tah kitu atuh, komo lamun kujang mah, bilihna engke aya golongan anu 
nga-musryik-keun pusaka kujang, pan kasenian kuda kosong di cianjur (dirayakeun 
unggal 17 agustus), geus dicap "MUSRIK"

To: [email protected]; [email protected]: 
[email protected]: Wed, 11 Feb 2009 00:48:35 -0800Subject: [Urang Sunda] 
Dede Yusuf Minta Jaipongan Segera Dipatenkan







Dede Yusuf Minta Jaipongan Segera DipatenkanBandung - Wagub Jabar Dede Yusuf 
minta seni tari jaipongan yang lagi diributkan masyarakat agar segera 
dipatenkan. Dengan begitu, jaipongan tidak akan diklaim produk budaya provinsi 
atau negara lain."Pemprov Jabar akan mendorong agar Kang Gugum Gumbira yang 
menciptakan jaipongan segera mematenkan jaipongan," ujar Dede dalam rilis yang 
diterima detikbandung, Rabu (11/2/20090.Perkataan ini diungkapkan Dede Yusuf 
saat dialog dengan seniman tradisi dan meninjau Indonesia Movieland di Kawasan 
Jababeka, Kabupaten Bekasi, Rabu Siang (11/2/2009).Mematenkan jaipongan, 
menurutnya sangat penting agar tidak diakui milik provinsi lain. "Ini penting 
karena Kang Gugum Gumbira sudah mengancam akan menjual jaipongan ke negara 
lain. Saya memahami kegusaran Kang Gugum karena merasa dilecehkan gara-gara 
gerakan goyang, geol, dan gitek (3G) jaipong dipersoalkan," jelas Wagub.Dede 
menjamin dan memastikan jaipongan tidak akan dilarang. Pemerintah tidak akan 
intervensi terlalu jauh terhadap persoalan kreasi dan ekspresi para seniman dan 
budayawan."Selagi saya masih ada, percayalah tidak akan ada pembatasan dan 
larangan-larangan terhadap ekspresi seni dan kebudayaan Sunda," 
tandasnya.Sebaliknya, kata dia, sebagai Wagub dia akan mendorong dan 
memfasilitasi agar produk-produk budaya baik tradisi maupun kontemporer jadi 
andalan pariwisata Jabar dan jadi kekuatan perekat kehidupan bangsa yang 
beragam.Selain jaipongan, Wagub Dede Yusuf juga akan mematenkan senjata kujang 
sebagai warisan budaya Sunda. Kemudian wayang golek dan sejumlah seni tradisi 
lain."Jaipongan, kujang, dan wayang golek akan kita patenkan lebih dulu. 
Setelah itu menyusul produk-produk budaya lain," jelas mantan anggota Komisi 
VII DPR ini (detik.com)






_________________________________________________________________
News, entertainment and everything you care about at Live.com. Get it now!
http://www.live.com/getstarted.aspx

Kirim email ke