Mangga nyanggakeun lenyepaneun urang kenging ti milis tatanggi Baktos, WAG
--- On Tue, 3/3/09, purwati widiastuti <[email protected]> wrote: From: purwati widiastuti <[email protected]> Subject: [Indonesian-Business] renungan pagi Date: Tuesday, 3 March, 2009, 10:05 AM Barusan kuterima sms dari salah satu sahabatku yang berbunyi begini: Renungan pagiku hari ini "....dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan" (QS. Al Munafikun 63:11) Aku terhenyak dan hanya mampu membalas dengan "wooouuuwww. ....medeni tenan.....aq rung siap mati je....(wouw menakutkan sekali, aku belum siap mati) Sahabatkupun membalas: Kajian surat berikutnya menyejukkan. ..."Barang siapa bertaqwa, niscaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar, memberi rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka dan mencukupkan keperluannya" (QS Ath Thalaaq 65:2-3). Yach...maut itu datangnya tidak pernah bisa kita duga, membuat kita terhenyak saat dia datang...yang bisa kita siapkan adalah selalu berbuat baik sehingga bila sewaktu-waktu dia datang kita tidak sedang berada dalam keadaan tidak baik, jelek atau dalam keadaan hina. Naudzubika mindzalik. Tapi, menjalaninya tidak semudah mengatakannya, kita bisa dengan mudah memahami segala penjelasan tentang kematian dan persiapannya, tetapi untuk implementasi. .nanti dulu...begitu banyak kepentingan didunia ini yang begitu menggoda dan sangat berat untuk ditinggalkan, apakah itu dalam bentuk harta, jabatan, keluarga, ataupun ketenaran. Kenikmatannya sungguh menyesakkan dada, sulit untuk diungkapkan. Bagaimana mungkin, kita harus meninggalkannya, ya toch? Waktu kita kuliah, dibela-belain melototin diktat tebal-tebal, begadang sepanjang malam demi mengejar nilai, dengan tujuan kalau sudah lulus bisa dapat pekerjaan yang mapan dan berlimpah harta, terus menikmati liburan ke daerah, kota atau negara yang dulunya hanya ada dalam mimpi....eee. ...lha koq disuruh meninggalkan. ....apa enggak kepagian tuch ordernya.... Banyak orang akan sepakat, tetapi banyak orang pula yang akan menentang, aku tidak akan membahas pertentangan itu, bukan wilayahku... .aku hanya ingin berbagi dan juga mengharapkan masukan dari pembaca tulisan ini...untuk menyiapkan diri menghadapi datangnya sang maut yang tidak pernah kita tahu itu. Kaya ataupun makmur itu bukan kenistaan, harta itu bukan dosa, aku senang banget dengan pendapat ini, yang perlu di implementasikan adalah bagaimana kita bisa meraih kekayaan atau kemakmuran itu dengan cara halal? Bagaimana kita bisa memiliki harta yang halal dan barokah? Saat kutengok segala jerih payah untuk mendapatkan semua itu, menjadi sayang kalau harus lepas ataupun hilang. Namun bila kubayangkan beban yang harus kutanggung saat mempertanggungjawab kan darimana dan untuk apa dibelanjakannya koq ya tidak mudah ya.... Akhirnya aku hanya bisa "mencuci otakku" bahwa semua jabatan, kekayaan, keluarga, ketenaran dan yang sejenisnya adalah titipanNya, yang harus aku lepaskan saat DIA menghendakinya. ...pun bila titipan nyawa yang membuatku bisa menulis tulisan ini dimintaNya kembali, maka aku harus ikhlas. Dan karena aku tidak ingin hidupku berakhir dalam keadaan hina, nista ataupun sengsara, aku hanya bisa memohon padaNya, untuk bisa tetap berada dalam nikmat islam dan menghadapnya dalam keadaan khusnul khatimah. Amin. NB: kutulis untuk sahabatku purwati http://purwatiwidia stuti-wordpress. com http://purwati- ningyogya. blogspot. com http://purwatining. multiply. com New Email names for you! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

