DUKA DARI PENUGASAN KONGA XX-F DI
KONGO<http://pralangga.org/articles/duka-dari-penugasan-konga-xx-f-di-kongo>
http://pralangga.org/articles/duka-dari-penugasan-konga-xx-f-di-kongo

1 March 2009, 12:48 , by Luigi
PRALANGGA<http://pralangga.org/correspondents/luigi-pralangga> 3
comments |[image:
AddThis]<http://www.addthis.com/bookmark.php?v=15&winname=addthis&pub=pralangga&s=&url=http%3A%2F%2Fpralangga.org%2Farticles%2Fduka-dari-penugasan-konga-xx-f-di-kongo&title=DUKA%20DARI%20PENUGASAN%20KONGA%20XX-F%20DI%20KONGO&logo=&logobg=&logocolor=&ate=AT-pralangga/-/-/4de511132f6b5f/1/49a8c3e304b095fb&adt=undefined&content=&CXNID=2000001.5215456080540439074NXC>


Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-F/Monuc (*Mission de
l’Organisation des Nations Unies en République Démocratique du Congos*)
dibawah pimpinan *Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo* (Dansatgas) yang
sudah hampir 6 bulan melaksanakan tugasnya di Kongo, telah kehilangan
seorang prajuritnya a.n. *Serda Suprayitno* akibat kecelakaan kerja. Serda
Suprayitno merupakan anggota Konga XX-F yang berkekuatan 175 orang, berasal
dari kesatuan Yonzikon 13 Menzikon Ditziad meninggal dunia saat melaksanakan
tugasnya pada hari Senin, tanggal 23 Februari 2009. Almarhum lahir di
Magetan, 14 April 1982 dan belum berkeluarga.

Kronologis kecelakaan kerja yang mengakibatkan tewasnya Serda Suprayitno
adalah sebagai berikut : Sekitar jam 08.00 setelah apel pagi, Serda
Suprayitno melaksanakan pekerjaan pembersihan peralatan di bengkel Camp
Dungu. Dengan berpakaian dan peralatan sesuai dengan prosedur keamanan dan
keselamatan kerja, Serda Suprayitno melaksanakan penghalusan hasil
penyambungan Pipa Bomb Jack Loader sebelah kanan belakang dengan gerinda
listrik yang telah dilas sehari sebelumnya, karena hasil las tersebut
terlalu ketebalan dan kasar. Personel lain yang berada di bengkel Camp Dungu
pada saat melaksanakan pekerjaan tersebut hanya Kopda Parmin yang sedang
mengerjakan pekerjaan lain dengan jarak sekitar 4 – 5 meter dari Serda
Suprayitno dengan posisi saling membelakangi.

Sekitar pukul 11.15 waktu Dungu, Kopda Parmin mendengar teriakan Serda
Suprayitno. Setelah Kopda Parmin membalik badan dan menghampiri, ternyata
Serda Suprayitno sempoyongan dengan luka di bagian leher sebelah kanan
terkena pecahan lempengan / piringan gerinda listrik. Kopda Parmin langsung
menolong dan berteriak memanggil personel yang lain untuk membantu membawa
Serda Suprayitno ke RS Indo Eng Coy. Namun karena luka yang dialami Serda
Suprayitno cukup parah, sehingga langsung dirujuk ke RS Level 1 milik Maroko
yang berada satu lokasi dengan Camp Indo Eng Coy. Sekitar pukul 12.00 waktu
setempat Serda Suprayitno dengan nomor UN ID-552947 menghembuskan nafas
terakhir.

Pada pukul 16.00 pesawat yang diminta untuk mengevakuasi korban datang dari
Bunia yang memerlukan waktu 1 ½ jam penerbangan ke Dungu. Selanjutnya
langsung dibawa menuju RS Level 3 yang berada di Goma didampingi/diantar
oleh beberapa orang personel Indo Eng Coy dipimpin oleh Wadansatgas Mayor
Czi C. Rompas. Sampai di Goma pada pukul 18.00 waktu setempat. Jenazah Serda
Suprayitno disemayamkan di ruang mayat RS Level 3 di Goma.

Jenazah Serda Suprayitno saat ini dalam perjalanan dan akan tiba di Bandara
Cengkareng Soekarno-Hatta dengan pesawat Emirat nomor penerbangan EK-356
pada hari Minggu, 1 Maret 2009 sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya jenazah
akan dibawa ke Yonzikon 13 Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Upacara
penyerahan jenazah akan dipimpin oleh Kepala PMPP TNI, Brigjen TNI I Gede
Sumertha kepada Dir Zeni AD, Brigjen TNI Didik Prijanto. Pada hari Senin
tanggal 2 Maret 2009, jenazah akan diterbangkan dari Bandara Halim
Perdanakusuma pada pukul 05.30 WIB menuju Lanud Iswahyudi, Madiun, untuk
selanjutnya akan diserahkan kepada orang tuanya (Bapak Darmo Juri) yang
tinggal di Ds. Garon Rt. 05/02, Kec. Kawedanan, Kab. Magetan, Jawa Timur.

*PS* : Kami dari komunitas *peacekeeping* di Pralangga.Org turut berduka
cita atas meninggalnya Serda. Suprayitno ketika bertugas mengharumkan nama
bangsa Indonesia di MONUC. Semoga arwah beliau diterima disisi Tuhan Yang
Maha Esa, amin.

-- 
Luigi Pralangga
c/o. United Nations Mission in Liberia (UNMIL)
Procurement Section,  Via Diplomatic Mail
PO Box 4677 Grand Central Station
New York, NY 10163-4677, USA
Web - http://pralangga.org



-- 
Luigi Pralangga
c/o. United Nations Mission in Liberia (UNMIL)
Procurement Section,  Via Diplomatic Mail
PO Box 4677 Grand Central Station
New York, NY 10163-4677, USA
Web - http://pralangga.org

Kirim email ke