Bilih aya nu teu kabujeng browsing DetikNews, ieu aya wawancara anakna Osama 
Bin Laden jeung ABC News (tangtu we media barat):

Jumat, 12/02/2010 04:49 WIB
Peringatan Putra Osama: Pengikut Ayah Banyak yang Lebih Jahat!
Laurencius Simanjuntak - detikNews
 
 Washington - Putra Osama Bin Laden, Omar Bin Laden, memperingatkan jika 
ayahnya tewas terbunuh, maka pengganti pemimpin Al Qaeda kemungkinan akan jauh 
lebih jahat. Menurut Omar, ayahnya adalah yang paling baik di antara anggota Al 
Qaeda.

"Dari apa yang saya tahu tentang ayah saya dan orang di sekitarnya, saya yakin 
ayah adalah yang paling baik, karena yang lain banyak (tak terhitung) yang 
lebih jahat," kata Omar bin Laden dalam wawancara dengan ABC News, seperti 
dikutip dari AFP, Kamis (12/2/2010).

"Mentalitas mereka ingin membuat lebih banyak kekerasan, untuk menciptakan 
lebih banyak masalah," imbuh Omar.

Omar, yang menulis buku tentang pengalamannya 'Growing Up Bin Laden', 
mengatakan dia dan saudarnya laki-laki berpisah dengan Osama ketika ayahnya 
mendorong mereka menjadi pembom bunuh diri.

"Kami sangat syok. Mengapa ayah kami mengatakan hal seperti ini kepada kami? 
Setelah kami pergi, kami hanya bisa memperbincangkannya, dan berkata ini tidak 
akan pernah terjadi. Ini bukan jalan kami," katanya.

Osama, yang tak kedengaran kabarnya setelah mendalangi penyerangan 11 September 
di AS, belakangan memecah kesunyian lewat pesan suara yang memuji Umar Farouk 
Abdulmutallab. Farouk adalah orang nigeria yang dituduh dalam usaha peledakan 
pesawat Northwest Airlines di AS pada Hari Natal tahun lalu.
 
Dalam wawancara, Omar bin Laden mengkritik pesan ayahnya tersebut.

"Menyerang orang yang damai adalah tidak adil, tidak dapat diterima. Jika kamu 
mempunyai problem dengan tentara atau pemerintah, kamu seharusnya memerangi 
mereka. Ini adalah yang saya temukan dan tidak bisa saya terima dari jalan ayah 
saya," jelas Omar.

"Ayah saya seharusnya mengirimkan surat kepada orang-orang seperti ini, untuk 
setidaknya mereka tidak menyerang penduduk sipil," kata Omar.

Ditanya apakah ada sesuatu hal yang ayahnya suka tentang AS, Omar menjawab, 
"Senjatanya, tidak ada yang lain."
(lrn/fiq) 


Kirim email ke