mudah2an we teu di Korup biaya pembangunanana, cilaka mung nepi ka jadian di
korup mah bisa longsor diditu didiyeu
Kereta Supercepat Jakarta-Cirebon-Bandung Hadir Tidak Lama
Lagi<http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.149289.html>2010-01-06
16:50:41 -
*Jakarta* -
Sejarah baru akan diukir Indonesia. Tidak lama lagi Indonesia akan memiliki
kereta supercepat yang akan mengambil rute Jakarta-Cirebon-Bandung sepanjang
357 KM. Memorandum of Agreement (MoA) tentang proyek bernilai US$ 3 miliar
ini telah ditandatangani di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Bila impian ini jadi kenyataan, maka Indonesia atau Jawa Barat akan tercatat
dalam sejarah menjadi tempat pertama di dunia bagi beroperasinya moda
transportasi yang super canggih ini. Kereta supercepat ini akan mengalahkan
kecepatan dan kecanggihan *shinkansen, bullet train dari
Jepang<http://www.detiknews.com/read/2009/10/26/084802/1228311/10/merasakan-kereta-peluru-shinkansen>
*, maupun *kereta supercepat di Paris,
Prancis<http://www.detiknews.com/read/2008/06/02/074938/948613/10/kereta-supercepat-tgv-muahal-tapi-uenak>.
*

Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (6/1/2010), KJRI Los Angeles
memenuhi undangan CAEDZ (The Eco Synesis Group) pada tanggal 4 Januari 2010
di Los Angeles untuk menyaksikan penandatangan MoA beberapa konsorsium
perusahaan di AS untuk Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH). KJRI
Los Angeles diwakili oleh Konsul Ekonomi Edi Suharto dan Pejabat Promosi
Investasi Los Angeles, Heldy S. Putera.

Penandatangan MoA proyek US$ 3 miliar yang berupa pembangunan kereta super
cepat dan ramah lingkungan Jakarta-Cirebon-Bandung sepanjang 357 km tersebut
merupakan penandatanganan lanjutan dari penandatanganan awal yang dilakukan
oleh beberapa konsorsium di Kuala Lumpur tanggal 1 Desember 2009.

Hadir dalam kesempatan acara yang difasilitasi oleh CAEDZ tersebut 20 orang
pengusaha dari beberapa perusahaan yang tergabung dalam konsorsium seperti
Aqua PhyD (California), Inc, McGladrey & Pullen (California), The Interstate
Traveller Company LLC (Detroit) dan Copernicus International (California).
eCompass Group diharapkan akan menandatangani MoA hari selanjutnya yakni
tanggal 5 Januari 2010.

Dengan penandatanganan MoA tersebut, seluruh konsorsium yang terdiri dari 15
perusahaan telah menandatangani MoA dimaksud. Kelima belas perusahaan yang
tergabung dalam konsorsium tersebut terdiri dari Aon Risk Service Inc,
Aqua-PhyD Inc, Aruna Solutions, Asian Energy Limited, Tricap Group,
Copernicus International, eCompass Group, Fidelity National Financial,
Global Green Management, McGladry & Pullen, Modular Integrated Technologies,
Obermeyer Planen+Beraten, Pembinaan Aktif Gemilang, The Interstate Traveller
Company, dan Tum Geotechnical Research.

Menurut Marjorie Hoeh, Director for Investment, Finance and Business
Development CAEDZ, proyek tersebut merupakan salah satu proyek dari sejumlah
proyek Pembangunan Koridor Ekonomi Jawa Barat yang mencakup wilayah Bandung,
Sumedang,  Majalengka dan Cirebon atau seluas 7.200 km2 atau kurang lebih
seluas Silicon Valley di California (6,539 km2). Keseluruhan proyek yang
bernilai US$ 500 miliar tersebut di dalamnya termasuk rencana pembuatan
Lapangan Terbang Internasional di Kertajati, Majalengka  dan pembangunan
serta pengembangan Pelabuhan laut Internasional di Cirebon.

Terkait time table Proyek H2RSH, Marjorie Hoeh menyampaikan bahwa
feasibility study proyek tersebut akan mulai dilakukan pada tanggal 11
Januari 2010 yang akan berlangsung selama 90 hari. Setelah itu bila
diputuskan feasible, proyek akan mulai dikerjakan dan dalam kurun waktu
kurang lebih dua tahun kereta super cepat tersebut sudah akan mulai
beroperasi.

"Bila time table ini berjalan sesuai perencanaan, maka Jawa Barat atau
Indonesia akan tercatat dalam sejarah menjadi tempat pertama di dunia bagi
beroperasinya moda transportasi yang super canggih ini," kata Edi Suharto.

Menurut Edi, dalam tayangan video digambarkan bagaimana moda transportasi
modern tersebut beroperasi dan memberi keuntungan/keunggulan jika
dibandingkan dengan moda generasi sebelumnya seperti shinkansen (bullet
train dari Jepang). Keuntungan tersebut antara lain terkait biaya konstruksi
yang lebih murah (US$ 10 juta/mil sedangkan moda konvensional sampai US$ 36
juta/mil), break event point diperkirakan hanya 2 tahun sedangkan moda
konvensional sekitar 50 tahun, berbeda dengan moda konvensional yang hanya
mengangkut orang moda transportasi baru tersebut juga dapat dipergunakan
untuk mengangkut barang (freights dan automobiles).

H2RSH juga memberikan alternatif transportasi yang efektif mengingat dapat
beroperasi pada kecepatan yang lebih cepat sehingga diperkirakan dapat
menghemat waktu ke tempat tujuan. Selain itu, H2RSH memberikan kentungan
ekonomis dikarenakan selain berfungsi sebagai moda transportasi dapat
menghasilkan energi yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan energi
daerah tertentu, seperti tenaga listrik, air bersih, dan lain-lain. Luar
biasa!

* (asy/nrl)


*
-- 
Aldo Desatura ® & ©
================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata

Kirim email ke