http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/25/03595430/batik.priangan.kaya.rag am.hias
Batik Priangan Kaya Ragam Hias Selasa, 25 Mei 2010 | 03:59 WIB JAKARTA, KOMPAS - Batik Priangan dinilai sangat khas karena ragam hiasnya yang kaya. Berbagai peristiwa sejarah, keadaan alam, dan tata nilai sosial-budaya menjadi sumber inspirasi para pembatik Priangan. Demikian terungkap dalam peluncuran buku The Dancing Peacock, Colours and Motifs of Priangan Batik oleh Didit Pradito, Herman Jusuf, dan Saftiyaningsih Ken Atik (Penerbit PT Gramedia, Jakarta, 2010), Senin (24/5) di Bentara Budaya Jakarta. Ketiga penulis buku tersebut juga tampil pada acara gelar wicara (talk show). Batik Priangan adalah istilah yang digunakan untuk memberikan identitas pada berbagai batik yang dihasilkan dan berlangsung di Priangan, daerah di Jawa Barat dan Banten yang penduduknya berbahasa dan berbudaya Sunda. Mencakup antara lain wilayah kota dan kabupaten Cianjur, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis. Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis merupakan daerah-daerah sisa keberadaan tradisi seni kriya batik Priangan masih terlacak. Didit Pradito mengatakan, batik Priangan dalam perkembangan dan penyebarannya terjadi proses saling memengaruhi di antara batik sejumlah daerah. Hasilnya dapat terlihat dalam karakter penggambaran motif yang mengandung makna simbolik, yang merupakan akulturasi dari berbagai bentuk yang berasal dari alam, flora, fauna, ataupun aneka peristiwa. Saftiyaningsih Ken Atik mengatakan, pada masa jayanya tahun 1960-an sampai 1980-an, Ciamis memiliki dan menghasilkan kain batik dengan kualitas baik. Bahkan, tahun 1939 sudah ada Koperasi Rukun Batik, yang menghimpun 421 perajin dari 1.200 pembatik. Herman Jusuf yang membahas batik Garut mengatakan, pembuatan batik tulis Garut tidak sehalus batik Solo atau batik Yogyakarta, yang lebih rinci mengolah isen-isen batiknya. "Walaupun demikian, keahlian para pembatik dalam menangkap beragam peristiwa dengan memadukan warna lembut menjadikan batik Garut tampak unik dan indah," ujarnya. (NAL)

