|
keur iseng meresihan file mp3 tina hardisk user, manggihan album group
band Homicide. Ningali ngarana rada kerung kuring teh, bet deukeut
deukeut kana Suicide he..he..he... coba di dengekeun, well.... not bad. aliran musikna Hip Hop. tapi eta teu penting. anu penting mah lirik-lirikna. Jauuh pisan tina lirik cengeng group band barudak ayeuna. lirikna kuat pisan, ngagambarkeun penentangan kebobrokan jaman. lirikna cukup vulgar, tapi lamun dilenyepan mah da memang kitu kaayaana nagara urang ayeuna teh. over all, band ieu rekomended pikeun jalma anu sadar terjaga tina buaian nina bobo media jeung lagu-lagu cinta nu ngojok-ngojok kana jinah. Cinta = jinah, eta definisi group band terkenal cengeng jaman ayeuna. iseng googling ngeunaan Homicide, ternyata di kalangan musik Indie jeung Underground mah, Homicide teh termasuk band anu dihormati. dihandap kuring nyantelkeun salah sahiji lagu Homicide, lamun ngadengekeun laguna, arransemen laguna make kendang penca jeung tarompetna, tapi dina beat Hip-hop. ------------------------------------------------------------- Illsurrekshun by Homicide [Morgue Vanguard] “YEAAHH!! Kalam kutukan puputan penasbihan penghabisan,.. Illshurekshun for Impending resurrection! Hari ini atau tidak sama sekali,.. Hari ini atau tidak sama sekali,.!! Yo Sarkasz,. show’ em how we do it boy,..C’ MON!!” [Sarkasz] melepas kekang kendali pada hitungan detik kematian satuan laskar aksara penghancuran dinding keterasingan rima ini melintang ditengah ribuan riba yang menagih hutang rintangi bantuan luar negeri yang bernegosiasi dengan bahasa musang menghunus belati kalam profan pada altar persetubuhan yang berbagi tuhan bersama kuasa modal dalam wujud siluman berturban mutan susupan Mc D layaknya iblis marduk yang membuang pelanduk merangsek setiap pintu masuk yang tak fitrah tanpa sarung cap gajah duduk tak sudi membusuk menanti panggilan di parkiran imam mahdi dalam simulasi hidup yang meraga dalam masturbasi raam punjabi kami tandingi setiap eksistensi dari sekedar menjual dan membeli menyembah dan mematuhi segala konon yang tak lama lagi kamu akhiri kami kembali mengangkat setiap kepala yang tertunduk untuk berhenti meratapi tuhan yang telah mati dikhianati profit, dominasi dan ekspansi satu barisan ribuan mimpi kami hidupkan kuasa amorfati yang berdiri tegak mandiri tanpa bank mandiri hiphop harakiri negasi hidup dari lanskap yang terkooptasi di saat setiap bongkahan emas di freeport telah lelah menjadi saksi korporat rambo dan kacung WTO yang tengah bermimpi berkomposisi bak guantanamo sekolosal mega-orkestra steve albini kalian amini manipulasi informasi yang beramunisi ritual dekadensi berplot genosida berkoneksi kabel tv maka surga neraka yang kami hadirkan dalam kombinasi terkini biner termutilasi pada setiap lanskap insureksi yang mereka kafiri “Yo word to the Morgue Vanguard, Sarkasz is back for the M-I-C Still droppin shit like ‘em based on jeep beats Illshurekshun to the fullest,.. Yo MV, get down (?) one time, C’MON!!” [Morgue Vanguard] ribuan kepala yang mengakar pada reruntuhan atlas meranggas pada batas hirarki antara mikropon dan karkas hari ini mulailah berhenti mempertanyakan kualitas gundukan rima dengan populasi MC yang lebih padat dari cicadas sepanas lubang anus kalian disodomi korporasi tanpa pelumas kami bayar lunas semua tagihan pay dues sejak jaman itang yunas kami pangkas semua manuver ken arok ditengah belukar riba pasar agen makar membuang hajat pada pelataran dan tangga altar kami hajar semua kebangkitan berhala, ideologi gembala hidup yang menolak bergantung pada saudagar serupa Yusuf Kalla para imam korporasi yang khusuk di kala merancang sangkala tiruan yang ditunggangi zionis imperialis yang coba menabur bala rima ini adalah Kayutsha, Sahin, Fajr dan Zetzal Penghantam barisan produk korporasi pemasok Israel di toserba yang berjejal Pelumatan kollateral, kombatan prosa hypereal Plot pencahar agenda laskar laba yang lebih Tsar dari semua tiran dan kaisar Satuan lingkar risalah yang hidup dari kepulan asap Yang kami hisap dari manual hisab lapangan mu yang terbakar Rima ini lebih sakti dari Pancasila, yang siap menantang invasi Dari jadah global Sony hingga korporat domestik serupa Bakrie Kontra-takdir serupa satuan sayap ababil yang menabur kerikil Pada jalur komando dari Pentagon hingga Kodam, Kodim dan Koramil Pada kontrak para merkantil yang menggadai Cepu pada Exxon Mobil Kami rakit ribuan prosa martil Bagi mesin lobi Rupert Murdoch yang menagih martir,.. “YEAHHAHAHA!! Homicide kembali pada penyangkalan serupa bara Kami maklumatkan penasbihan kepalan yang berhitung dengan penyeragaman bawah sadar Bagi semua kawan yang bertahan hingga nafas penghabisan,.. Kita panjatkan pada semesta, kalam kutukan puputan,.C’MOON!!” HO!! HO!!HO!!HO!!HO!! HO!! HO!!HO!! --
![]() |


