65,6 Juta Wanita Terpapar Asap Rokok
Pendapatan Cukai Tak Sebanding
Kamis, 12 Juni 2008 | 00:44 WIB

Jakarta, Kompas - Sekitar 65,6 juta wanita dan 43 juta anak-anak di Indonesia 
terpapar asap rokok atau dikatakan mereka menjadi perokok pasif. Mereka pun 
rentan terkena berbagai penyakit, seperti bronkitis, paru-paru, kanker usus, 
kanker hati, stroke, dan berbagai penyakit akibat asap rokok.

"Angka kematian global akibat rokok pun meningkat setiap tahun," kata Soewarta 
Kosen dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan di 
Jakarta, Rabu (11/6). Tahun 1998, misalnya, angka kematian di dunia akibat 
tembakau sekitar 4 juta orang. Tahun 2030 diperkirakan
meningkat menjadi 10 juta orang.

Di Indonesia, banyaknya warga yang terpapar asap rokok karena sekitar 91,8 
persen perokok merokok di rumah, tidak jauh dari istri dan anak-anak. Perokok 
di Indonesia sebagian besar dari kalangan ekonomi menengah ke bawah yang 
mengeluarkan 7,4 hingga 12 persen dari pendapatannya untuk membeli
rokok. Sekitar 82 persen rokok yang dikonsumsi merupakan rokok keretek produksi 
Indonesia.

Sekitar 73,3 persen buta huruf di Indonesia, lanjut Kosen, menjadi perokok. 
Adapun yang pendidikannya lulusan sekolah dasar, sekitar 65,9 persen di 
antaranya menjadi perokok.

Produksi rokok Indonesia pun sangat besar. Tahun 2006, misalnya, sekitar 230 
miliar batang rokok diproduksi oleh sekitar 900.000 pekerja, yang 82 persennya 
wanita. Cukai yang dihasilkan dari tembakau tahun 2005 sekitar Rp 32 triliun.

"Namun, cukai yang dihasilkan ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan 
biaya kesehatan dan kerugian yang harus ditanggung sekitar Rp 127 triliun," 
kata Kosen.

Widyastuti Soerojo, Kepala Badan Khusus Pengendalian Tembakau-Ikatan Ahli 
Kesehatan Masyarakat Indonesia, mengatakan, dampak parah tembakau akan 
dirasakan perokok sekitar 20 tahun kemudian.

Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Abdillah 
Ahsan menyatakan, pertanian tembakau hanya menyumbang 0,1 persen terhadap 
produk domestik bruto. "Itu pun hanya ada di Jatim, Jateng, dan Nusa Tenggara 
Barat," ujarnya. (LOK)

Sumber : Kompas

 Best Regard 

Eti


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke