Ngan eta we mani mokaha kurs artos 1000 kali ditaekkeun di taun 2011..hartosna devaluasi 100,000 %. Atuh urang teh maraoty sadayana...ekonomi tibalik...
On 9/3/08, Roro Rohmah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ** > > Baraya, aya dongeng sae yeuh....punten teu di-Sundakeun. > > Nafasku tertahan, tak kuasa aku membuka mata lebar lebar. Sarapanku > tadi pagi terasa hambar saja, meski istriku sudah memasakkan masakan khas > Indonesia yang sangat aku sukai, Gudeg, namun tetap saja seluruh sel > sel dalam tubuhku serasa ingin secepatnya meninggalkan meja makan, dan > bergegaske acara besar hari ini, dan akhirnya kutinggalkan sisa gudeg-ku, > meskiacaranya masih 2 jam lagi, dan perjalanan hanya 30 menit dari > hotelku. > > Daritempatku berdiri sekarang, kulihat sebelahku, tak jauh beda. Aisya > anakkukini sudah berusia 25 tahun, dan suaminya yang asli dari Bali, > keduanyatidak bisa berdiri tenang. Semua berharap harap cemas, > menanti.detik > demidetik. Begitupun ribuan orang lain yang berdiri berhimpit > himpitan.semuanya dalam situasi yang penuh harap.menanti detik detik > bersejarah bagi > seluruhbangsa Indonesia. > > Kami dan ribuan orang lain, sedang berada jauh di timur, tepatnya di > Spaceport Frans Keiseppo di Biak Numfor, Pulau Biak. Hari ini, tepat > tanggal17 Agustus 2030, bangsa Indonesia akan meluncurkan Wahana Ruang > Angkasa yang diberi nama "MADJAPAHIT - 01" ke orbit tata surya. Wahana ini > dirancang oleh ilmuwan dari Institute Teknologi Bandung, Universitas > Indonesia, > Institut Teknologi Surabaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, > dan > Universitas Cendrawasih, dan beberapa insinyur lulusan China. Ide > pembuatan wahana ini dulunya datang dari presiden hasil pemilu tahun 2009, > yang > sangat cerdik menatap pemanfaatan sumber daya Indonesia, utamanya letak > geografis dan sumber daya manusia. Selama kurang dari 20 tahun, ilmuwan > ilmuwan > tersebut merancang pesawat yang mampu lepas ke angkasa dan secara > otomatis menuju orbit mars, dan Jupiter. *Rakyat Jawa Barat boleh > berbangga > hati*, karena seluruh pengerjaan pesawat dilakukan di PT. Dirgantara > Indonesia, di Bandung. Sejak konflik internal di PT. DI puluhan tahun lalu, > industri > penerbangan kebanggaan Indonesia itu terus berbenah dan menjadi tulang > punggung industri maju di Indonesia. > > Sudah pukul 12 siang waktu Papua, kurang lebih 15 menit lagi pesawat > Garuda Spaceship Indonesia yang akan membawa MADJAPAHIT - 01 ke luar orbit > bumi juga merupakan hasil rancang bangun ilmuwan Indonesia. Sejak Garuda > Indonesia kembali menjadi perusahaan penerbangan yang bonafit dan > sangat professional, perusahaan itu sangat agresif mengembangkan sayapnya > dengan melayani penerbangan ke hampir 80 negara di seluruh benua, dan > mempunyai ratusan pesawat berbagai jenis, termasuk pesawat buatan dalam > negeri. > Pada tahun 2024, enam tahun lalu, Malaysian airlines dan Cathay Pacific > dibeli oleh Garuda untuk memperkuat posisi Indonesia di dunia penerbangan. > Dengan membangun kerjasama dengan Japan Aerospace, PT. Dirgantara Indonesia > kemudian merancang dan membangun sebuah pesawat ulang alik yang > diperkirakan lebih ekonomis dan aman dibanding pesawat sejenis yang > dimiliki NASA. > Har inilah pembuktiannya, apakah klaim tersebut benar atau tidak. Namun > dari test uji melalui simulasi simulasi computer yang canggih di Japan > Aerospace, pesawat ini selalu lolos uji dan selama test tidak pernah > terjadi > kendala yang berarti. > > Kembali pikiranku melayang, ketika saya berumur 30 tahun, bangsa > Indonesia yang begitu besar dilanda kemerosotan dalam berbagai bidang, > mulai > dari ekonomi, keamanan, politik, dan moral. Saya masih ingat, ketika teman > teman mengaji saya waktu itu menyatakan bahwa perlu waktu ratusan tahun > untuk membangun bangsa ini, sejajar dengan bangsa lain, dan dihormati. > Dengan perasaan gelisah saya jawab, bahwa kalau negeri ini dipimpin oleh > orang yang benar, mulai dari Presiden, DPR, bupati, sampai pemimpin tingkat > > paling bawah, hanya perlu kurang dari 20 tahun bangsa ini akan sanggup > mengejar ketertinggalan di berbagai bidang. Ucapan saya seiring dengan > pidato > presiden waktu itu tahun 2007, bahwa Indonesia mampu mencapai > kemakmuran pada tahun 2030-an, dengan berbagai visi visinya. > > Setelah pemilu 2009, pemerintah mulai kembali menata sendi sendi > bangsa dan Negara, dengan melakukan reformasi ulang dalam berbagai bidang. > Pers > masih bebas, tapi diatur agar tidak terus menerus menggelisahkan dan > menjatuhkan harga diri bangsa. Mulai sejak itu, berita berita positif > mengenai > kemajuan pembangunan, prestasi prestasi bangsa, mulai mendapatkan porsi > lebih > dibandingkan berita berita pembunuhan, tawuran antar kampung, unjuk > rasa, dan berita berita negative lainnya yang sebelumnya menguasai > pemberitaan. Ekonomi mulai seimbang, dengan focus utama menggerakkan usaha > usaha > kecil dan menengah, jauh sampai pelosok. Dalam bidang hukum terjadi > perubahan sangat drastic, yang dimulai dari pembersihan citra polisi secara > > gradual dan menyeluruh, dan disusul dengan aparat hukum lainnya. Kemajuan > di > bidang hukum ini ditandai dengan dihukumnya seorang pejabat yang melakukan > korupsi milyaran rupiah dengan hukuman penjara seumur hidup dengan terlebih > > dahulu menyita asset asset pribadinya. Sejak itu para pelaku koruptor yang > tertangkap selalu sakit dan jatuh pingsan, bukan karena ingin > menghindari hukum (yang saat itu tidak mungkin lagi dihindarinya) , tapi > karena > membayangkan bagaimana tersiksanya menjalani sisa hidup dipenjara. > > Presiden terpilih dari pemilu 2009 sungguh sangat yakin akan kebijakan > kebijakan pemerintah meski di awal awalnya banyak didemo oleh orang orang > yang > tidak puas. Demokrasi tetap berjalan meski pemerintah kadang sangat tegas > mempertahankan kebijakan yang bukan hanya pro rakyat, namun juga pro > kemajuan. Terdapat satu kebijakan yang aneh yang diambil oleh menteri > keuangan dan Bank Indonesia tahun 2011, ketika mereka menyatakan > bahwa 3 angka nol denominasi rupiah, akan dihilangkan, sehingga kurs mata > uang > rupiah terangkat 1000 kali lipat dan senilai Rp.8.50 untuk setiap > dollar. > Sungguh berani, namun terbukti sakti mengangkat harkat dan harga diri > bangsa, yang pada gilirannya menaikkan posisi tawar perdagangan > Indonesia. > > Hari ini, 20 tahun setelah masa masa itu, bangsa ini mulai merasakan > buah dari sebuah kepemimpinan yang kuat, tegas, dan bervisi ke depan. Mobil > nasional yang diproduksi massal di pabriknya di NTT sudah bisa dibeli > oleh sebagian besar rakyat yang daya belinya cukup besar. Hal ini dibarengi > dengan pengertian dari masyarakat untuk menata kembali kotanya, agar > bisa dibangun lebih banyak jalan. Bukittinggi, sebagai ibukota yang > menggantikan Jakarta sejak 2020 telah menjadi sebuah kota metropolitan yang > > cantik, penuh pepohonan dan bunga, dengan pertumbuhan urbanisasi yang > minimal. > Bandar Udara Internasional di Padang bahkan mempunyai system radar yang > paling canggih di Asia Pasific, dan melayani penerbangan lebih dari seratus > > airline dari lebih dari 60 negara. Saya bersyukur, dengan usia saya yang > menginjak 60 tahun, saya masih berkesempatan melihat kejayaan Indonesia, > sebagaimana kejayaan kerajaan kerajaan di jaman dulu. Bagaimanapun, bangsa > Indonesia saat ini perlu mengucapkan syukur dan penghargaan setinggi > tingginya > kepada para pemimpin di masa masa sulit dulu, yang akhirnya mampu membangun > > sebuah pemerintahan yang kuat, tegas, dan disayang oleh rakyat. > > Aku terhenyak dari lamunanku ketika suara menggelegar terdengar dari > titik peluncuran, selama beberapa detik, asap mengepul ke seluruh arah, dan > perlahan lahan roket mulai merambat naik, membawa seluruh bawaannya > termasuk pesawat ulang alik Garuda Spaceship Indonesia yang kebiru biruan. > Pancar jetnya masih kelihatan meski roket membawanya semakin tinggi, dan > tinggi, sebelum akhirnya hilang dari pandangan. Tak terasa, air mata ini > menetes, bangga, haru, bahagia, bercampur menggelorakan semangat > nasionalisme > di dada ini. > > Kugandeng tangan istri dan anakku, menatap tajam langit yang > tidakberbatas... > > Haaaarrrr... geuning? Mugia sanes mung impenan wungkul... ;) > > ro2 > > > > >

