Ini ada kejadian yang menarik kemaren minggu...

Minggu jam 9-an kemaren saya agak jalan jauh untuk nyari koran pagi, karena
yang dekat tempat tinggal saya kondisinya t u t u p.
Lewat di satu gang saya balik kanan karena gang-nya di portal dengan tanda
ada janur kuning. Saya aga menggerutu "loe kate ni jalan moyang loe, pake
ditutup segala!" Karena di dekat tempat tinggal saya, tradisi
"portal-memortal waktu ada acara udah dibilang TRADISI (adat kakurung ku
iga)". Memang saya lihat jarak kurang lebih 4-5 rumah di depan saya ada
tenda dan tratak untuk acara "RESEPSI". Kalo bahasa tagalognya
"BALANDONGAN".
Finnaly saya jalan agak muter hanya untuk beli koran pagi, walaupun itu ga
pagi lagi karena dah jam 9 lewat!
Singkat cerita, saya dapet tuh koran yang dimaksud dengan perjuangan rada
gede juga.

Sorenya kurang lebih jam 3-an saya lewat lagi ke gang tersebut untuk suatu
urusan.
Saya maksa lewat gang tsb karena itu bypast untuk jarak terdekat. Sampe di
mulut gang, saya heran knapa ni gang masih ditutup, bukannya udah kelar tuh
"PESTANYA". Ternyata di tengah jalan gang tersebut ada "BENDERA KUNING (kalo
putih meyerah)" dengan tanda *+* di tengahnya, juga ada tulisan "LELAYU".
Setelah saya sedikit perhatikan ternyata ada tenda & tratak tambahan dari
tratak & tenda tadi pagi. Dalam hati saya ngomong "Tuhan itu Maha adil dan
Selalu menampakan eksistensinya dan kekuasaanya dengan cara yang nyata dan
tidak disangka2, disatu sisi orang bahagia (pernikahan), dan tetangganya
merasa berduka (kematian)"
Yah.....memang walopun kita bertetangga dengan baik, pekerjaan kita sama,
yang dimakan kita adalah makanan yang tidak jauh berbeda, tapi tetap saja
nasib kita memiliki garis taqdir yang berbeda satu dengan yang lainnya.
Ketika kita diberi kebahagiaan oleh Allah SWT, maka kita jangan lupa bahwa
duka dan nestapa sudah siap didepan mata. Sehingga rasa syukur ketika kita
bahagia adalah pengingat akan adanya "ketidak-kekalan dunia" dan menyadari
bahwa kita tidak lupa diri, dan tabah ketika kita dirundung duka dan nestapa
"adalah obat untuk meneguhkan hati dan menebalkan iman kita".
Benar....kita harus percaya akan adanya "Qodo & Qodar" meski itu tidak
mengenakan.

Sungguh pengalaman yang berharga di akhir weekend ini.


*best regards*
*jangdede*
*claim-dept.*
*pt. iap semarang branch*

Kirim email ke