Hapunten yeuh asa anu nyebut-nyebut uing ieu teh...bari di pakuat-pakaitkeun eujeung kang Roy deuih....
2010/3/4 [email protected] <[email protected]> > > > Kang hadi,moal lepat eta mah teguran ti GUSTI ALLAH.... Picontoeun ka urang > sadayana,anjeunna paling reuseup pisan ngaboleker keun aib batur sareng > ngaraos pisan katurunan raden tumenggung anu pasti na keudah langkung sopan > jeung tertib tibatan jalma biasa.kari-kari ayeuna milampah jiga kalakuan > budak angon nu keur leleson handapeun tangkal jengkol di pasir embah kampung > pun nini di banjaran.... Heuheuyy deudeuh!!! Hhuuuuhhhh!!! > > > Terkirim dari telepon Nokia saya > -----Pesan Asli----- > Dari: hadi darajat > Terkirim: 04-03-2010 11.09.20 > Subjek: [Urang Sunda] Roy Suryo Ngorong, he....he.... > > Roy Suryo, Pansus Century dan (Maaf) Upil > > Foto : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=176504578#post176504578 > > Roy Suryo menjadi cerita tersendiri di tengah panasnya pembahasan kasus > Century > VIVAnews - Di tengah drama rapat paripurna DPR tentang > kasus Century, politisi Fraksi Partai Demokrat Roy Suryo muncul menjadi > cerita tersendiri. Selama persidangan, polah dosen komunikasi > Universitas Gadjah Mada ini tak hanya kerap disorot kamera televisi, > bahkan ramai digunjingkan di berbagai milis, Facebook, dan Twitter. > > Kisah > dimulai pada Selasa 2 Maret 2010, saat DPR menggelar sidang pembacaan > hasil kerja Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century. Ketua Panitia > Khusus Idrus Marham membacakan laporan hasil kerja mereka selama dua > bulan itu. Pada awalnya, sidang berlangsung tenang dan khidmat. Namun, > saat Idrus membacakan opsi C yang ditawarkan lima partai, kegaduhan > dimulai. > > Saat > Idrus menyebutkan sejumlah nama yang dipersalahkan, tiba-tiba dari > kursi anggota Dewan terdengar teriakan ‘huuuu...!’ melalui mikrofon. > Keras juga bunyinya. > > Kamera-kamera TV langsung berputar, > mencari sumber suara ribut itu. Dan apes buat Roy Suryo. Sebuah kamera > yang mengarah ke area tempat duduk Fraksi Partai Demokrat, menangkapnya > ‘basah’ persis ketika ia sedang meneriakkan ‘huuuu...!’ sembari > tersenyum-senyum. Lebih apes lagi, politisi bangsawan ini--yang tak > pernah luput mencantumkan gelar KRMT (Kanjeng Raden Mas Tumenggung) di > depan namanya--juga terekam sedang asyik, maaf, mengupil sembari > memegangi mikrofon. > > Insiden ‘huuu’ itu mengundang interupsi dari > anggota Dewan yang lain. Mereka protes terhadap pemimpin sidang. > Sebagian di antaranya, balik meneriaki ‘huuuu...!’ > > Kisruh. > > Kepada > VIVAnews, Roy menjelaskan soal peristiwa itu. "Padahal, bukan saya > satu-satunya yang berteriak ‘huuuu...!’ Ada enam atau tujuh lainnya, > tapi entah mengapa saya terus yang disorot." > > Gambar ‘Roy > mengupil’ tak pelak langsung ramai beredar di Facebook dan Twitter. > Kebetulan, ‘pakar telematika’ ini punya banyak ‘fans’ di dunia maya. > Komentar pun berseliweran dari segala penjuru. Sejumlah di antaranya > cukup memerahkan kuping. > > "Kader Demokrat kok jadi banyak yang > jadi news maker begini. Setelah Ruhut Sitompul, sekarang Roy Suryo > ...bikin malu dewan pembinanya," demikian bunyi salah satu tweet pedas > yang beredar. > > Roy Suryo sendiri menyatakan tindakannya itu > manusiawi dan normal saja. "Memangnya salah orang melakukan aktivitas > seperti itu?" Ia balik bertanya, saat diwawancarai VIVAnews. "Mungkin > kamerawati TV itu terlalu cinta kepada saya," katanya sembari tergelak. > > Roy > menjelaskan tindakannya itu adalah aspirasi pribadi dan tak mewakili > sikap Partai Demokrat. "Perlu diingat, dalam rapat paripurna di hari > berikutnya, saya secara ksatria mengakui itu," katanya. "Saya yang > pertama meminta maaf jika ada yang tidak berkenan dan saya mengusulkan > rapat paripurna dimulai dengan berdoa supaya lancar." > > Pada rapat > paripurna 3 Maret 2010, melalui pemungutan suara mayoritas anggota DPR > akhirnya memutuskan proses bail out Bank Century bermasalah. Fraksi > Demokrat kalah suara. > > sumber: vivanews.com > > >

