200 Keluarga di Cimangkok Sulit Akses Listrik KOMPAS/LUCKY PRANSISKA<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/27/15310792/200.Keluarga.di.Cimangkok.Sulit.Akses.Listrik#> Ilustrasi PLN *Artikel Terkait:*
- Pemadaman Listrik Sangat Mengganggu Rumah Sakit<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/27/15181442/pemadaman.listrik.sangat.mengganggu.rumah.sakit> - Mahasiswa Menuntut PLN Lebih Profesional<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/27/14571478/mahasiswa.menuntut.pln.lebih.profesional> - Listrik Jadi Fokus Menteri ESDM<http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/27/14431310/listrik.jadi.fokus.menteri.esdm> - Lagu Lama Byarpet Listrik <http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/27/07114653/lagu.lama.byarpet.listrik.> Selasa, 27 Oktober 2009 | 15:31 WIB *Laporan wartawan KOMPAS Agustinus Handoko* *SUKABUMI, KOMPAS.com* - Listrik masih menjadi energi yang sulit diakses 200 keluarga di Kampung Tegalsereh, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Hingga kini, mereka belum mendapatkan jaringan dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Ketua RW 08 Tegalsereh, Cece Mukti, mengatakan, sudah bertahun-tahun warga mengusulkan agar jaringan listrik bisa masuk. "Padahal, kampung-kampung sebelah sudah masuk listrik," kata Cece. Sebagian warga mendapat sambungan listrik dari kampung-kampung terdekat yang berjarak antara 500 meter hingga 1 kilometer. Mereka harus membeli sendiri kabel yang harganya mencapai Rp 2.200 per meter. Namun, ada sekitar 60 keluarga yang sama sekali tak mendapatkan aliran listrik karena tidak mampu membeli kabel. -- Aldo Desatura ® & © ================ Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata

