R.H.M. Musa Pecipta Tokoh Panji Wulung
Kamis, 16 Juli 2009 , 07:40:00

GARUT, (PRLM).- Panji Wulung yang selama ini diabadikan sebagai nama
ruas jalan di kawasan Kota Garut, merupakan tokoh dari "wawacan"
(novel), karangan Raden Haji Muhammad (R.H.M.) Musa, dari Penghulu
Limbangan (yang kemudian menjadi Kab. Garut.)

"Lelaki kelahiran 1822 tersebut, sebagai keturunan bangsawan karena
ayahnya berkedudukan Patih Kabupaten Limbangan, yang sejak kecil Musa
berangkat ke Mekkah sambil mempelajari agama Islam," ungkap pemerhati
sejarah dan pegawai Dinas Pariwisata setempat Warjita, kepada
"Antara".

Pada 1852, Musa diangkat menjadi Mantri Gudang namun tiga tahun
kemudian dijadikan "Hoofd" (Penghulu Besar) Kabupaten Limbangan, yang
juga sangat dikenal khalayak luas sebagai pengarang besar.  Musa juga
menjalin persahabatan sangat erat dengan K.F. Holle, pemilik
Perkebunan Teh Waspada di Cikajang, sehingga terjalin saling bertukar
pengalaman serta ilmu pengetahuan.

"Sehingga dari persahabatan itu, membuahkan hasil dalam upaya
meningkatkan sektor pertanian dan pendidikan di Kabupaten Garut,
karena itu Garut sempat menjadi daerah maju dan subur dibandingkan
wilayah Priangan lainnya," tutur Warjita.

Musa meninggal dunia pada 10 Agustus 1886 di Bogor, dengan
meninggalkan karya besar tulisannya antara lain wawacan Panji Wulung,
Wulangkrama, Wawacan Sacanala serta dongeng-dongeng "Pieunteungeun"
(yang patut diteladani). Selain dari itu, meninggalkan anak dan cucu
yang menjadi orang terkenal di Priangan, diantaranya R.A. Lasminingrat
sebagai tokoh pendidikan wanita serta Adipati Suria Karta Legawa
sebagai Bupati kelima Garut (1915-1929). (A-147)***

Cite: http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=87072

Kirim email ke