2009/7/9 H Surtiwa <[email protected]>:
>
>
> Teu aya pangaruhna atuh Kang .......pan kaum wanita rsep keneh kana
> terobosan lalaki..he..he..
>

hehehe, bisaan euy bah iwa, milih kecapna, "terobosan".
(mh)

> 2009/7/9 waluya2006 <[email protected]>
>>
>>
>> Aya beja "pikareuwaseun" keur kaum lalaki, cenah elmuwan inggris geus
>> hasil nyieun "Sperma jijieunan" (sperma buatan). Alah kumaha atuh nya "masa
>> depan" kaum lalaki ari model kieu mah?
>>
>> Ilmuwan Berhasil Ciptakan Sperma Buatan
>>
>> Kamis, 9 Juli 2009 | 10:58 WIB
>>
>> KOMPAS.com — Pesatnya penelitian sel punca memasuki babak baru. Ilmuwan
>> asal Inggris mengklaim berhasil menciptakan sperma manusia dari sel punca
>> embrionik (embryonic stem cells) yang pertama di dunia. Lewat temuan ini
>> diharapkan bisa membantu pria infertil untuk memiliki anak biologis.
>>
>> Lewat penelitian selama 10 tahun, para ilmuwan mengembangkan pengetahuan
>> dasar bagaimana sperma berkembang untuk mendesain terapi yang memungkinkan
>> pria kurang subur bisa memiliki anak. Hal tersebut diungkapkan peneliti
>> Karim Nayernia dari Universitas Newcastel, Inggris, yang sebelumnya berhasil
>> menghasilkan bayi tikus dari sperma buatan dengan teknik serupa.
>>
>> Hasil riset gabungan antara ilmuwan dari Newcastle dan the NorthEast
>> England Stem Cell Institute tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal
>> ilmiah Stem Cells and Development.
>>
>> Sejauh ini sel punca merupakan hasil riset dasar bidang biologi yang
>> membawa terobosan besar di bidang kedokteran. Sel punca adalah sel
>> terdiferensiaasi yang bisa memperbanyak diri untuk menghasilkan sel punca
>> lain.
>>
>> Secara teoritis sel punca bisa menjadi beragam sel dalam tubuh, seperti
>> sel jantung, sel otak, pankreas, atau pembuluh darah.
>>
>> Masih ragu
>>
>> Beberapa ahli lain menyatakan belum yakin dengan sel sperma ciptaan
>> Nayernia dan timnya. Menurut para pengkritik, sel sperma yang diciptakan
>> tersebut abnormal.
>>
>> "Dari paper Profesor Nayernia yang saya baca, saya tidak yakin sperma yang
>> berasal dari sel punca embrionik itu bisa akurat disebut sebagai
>> spermatozoa," kata Allan Pacey, dosen senior dalam bidang andrologi dari
>> Universitas Sheffield, Inggris.
>>
>> Dalam pernyataannya, Pacey mengungkapkan, sperma ciptaan Nayernia tersebut
>> tidak punya ukuran, bentuk, gerakan, serta fungsi seperti sperma asli.
>>
>> Senada dengan Pacey, Azim Surani, profesor bidang physiologi dan
>> reproduksi dari Universitas Cambridge mengatakan bahwa sperma yang
>> diciptakan tim ahli dari Newcastle tersebut masih jauh dari sel sperma yang
>> sebenarnya.
>>
>> Meski Nayernia mengatakan sel sperma ciptaannya menunjukkan semua
>> karateristik sperma, tetapi para kritikus mengatakan ciptaan itu hanya
>> membuka cakrawala baru dalam penelitian yang sifatnya masih dini dan belum
>> bisa dipakai untuk membuahi sel telur.
>>
>> Menurut Nayernia, saat ini hukum pemerintah Inggris masih melarang
>> diciptakannya embrio dari hasil sperma buatan laboratorium. Padahal,
>> menurutnya, alasan utama pembuatan sperma ini adalah untuk mencari tahu
>> penyebab infertilitas, bukan untuk membuahi sel telur.
>>
>> Pihaknya berharap ada pelonggaran hukum untuk mengijinkan para ilmuwan
>> mencoba sel sperma ini agar bisa menghasilkan terapi yang efektif untuk
>> mengobati infertilitas.
>>
>
>
>
> 

Kirim email ke