From: Bapana Billy <[email protected]>
Date: 2009/2/10
Subject: Seputar Polemik Jaipongan
To:
Seniman Jabar : Polemik Jaipongan Sudah Selesai
Awas Seniman "jelmaan"
Seniman Jawa Barat sepakat polemik seputar jaipong sudah selesai. Seniman puas
dengan penjelasan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Selain itu juga
mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada pada pernyataan dan tingkah
Seniman "Jelmaan" yang meresahkan masyarakat.
Hal itu terungkap pada pertemuan para sesepuh dan tokoh seniman Jawa Barat yang
berkumpul dan bersilaturrahim dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di
Padepokan Jugala Jln. Kopo 15 Bandung, yang juga kediaman Gugum Gumbira, Senin
(9/2) malam. Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Jabar H.A.M. Ruslan,
Kadisparbud Jabar H. Herdiwan, Ketua DPD Golkar Jabar Uu Rukmana, dan tokoh
masyarakat Jabar Tjetje Hidayat I Padmadinata.
Acara silaturrahim yang berlangsung akrab dan hangat itu, dilanjutkan dengan
tanya jawab antara seniman dan Gubernur, terungkap bahwa para seniman dan
budayawan menginginkan terciptanya harmonisasi dan kerja sama antara Pemprop
dengan seniman dan budayawan yang asli, bukan seniman ataupun budayawan
"jelmaan", yang seringkali tingkah dan pernyataannya meresahkan masyarakat.
Kehadiran Gubernur di rumah Gugum Gumbira itu, atas undangan para seniman
untuk mendapatkan kejelasan dan mendengarkan langsung seputar kontroversi
pemberitaan sejumlah media cetak dan elektronik perihal tari jaipongan. Ahmad
Heryawan menegaskan bahwa dia tidak merasa ada komunikasi dan wawancara apa pun
dengan wartawan. Hal yang sebenarnya yang terungkap pada arahan pejabat eselon
II di lingkungan Provinsi Jawa Barat adalah menekankan agar jajaran Dinas
Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar memajukan seni budaya daerah
melalui pendekatan industri budaya.
"Saya merasa kaget saat diminta klarifikasi oleh wartawan. Apa yang harus saya
klarifikasi, karena saya tidak merasa pernah mengeluarkan pernyataan
sebagaimana yang diberitakan di sejumlah surat kabar, apalagi yang berkenaan
dengan tari Jaipongan, tahu istilah 3 G saja baru belakangan ini dari koran "
ujar Heryawan, di hadapan sejumlah seniman, budayawan, dan sesepuh Jawa Barat,.
Menurut Heryawan, arahan kepada pejabat eselon II di lingkungan Provinsi Jabar
dimaksudkan untuk menyampaikan visi dan misi sebagai gubernur kepada jajaran
Disparbud Jabar dengan menekankan komitmen memajukan seni budaya daerah dengan
cara melalui pendekatan industri seni budaya.
Berkenaan dengan masalah pakaian, menurut gubernur, kita memiliki komitmen
untuk menjaga moral anak bangsa, salah satunya mengenai pakaian. "Kalau
(menari) mengenakan pakaian kebaya lengan panjang apa salah, saya pernah
melihat Kang Gugum menari dan Tati Saleh mengenakan kebaya. Di sini saya tidak
menyebutkan nama tarian satu pun," ujar Heryawan.
Lebih lanjut, Heryawan bercerita bahwa ketika dirinya masih duduk di SD pernah
menari jaipongan, tidak ada rasa kebencian apa pun terhadap kesenian. Tapi
sebagai Gubernur, ini merupakan sebuah tanggung jawab moral dirinya untuk
mengingat kepada semua pihak bahwa harus ada harmonisasi antara seni dan
moralitas.
Sementara menyinggung isu seputar penghapusan bahasa Sunda di Bekasi, Gubernur
menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan larangan atau menghilangkan
bahasa Sunda di Kota dan Kabupaten Bekasi. "Saya hanya mendengar keluhan dari
tokoh masyarakat setempat yang daerahnya berdekatan dengan Jakarta dan
bahasanya bahasa Betawi. Untuk itu, saya kembalikan ke Perda 5, 6, dan 7 yang
ada bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa daerah," ujar Heryawan. Tapi
lanjut Heryawan, entah bagaimana wartawan menulis menjadi Gubernur Jawa Barat
menghilangkan bahasa Sunda di Bekasi. Ini jelas sebuah kesalahan informasi.
Hal ini harus menjadi perhatian agar para jurnalis untuk bekerja lebih
profesional. Prosedur cek dan ricek atas suatu masalah merupakan hal yang harus
diperhatikan. Berikanlah masyarakat informasi yang benar, mendidik dan
membangun. Karena salah menyajikan informasi dapat memicu keresahan di tengah
masyarakat.
________________________________
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
--
=Didik AT=
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Untuk kirim pesan, kirim email ke [email protected]
Untuk mundur dari grup, kirim email ke [email protected]
Untuk hal lain, kunjungi http://groups.google.co.id/group/BPH_KBB?hl=id
Kunjungi WEBSITES PKSKBB : http://pkskbb.or.id
<<Menangkan Pemilu 2009 | Menuju 2 Besar di Bandung Barat>>
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/