--- On Wed, 5/13/09, Yahoo! Groups <[email protected]> wrote:

From: Yahoo! Groups <[email protected]>
Subject: Unable to deliver your message
To: [email protected]
Date: Wednesday, May 13, 2009, 11:51 PM


We are unable to deliver the message from <[email protected]>
to <[email protected]>.

Your message was sent to a group that does not exist.  Please check
to make sure you spelled the group name correctly.
  
For further assistance, please visit 
http://help.yahoo.com/l/us/yahoo/groups/original/members/web/index.html



      
--- Begin Message ---
AA: punten teu disundakeun

--- On Tue, 5/12/09, Abbas Amin <[email protected]> wrote:

From: Abbas Amin <[email protected]>
Subject: Kenyataan dan harapan
To: "proletar" <[email protected]>
Date: Tuesday, May 12, 2009, 11:36 PM

Walau penuh dengan kontroversi dan kekurangan disana sini Pemilu Legislatif
berhasil juga diselesaikan, dengan perolehan suara yang tidak jauh dari quick
count yang sering ditayangkan diberbagai media massa; hasilnya adalah tetap
Partainya SBY atau Demokrat yang menang. Kini yang akan dihadapi adalah
pemilihan capres dan cawapres; dan ternyata ini tidak mudah; banyak sekali 
unsur2
vested interest dan haus kekuasaan yang nampak menonjol dari setiap Parpol,
baik besar maupun partai kecil. Sehingga memunculkan kompromi2 politik yang
memang wajar dilakukan, tapi juga cukup menyebalkan.

Selain daripada itu, nampak juga avoturir move dari para politikus; pada saat 
pertama
sby/demokrat dan JK/Golkar berusaha saling mendekat; tapi berhubung kesepakatan
tak tercapai Golkar kemudian mendekati PDIP dan mencoba mengadakan koalisi
besar,
 yang arting persatuan partai2 besar hasil Pemilu2009 minus Demokrat.
Terdiri dari Golkar, PDIP, PPP, PAN, Hanura dan Gerindra.
Ternyata persatuan besar ini "layu sebelum berkembang"; akhirnya JK dengan penuh
keyakinan memilih Wiranto/Hanura sebagai partnernya dan mengabaikan PDIP.

Sementara itu PS/Gerindra walau hanya Partai kecil, tapi "merasa" punya 
popularitas
besar dimassa pemilih (harapannya pada kaum petani dan nelayan tentunya); pada
masanya tentu akan muncul memilih dirinya (Prabowo); maka dengan pdnya 
mengajak bergabung dengan PDIP dan dia yang akan tampil jadi CAPRES ; sementara
PDIP diharapkan mau mendukung dengan calonnya untuk jadi CAWAPRES !!!
Mungkin saja Prabowo punya harapan besar; tapi walau dmikian tak boleh 
mengabaikan
kenyataan, bahwa PDIP JAUH LEBIH BESAR dari partainya; sehingga tawaran
ini, menjadikan tawaran yang terlalu "SPEKULATIF" dan overestimate!
Maka pada akhirnya PDIP malah mencoba
 juga mendkati Demokrat/sby.

Akan halnya partai2 Islam, yang jelas harus menerima kekalahan, tapi masih
diuntungkan karena hiruk pikuk partai besar dan ambisi meeka; sehingga partai2
kecil ini jadi sangat BERARTI ! Merekapun mulai cuap2, supaya bargaining 
position
serta power mereka makin naik ! Terjadi move2 politik, terutama oleh PAN.
Sementara PKS dan PKB baru cuap cuap saja.
Inilah kenyataan yang sedang kita semua hadapi ! Dan ini menyangkut masa depan
Bangsa; masa depan NKRI dan masa depan kesejahtraan rakyat kita semua.

Walau tak dikatakan oleh mereka pemuka2 Politik ( jelas tak mungkin lah );
ada tersirat bahwa ambisi kekuasaan ini berdasar kepada VESTED daripada
"terjaminnya kesejahtraan bagi pribadi dan golongan mereka" !   
Inilah yang memotivasi mereka sehingga mereka mau terjun berkompetisi !
Terjun dengan perjuangan penuh. Dengan segala Funds and forces yang mereka
miliki.
Kita ketahui
 bahwa jabatan yang PALING SULIT adalah jabatan yang akan
membuat INDONESIA bangkit dari keterpurukan ! dan itu artinya Presiden!
Yang seharusnya semua TAKUT dan OGAH memegang jabatan tersebut ! Tapi
kenapa kau diperebutkan ? Sampai kalau perlu saling sindir dan saling sikut 
antar 
mereka ? Yaa..... itulah karena harapannya bukan terletak pada membangkitkan
Indonesia ! Tapi lebih kepada "popularitas" dan "kekuasaan" sehingga membangun
Indon adalah syukur2 kalau bisa; tapi yang PASTI bisakah aku lebih Bagus dari
orang lain ? Entah dalam hal apa? Kalau bisa dalam segala hal.

Dari orang2 ambisius di Indon; yang paling moderat adalah SBY; dia lebih 
kelihatan
tenang dibanding misalnya Mega atau JK ! Sehingga penampilan sby saat ini lebih 
menjanjikan daripada yang lainnya.

Inilah fakta2 yang ada dilapangan saat ini.
Bagaimana sekarang mengenai harapan2 kita terhadap Presiden yang akan datang 
ini ?
Atau kepada para
 Politikus kita ini ?

Harapan kita, tentunya kalau bisa menggapai BINTANG dilangit !
Jelas harapan seperti itu adalah harapan kosong. Jadi sekarang bagaimana maunya 
?
Atau apa sebenarnya keinginan kita ?
Harapan haruslah disesuaikan dengan FAKTA yang ada; jangan terlalu berharap !
Yang wajar2 sajalah.
Kalau mau dibikin list , maka harapan kita pada para pemimpin adalah sebagai
berikut :

1. Tiap Parpol harus fokus dan benar2 melaksanakan JANJI mereka, yaitu untuk
kesejahteraan bangsa dan Negara. Jadi hindari sejauh mungkin SABOTASE
Politik, karena tidak ingin melihat SAINGANNYA sukses! Siapapun juga pemenang
asal melaksanakan pembangunan bangsa dan negara dengan baik, harus didukung !
Hilangkan dendam dan sakit hati. Itulah namanya PEMIMPIN !
Bisakah harapan ini terlaksana ?????????
Yaaaach ini salah satu harapan kita..............
????????????????
2. Presiden yang akan datang tak usah terlalu
 diharapkan untuk sim salabim
mensejahterakan Indonesia ! Tapi kita ingin melihat KESUNGGUHAN hati, semangat
dan kerja kearah itu ! Disini lagi2 ketulusan hati pemimpin diuji !
Bisakah ini saja tercapai ? Entahlah..............
3. Kalau bisa ! Ini benar2 harus ditekankan benar........ hutang2 LN kita lunasi
sedikit demi sedikit; hindari Hutang baru yang tak begitu penting ! 
Dan............. ini
yang paling penting : Kalau ada hutang BARU, pemakaiannya harus dijaga supaya
benar2 sesuai dengan "kebutuhan" yang direncanakan ! Dan usahakan jangan jadi
ajang Pengkayaan Pribadi ! Sebab akibatnya adalah HUTANG tambah besar
pembangunannya sendiri menjadi KURANG berarti !
4. Pemberantasan Korupsi semacam KPK, harus terus digalakkan, walaupun NYAWA
atau FITNAH taruhannya ! 
5. Pendidikan disegala bidang harus tetap dijalankan ( Politik, Hukum dll )
Sehingga benar2 kita memiliki bangsa yang cerdas !

Untuk sementara lima
 harapan ini saja SULIT tentunya dilaksanakan.
Inilah gambaran di Indonesia saat ini.

Abbas Amien,
Balikpapan






      


      

--- End Message ---

Kirim email ke