Salami sim kuring bubura di Kuningan, sigana Kuningan mah taman minina Jawa 
Barat, contona aya tangkuban parahu versi Kuningan. 

--- Pada Sel, 25/11/08, mh <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: mh <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: [Urang Sunda] Tangkubanparahu ala Kuningan
Kepada: "kisunda" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "Urangsunda" 
<[email protected]>
Tanggal: Selasa, 25 November, 2008, 7:17 PM










    
            5 Jul 2008 20:10 - Ajun

Di Kuningan Ada Gunung Tangkubanparahu



KUNINGAN : Di Desa/Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, ada sebuah

gunung mirip perahu terbalik (nangkub-Sunda) , sehingga banyak orang

menyebutnya Gunung Tangkubanparahu.



Gunung itu dikelilingi bukit-bukit kecil seolah meyatu antara bukit

yang satu dengan bukit lainnya. Sebut saja Bukit Puterlumbung,

Putersari, Kejay, Kandang Kidang, Batukarut, Anggolasi, Batutumpang,

Turub Sumbul, Panarikan, Lebak Cipamali, Randegan, Paranje dan Gunung

Kohkol.



"Boleh orang menyebut di Bandung ada nama yang sama, di sini juga ada

dan masyarakat menyebutnya Gunung Tangkubanparahu yang erat kaitannya

dengan legenda Sangkuriang, "  kata Rusmi (50), warga Desa Cimahi.



Bicara Gunung Tangkubanparahu, memang tidak bisa dipisahkan dengan

legenda Sangkuriang. Begitu pula halnya Gunung Tangkubanparahu

Kuningan, ini didasarkan dengan beberapa bukti yang menggambarkan

seolah-olah cerita Sangkuriang itu benar adanya.



Seperti diceritakan dalam buku cerita rakyat, sinetron, Sangkuriang

adalah seorang anak yang mencintai ibunya.Sangkuriang sendiri tidak

tahu bahwa Dayang Sumbi adalah ibunya, karena sejak   kecil

Sangkuriang diusir ibunya sehingga  dia pergi tanpa diketahui

rimbanya.



Ketika Sangkuriang sudah dewasa, dia bertemu dengan Dayang Sumbi dan

jatuh cinta bahkan ingin menikahinya. Sayang Sumbi menolak, karena dia

tahu Sangkuriang adalah anaknya. Hal itu, ketika Dayang Sumbi melihat

tanda-tanda khusus sdi bagian kepala Sangkuriang.



Oleh sebab itu, kata Rusmi, Dayang Sumbi membuat cara agar Sangkuriang

tidak menikahinya yakni menyuruh Sangkuriang membuat bendungan lengkap

dengan perahunya yang harus selesai satu malam sebelum natahari

terbit.



Sangkuriang gagal untuk memenuhi  permintaan Dayang Sumbi, sehingga

dia marah dan perahu yang hampir selesai dibuatnya lantas ditendang

hingga menjadi gunung dan sampai saat ini disebut Gunung

Tangkubanparahu. (BC-99)



Citation:

http://www.beritace rbon.com/ berita/2008- 07/di-kuningan- ada-gunung- 
tangkubanparahu


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Is he/she cheated?

Kirim email ke