Nyogok gegeden di nagara sorangan, jelas salah. Tapi kumaha lamun pausaahaan di 
nagara urang nyogok gegeden di nagara batur? Salah henteu? Ah nya duka teuing. 
Tapi di Amerika jeung sabagean nagara Eropa Barat, pausahaan2 nu domisilina di 
nagara2 eta, bisa dihukum, lamun nyogok ka gegeden nagara sejen supaya meunang 
proyek/ barangna dibeuli. Contona wartos dihandap ieu:


Kamis, 25/03/2010 11:31 WIB
Daimler Suap Pejabat Indonesia Dengan Kado Pernikahan
Dadan Kuswaraharja - detikNews
 
Reuters Jakarta - Perusahaan mobil Daimler yang memproduksi Mercedes Benz 
tengah terbelit kasus penyuapan pejabat yang dilakukan di sejumlah negara. 
Pejabat di Indonesia disebut-sebut ikut kecipratan uang dari Daimler.

Data mengejutkan ini dikeluarkan oleh US Department of Justice (Depkum HAM AS). 
Daimler dituntut di AS atas praktek penyuapan di 22 negara untuk mendapatkan 
proyek dari pemerintah setempat.

Seperti dikutip AFP, Kamis (25/3/2010) dalam dokumen pengadilan Washington, 
Daimler dituding membayar sekitar US$ 41.000 (Rp 373 juta) untuk membayar 
keanggotaan klub golf, hadiah pernikahan dan lainnya bagi pejabat Indonesia

Hal itu dilakukan Daimler untuk pengamanan kontrak bisnis di Indonesia. Daimler 
melakukan pembayaran ini lewat pihak ketiga.

Selain Indonesia, pejabat negara yang diduga mendapatkan suap dari Daimler 
adalah  pejabat di China senilai 4 juta euro antara lain berupa hadiah liburan. 
Daimler juga menyuap para pejabat antara lain di Kroasia, Mesir, Yunani, Irak, 
Nigeria, Rusia, Serbia dan Montenegro, Thailand, Turki.

Bahkan di Turkmenistan, Daimler memberi hadiah ulang tahun seorang pejabat 
yaitu sebuah Mercedes-Benz S Class anti peluru senilai US$ 300.000. Kasus suap 
ini terjadi dalam rentang tahun 1998-2008

(fay/nrl) 

Kirim email ke