Ieu yeuh akibat krisis, di amrik oge rahayatna geus aya nu keuna.
Bilih aya baraya anu di PHK kade nya ulah nurutan jiga kieu.....

Wassalam
--AF--

Rabu, 28/01/2009 09:08 WIB
Korban PHK Bunuh Sekeluarga
Bocah Kembar Itu Turut Jadi Korban PHK
Nurul Hidayati - detikNews

Los Angeles - Dilihat dari foto di atas, keluarga  Ervin Antonio Lupoe terlihat 
bahagia. Istri dan 5 anak adalah tumpuan cinta Lupoe. Apalagi 4 dari 5 anak itu 
adalah anak kembar yang sedang lucu-lucunya.

Namun kebahagiaan itu telah sirna. Penyebabnya Lupoe dan istrinya gelap mata 
setelah kena PHK. Lupoe menembak istrinya, Ana, dan kelima anaknya, lalu 
dirinya sendiri di rumahnya di Wilmington, kawasan kelas pekerja di dekat 
pelabuhan Los Angeles.

Jasad 7 orang ini ditemukan Selasa pagi waktu setempat. Mereka terdiri dari 
Lupoe, Ana, dan anak-anak mereka yaitu bocah perempuan 8 tahun, sepasang anak 
kembar perempuan berumur 5 tahun, dan bocah lelaki kembar 2 tahun. Demikian 
dilansir New York Times.

Sebelum bunuh diri, Lupoe mengetik surat dua halaman. Surat itu juga 
menjelaskan, Lupoe dan istrinya bekerja sebagai teknisi medis di rumah sakit 
Kaiser Permanente di Los Angeles dan baru-baru ini mereka kehilangan pekerjaan 
karena terlibat perselisihan dengan pengelola rumah sakit.

Pengelola rumah sakit itu, dalam surat itu, berkata pada mereka pada suatu hari 
mengapa mereka datang untuk bekerja dan kemudian menambahkan,"Kamu harusnya 
meledakkan otakmu."

Dua hari setelah pertikaian itu, mereka kehilangan pekerjaan dan merencanakan 
kematian. "Mengapa meninggalkan anak-anak pada orang asing?" tulis mereka. 
Tampaknya itulah alasan mengapa mereka juga menghabisi anak-anak tercinta 
mereka.

Kaiser Permanente menyatakan pasutri itu adalah mantan pegawai mereka namun 
tidak mengungkit hal-hal yang berkaitan dengan kematian mereka.

Meski polisi menyatakan itu adalah kasus bunuh diri namun Wakil Kepala Polisi 
Kenneth Garner menyatakan mereka akan tetap menyelidiki kasus itu. Sebab 
berbeda dengan telepon dan faks yang dikirim ke stasiun televisi yang 
mengabarkan kematian keluarga itu, Lapoe  juga  menelepon 911 menyatakan bahwa 
istri dan anaknya terbunuh di rumahnya saat dia tiba di rumah.

Saat petugas 911 ke rumahnya, 7 jasad telah terkapar dengan pistol revolver di 
dekat jasad Lupoe, satu-satunya senjata api yang ditemukan di rumah itu. 
(nrl/gah)

http://www.detiknews.com/read/2009/01/28/090850/1075332/10/bocah-kembar-itu-turut-jadi-korban-phk



------------------------------------

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke