Mbak Tri orang PKS ya? :-) Kalau pake mungkin, mungkin saja kalimat tersebut kurang lengkap.. Kurangnya: karir di bidang partai (maksudnya menuju jenjang DPR(D).. :-p
CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 12/22/06, Tri Budi Lestyaningsih (Ning) <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Wah, apa benar kejadiannya seperti di bawah ? > "Mereka yang ingin karirnya naik diwajibkan ikut pengajian PKS." > > Kalau ya, saudara-saudara kita di PKS harus di feedback tuh. Sayang > sekali... Nanti mentalitas peserta kajian akan jauh menurun, karena jadi > bukan lilLaahi ta'ala lagi ngajinya. Kayanya ada teman-teman PKS juga > deh di milist ini. Mungkin kalau difeedback dari internal bisa lebih > baik penerimaan dan koreksi-nya. Insya Allah. > > Mohon maaf kalau ada salah. > Wassalaam, > -Ning > > > -----Original Message----- > From: [email protected] <wanita-muslimah%40yahoogroups.com> > [mailto:[email protected]<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>] > On Behalf Of Ari Condro > Sent: Friday, December 22, 2006 10:58 AM > To: [EMAIL PROTECTED] <smatn%40yahoogroups.com> > Subject: [wanita-muslimah] Fraksi PKS DPRD Depok diingatkan untuk tidak > memaksakan ideologi partai > > 1. cara baru partai kita sekarang ini mirip dengan gaya MI -mental > ideologi di jaman pak harto yah .... :p > > 2. bahkan yg islam tradisional pun ikut ikut mengadopsi cara beginian, > kakak saya kerja di aut*20** di mlg, oleh supervisornya diwajibkan ikut > istighotsah seminggu sekali, trus buat keluarga, diwajibkan ikut sebulan > sekali. huehehehhe > > === > DEPOK, KOMPAS--Fraksi PKS DPRD Depok diingatkan untuk tidak memaksakan > ideologi partai dalam birokrasi pemerintahan. Hal ini diingatkan > Hasbullah Rachmad, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Depok, > Senin (18/12). > > Hasbullah memberi contoh, pengajian rutin yang dibawakan guru ngaji dari > Fraksi PKS di kalangan birokrasi Pemkot Depok salah satu contoh. "Mereka > yang ingin karirnya naik diwajibkan ikut pengajian PKS. Itu benar-benar > terjadi," kata Hasbullah. > > Langkah yang dilakukan Nur Mahmudi dan Fraksi PKS ini, menurut > Hasbullah, sangat meresahkan pegawai Pemkot Depok. > > Hasbullah mengatakan, seandainya dia wali kota, dia tidak perlu > menggelar pengajian semacam itu. "Saya cukup lakukan kontrak politik > dengan pejabat dinas. Misalnya bisa nggak menerbitkan IMB dalam waktu > seminggu? Kalau tak mampu, ya kita ganti. Itu untu tingkatkan layanan > masyarakat," jelas Hasbullah. > [Non-text portions of this message have been removed]
