Gereja Inggris (Anglikan) baheula kacida ngewaeunana kana Teori Evolusi 
Darwin. Ditaun 1860 di Universitas Oxford diayakeun padungdengan antara 
Uskup Wilberforce jeung Thomas Huxley, dokter nu ngadukung pisan teori 
Darwin.

Ceuk juragan Uskup teh: " Ke ....ke ....Tuan Huxley, ari salira ngaku 
turunan monyet teh, ti pihak ibu atanapi ti pihak rama?"

"Bapa Uskup, sim kuring mah langkung resep gaduh dulur monyet, tinimbang 
gaduh dulur nu jadi uskup", ceuk Huxley kalem....

Tah ayeuna, 148 taun ti saprakna padungdengan ieu, Gereja Anglikan Inggris 
menta hampura ka Charles Darwin, saperti diwartakeun ku Okezone dihandap 
ieu:

Gereja Inggris minta maaf kepada Charles Darwin

LONDON - Setelah 126 tahun kematian Charles Darwin, Gereja Inggris akhirnya 
meminta maaf secara resmi atas perdebatan tentang teori evolusi Darwin 
selama beratus tahun.

Permintaan maaf resmi itu, seperti dikutip Times of India, Senin 
(15/9/2008), akan ditulis direktur misi dan hubungan publik gereja anglikan, 
Rev Malcom Brown.

Pernyataan resmi itu menyatakan, gereja telah melakukan kesalahan yang sama 
dua kali ketika meragukan teori Galileo Galilei di abad ke-17. Gereja 
menyatakan kesedihan yang mendalam karena telah anti-terhadap teori evolusi 
dan mendakwa ilmuwan Victoria itu.

"Charles Darwin: 200 tahun dari kelahiranmu, gereja di Inggris berkewajiban 
untuk meminta maaf atas kesalahpahaman dan atas reaksi kami. Kami mencoba 
untuk mempelajari lagi untuk lebih mengerti dan berharap dapat berbuat 
sesuatu untuk mencari kebenaran," kata Brown dalam website resmi gereja.

Perseteruan gereja dan teori evolusi terus terjadi pada beberapa kalangan 
gereja, bahkan sebagian gerakan di gereja masih menguji keabsahan teori 
evolusi.

Charles Darwin mengemukakan teori evolusi pada 1859 dalam sebuah buku 
berjudul Origin of Species, yang menjelaskan seleksi yang terjadi di alam. 
(jri)

http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/09/15/56/146146/gereja-inggris-minta-maaf-kepada-charles-darwin


Kirim email ke