Serang, Rabu > 28 Mei 2008. > > Yang menarik dari langkah ini adalah acara yang digelar di > Kantor DPD Partai Golkar Serang. Dalam acara ini terlihat > Bunyamin, mantan Bupati Serang yang kalah dalam Pilkada > Kabupaten Serang tahun 2005 dan kini mencalonkan diri lagi > menjadi Walikota Serang periode 2008-20013. Bunyamin > didampingi calon Walik Walikota, Tb Khaerul Zaman, adik > tiri atau adik lain ibu dari Rt Atut Chosiyah dari ayah > Chasan Sochib, sang pemimpin kelompok Rawu yang > "menguasai" di Banten. > > Dan tidak mengejutkan, jika dalam acara ini hadir kepala > satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) lengkap dengan > kendaraan dinas, pakaian dinas dan atribut-atribut pegawai > negeri sipil (PNS). Bisa dilihat, Agus Randil (Kabiro Umum > dan Perlengkapan Pemprov Banten), para Asisten daerah dan > sebagainya. > > Acara serupa digelar di Lebak. Kepentingannya jelas untuk > Rt Hj Tatu Chasanah yang juga merencanakan akan tampil di > Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2008. Tatu adalah adik > kandung Atut Chosiyah dari ayah dan ibu yang sama, Ny > Wasiah. Namun belum diketahui apa kepentingannya Atut > Chosiyah menggelar acara serupa di Kabupaten Pandeglang, > meskipun kabupaten ini juga memasuki saat Pilkada > Kabupaten Pandeglang. > > Di Tangerang, Ny Airin, isteri dari Tb Chaeri Wardhana > atau yang dipanggil Wawan, juga adik kandung Atut Chosiyah > mengalami kekalahan dalam Pilkada Kabupaten Tangerang. > Kini yang menjadi Bupati Tangerang adalah Ismet Iskandar > dan wakilnya, Rano Karno. > > Yang menyedihkan adalah mulai terdengar keluhan sejumlah > pejabat di linkungan SKPD Pemprov Banten. "Bagaimana nasib > kami ini nanti? Anggaran sudah habis untuk kepentingan > pelaksanaan MTQ Nasional bulan Juni 2008 ini, ini ditambah > beban dengan permintaan sekelompok orang yang mengaku dari > tim ibu Atut untuk menyukseskan Pilkada Kota Serang. > Bisa-bisa banyak PNS yang masuk penjara kalau begini > terus," kata seorang PNS di lingkungan Dinas Pendidikan > Banten dan Dinas Kesehatan Banten. > > Tb H Khaerul Zaman adalah adik tiri atau lain ibu dengan > Rt Hj Atut Chosiyah, Gubernur Banten, anak dari Chasan > Sochib. Entah pekerjaan murninya apa. Disebut pengusaha, > dia tidak pernah mengerjakan suatu proyek apa pun, kecuali > menjadi perantara atau broker. Terakhir dia tercatat > sebagai Ketua Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota > Serang. > > Untuk memuluskan Khaerul Zaman diusung Partai Golkar, maka > Lilis Kariawati, adik Khaerul Zaman dijadikan Ketua DPD > Kota Partai Golkar, menyingkirkan Edi Mulyadi Suwandi, > kader sepuh di Partai Golkar. Menyadari kamampuannya yang > jauh dari memadai dan tidak dikenal masyarakat, maka > Khaerul Zaman disandingkan dengan Bunyamin, mantan Bupati > Serang yang mencalonkan kembali menjadi Bupati Serang pada > Pilkada Kabupaten Serang tahun 2005. Kekalahannya bertaut > angka yang tipis hanya sekitar 10.000 suara dari > pemenangnya, Taufik Nuriman-Andi Sujadi. Kekalahan itu > banyak dibicarakan disebabkan oleh naiknya Chasan Sochib > ke panggung kampanye pada hari terakhir di Alun-alun Kota > Serang. > > Dinasti Chasan Sochib terus mencoba menguasai > kepala-kepala daerah di 7 kabupaten. Sanya, dari 9,1 juta > penduduk Banten, tak satu pun yang melakukan perlawanan. > Begitu apatis, begitu pasrah dan begitu tak punya nyali > kah wong Banten yang dikenal sebagai jawara dan pejuang > sejati? >

