Inalilahiwainalilahirojiun....
Ngirng bela sungkawa mugia nu ngantunkeun di tampi iman islamna kitu deui nu di 
kantun mugia dipaparinan kasabaran sareng katabahan amin..

  ----- Original Message ----- 
  From: hadi darajat 
  To: [email protected] ; [email protected] 
  Sent: Tuesday, March 30, 2010 8:29 AM
  Subject: [Urang Sunda] Yan Asmi De’Bodor Ngantunkeun


    
        Inalilahiwainalilahirojiun....

        UYAN Suryana bin Dodo Sukardi atau kerap disapa Kang Yan Asmi De’Bodor, 
Senin (29/3) dini hari mengembuskan napas terakhirnya. Pelawak asal Sukabumi 
itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin Kota Sukabumi. 
Pelawak yang menderita penyakit lever kronis sejak lama itu sempat tidak 
sadarkan diri pada Minggu (28/3) sore, sebelum dilarikan ke rumah sakit untuk 
memperoleh penanganan medis.

        Selain menderita lever, Yan Asmi juga menderita vertigo. Karena 
penyakit yang dideritanya, personel De`Bodor itu harus dirawat selama sebulan. 
Saat mendapat penanganan medis di ruangan unit gawat darurat (UGD), kondisi Yan 
Asmi terus menurun hingga mengembuskan napas terakhirnya. Yan Asmi sempat 
bertahan dengan memperoleh penanganan medis selama delapan jam di ruangan UGD.

        ”Papa sempat dilarikan ke rumah sakit setelah azan Magrib dalam kondisi 
tidak sadarkan diri. Tim dokter langsung menangani kesehatannya yang terus 
menurun. Walaupun para dokter  telah berusaha maksimal,  Allah SWT berkehendak 
lain. Papa meninggalkan kami semua untuk selama-lamanya. Papa mengembuskan 
napasnya Senin dini hari dalam usia 51 tahun,” kata anak ketiga Yan Asmi,  Para 
Adhi Darma kepada ”PR”, Senin (29/3).

        Pelawak yang satu ini selain konsisten dalam profesinya bersama dua 
rekannya, Abah Us Us dan Mang Kusye, juga  kerap terlibat dalam berbagai 
kegiatan sosial dan lingkungan hidup. Karena kecintaan terhadap lingkungan 
hidup, Yan Asmi sempat mendirikan sebuah organisasi yang peduli terhadap 
lingkungan, yang diberi nama Penduduk Peduli Lingkungan (Pepeling) yang 
langsung diketuainya. Karena jasanya terhadap lingkungan, Kantor Kementerian 
Lingkungan Hidup (KLH) di Jakarta sempat memberikan penghargaan kepada pelawak 
asal Sukabumi itu.

        Penghargaan tersebut diberikan pada 1997  lalu oleh KLH atas nama 
pemerintah Republik Indonesia kepadanya.  ”Papa selalu menekankan kepada kami 
semua untuk mencintai lingkungan. Minimal  yang ada di sekitar lingkungan 
rumah,” katanya.

        Program lingkungan

        Begitu juga konsistensi terhadap sejumlah program  lingkungan masih 
terus membara dalam hatinya. Setelah dirawat di rumah sakit karena vertigo, Yan 
Asmi kembali meluncurkan berbagai program terkait dengan lingkungan hidup. Dia 
sama sekali tidak menghiraukan kondisi kesehatan yang terus menurun. Bahkan, 
beberapa pekan sebelum mengembuskan napas terakhirnya, cita-cita untuk 
mendukung program lingkungan hidup tersebut telah direalisasikan. Salah satunya 
ingin memberdayakan lingkungan hidup dengan melibatkan keberadaan pesantren.

        Kepergian Yan Asmi tidak hanya dirasakan istrinya, Ny. Eli Yulia (49) 
dan kelima anaknya. Bupati Sukabumi Sukmawijaya dan Wakil  Bupati Marwan 
Hammami terlihat membaur dengan warga untuk melepas kepergiannya. Sebelum 
dimakamkan di kompleks pemakaman warga di Pemakaman Nyangkowek, jenazahnya 
disalatkan di Masjid Al-Hurriyah yang berada di depan rumahnya.

        ”Ada satu cita-cita yang belum direalisasikannya, yakni ingin 
mendirikan satu organisasi yang anggotanya terdiri atas para seniman asal  
Sukabumi. Kehadiran organisasi tersebut dinilainya sangat penting, karena 
banyak seniman asal daerah yang berhasil di luar daerah dapat diberdayakan 
untuk membangun Sukabumi,” kata salah seorang seniman daerah, Mang Kusnadi.

        Rekan segrup Yan Asmi di De’Bodor, Abah Us Us, tak bisa melupakan 
cerita kecocokannya dengan almarhum yang seolah-olah terbangun sejak Yan Asmi 
belum lahir. ”Almarhum dulu pernah cerita, sang ibu yang sedang mengandungnya 
dan bukan sengaja menunda-nunda ke rumah sakit untuk melahirkan. Alasannya, 
karena tak mau ketinggalan menyaksikan film saya ’Gembira Ria’ di televisi. 
Baru keesokan harinya Yan lahir dan nyatanya saat menjelang dewasa justru 
menjadi rekan segrup,” tutur Abah Us Us.    (Ahmad Rayadie/Riesty 
Yusnilaningsih/”PR”)*** 

        sumber: pikiran-rakyat.com









        Hadi Darajat 
        Art Director

        P. +62 251 4767120 ( FLEXI )
        M. +62 8157120873 
        E. [email protected] 
        Blog: http://jeihanrekagrafis.blogspot.com/




        Fresh Think About Creativity  

       



  =======================================
Your Messages Has Been Scan with Telkom
Mail Security
======================================= 
==============================================
Flexi ngROOMpi :
Ngobrol bareng teman pake flexi ngROOMpi kapan aja, dari mana aja
se-Indonesia Rp 49/Menit. Caranya: call *55*nomor-room ( nomor
room 1 s/d 9999 ).

Flexi Chatting :
Buat yg suka Chatting, dapatkan HP Chatting Cuma Rp 299rb bisa YM,
GTalk, Flexi Messenger sepuasnya Rp 2000/Mg & akses Facebook /
Twitter masing2 Rp 1000/Mg.
==============================================
                This Email Has been Scanned  by Anti Virus
==============================================

Kirim email ke