ya ampun sugan teh bener diganggu jurig heg teh aya penjelasan ilmiahna 
geuning. nuhun ah kana penjelasana kang..

salam 

-Nanink-




________________________________
From: Firman Juliansyah <[email protected]>
To: milis cipari <[email protected]>
Cc: [email protected]; [email protected]
Sent: Wed, October 14, 2009 9:09:43 AM
Subject: [Urang Sunda] Dicekek Eureup-Eureup

  
Dicekek eureup-eureup

Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? dont worry, 
anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya.

Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian 
ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa 
bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau 
kepala sekencang-kencangny a hingga seluruh tubuh bisa digerakkan 
kembali,biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah 
yang diasumsikan “ketindihan” makhluk halus orang sebagian besar orang.

Sleep Paralysis

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak 
napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak 
disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan 
serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau 
dua kali dalam hidupnya.

Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia 
rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. 
Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik 
hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami 
halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. 
Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.

Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old 
hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen 
rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, 
tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan 
hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Kurang Tidur

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, 
adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye 
movement (REM).

Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. 
Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap 
tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah 
mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak 
mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak 
tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah 
sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa 
bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini 
merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat 
dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja 
pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan 
tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep 
paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak 
tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur) , kecemasan, atau 
depresi.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai 
pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui 
penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan 
terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep 
paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi 
kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur 
dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam 
keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah 
posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli 
tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter 
akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. 
Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri 
ke dokter.

Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara

- Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back 
hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.

- Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh 
seseorang.

- Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai 
kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.

- Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian 
di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh 
orang itu untuk tinggal di alam mereka.

- Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya 
hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu 
sesak napas dan mati lemas.

- Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang 
orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.

- Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan 
mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.

- Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk 
Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh 
seseorang.

- Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata 
supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan 
sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk 
halus pada seseorang di saat tidur. 

- Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela 
(istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki 
orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus 
menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.

- Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon 
keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia 
di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali 
orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep 
paralysis.

Paul Tandi



Firman Juliansyah 

PT INDISMART KREATIF IDEA
Jl. Tubagus Ismail XVI No. 7, Bandung, Indonesia 40131 
T: +62 22 2503761 F: +62 22 2508155
Mobile: +62 81 320 656 905
Email : firman...@yahoo. com

http://www.indi- smart.com
http://www.asiabers ama.com/firmanju l Kunjungi utk Mendapat Tambahan 
Penghasilan 
http://facebook. com/firmanjul/
http://bozzetto. blogs.friendster .com/bozzetto/
http://ihavelyrics. blogspot. com/ 

   


      

Kirim email ke