Eleuh-euleuh... karunya euy...
imah nu aya di kanekes kaduruk
inpoh lengkepna mangga didieu
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/16/15322366/duh.rumah.dan.lumbung.padi.warga.baduy.terbakar
Duh, Rumah dan Lumbung Padi Warga Baduy Terbakar
Jumat, 16 Oktober 2009 | 15:32 WIB
LEBAK, KOMPAS.com — Warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, yang
menjadi korban
kebakaran, saat ini mengharapkan bantuan makanan karena harta benda dan
lumbung padi mereka musnah terbakar.
"Saya bingung hari ini tidak
bisa memasak nasi karena lumbung padi hangus terbakar," kata Saelan
(40), seorang korban kebakaran, warga Kaduketug, Kecamatan Leuwidamar,
Lebak, Jumat (16/10).
Ratusan rumah di kawasan suku Baduy di
Kaduketug, Desa Kanekes, habis dilalap pada Jumat pagi. Api berasal
dari tungku di dapur sebuah rumah yang ditinggal penghuninya.
Saelan
mengatakan, lumbung padi dan perabotan rumah tangga miliknya hangus
terbakar, bahkan dirinya dan keluarga kini tinggal di rumah tetangga
yang selamat dari amukan si jago merah.
Saat ini, kata dia,
korban kebakaran sangat membutuhkan bantuan makanan, pakaian, dan
selimut. Selain itu juga obat-obatan karena khawatir terserang berbagai
penyakit pascakebakaran.
"Sampai saat ini kami belum menerima bantuan," katanya.
Hal
senada diungkapkan Saedi (55). Dia sangat berharap pemerintah daerah
segera menyalurkan bantuan makanan. Saat ini pihaknya merasa bingung
karena yang tersisa hanya pakaian yang melekat di badan.
"Semua isi rumah dan lumbung padi hangus terbakar," katanya.
Sarpin,
Sekertaris Desa Kanekes, Leuwidamar, mengatakan, pihaknya saat ini
masih melakukan pendataan korban kebakaran untuk mendapat bantuan dari
pemerintah daerah ataupun dermawan.
Menurut dia, kebakaran di
kawasan Baduy sering terjadi karena untuk keperluan memasak sehari-hari
mereka menggunakan kayu bakar. Biasanya, kayu bakar itu disimpan di
atas tungku agar cepat kering.
"Selama setahun ini sudah beberapa kali terjadi kebakaran," katanya.
Dia
menambahkan, saat ini jumlah rumah yang hangus terbakar tercatat
sebanyak 113 rumah dan diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan
juta rupiah.
"Selain rumah, lumbung padi juga musnah terbakar," ujar Sarpin.
Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
http://id.answers.yahoo.com