----- Original Message ----- 
From: "Dwi Soegardi" <soega...@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Sunday, March 14, 2010 09:56
Subject: Re: [wanita-muslimah] Hadits ttg Kencing Unta Sebagai Obat


hehe,
mestinya pihak yang mendukung ini yang melakukan pencarian
dan penelitian ilmiah, ..... burden of proof ada pada Abah.

tapi kalo lihat gelagatnya,
seperti menolak hasil penelitian yang dipublikasikan di medline
tentang kondom,
sampai sekarang tidak ada referensi tentang Cousteau,
###################################################
HMNA:
Referensi yang pakai untuk Cousteau adalah data sekunder. Apa data sekunder 
tidak bisa dianggap referensi. Misalnya Gurita Cikeas referensinya adalah 
data sekunder. Bukan tidak lazim yang mau doktor bikin penelitian bertolak 
dari data sekunder. Saya merasa tidak punya beban utk membuktikan (burden of 
proof) karena saya tidak berminat untuk membuat penelitian yang bertolak 
dari data sekunder tsb. Sebagai analogi hasil penyelidikan opsi C Pansus, 
menjadi titik tolak penyidikan oleh KPK.
###################################################
saya juga tidak yakin referensi lalat ini akan pernah diketemukan.



2010/3/13 Ari Condro <masar...@gmail.com>:
> mau nyari di proquest, atau science direct, atau jstor, udah keburu males,
> secara di google scholar juga ndak ada. lagian kudu ke kampus, kalau mau
> conncet dengan elsevier, science direct atau jstor, hehehe :))
>
> mas dwi, barangkali ?
>
>
> salam,
> Ari
>
>
> 2010/3/14 Dwi Soegardi <soega...@gmail.com>
>
>>
>>
>> kata kunci yang bisa dicari misalnya dari kalimat ini:
>>
>> "Perihal lalat dipelajari oleh Prof. Brefild tahun 1871. Ilmuwan
>> Jerman dari Universitas Hall ini menemukan bahwa
>> dalam badan lalat terdapat mikrab-mikrab sejenis Fitriat yang diberi nama
>> Ambaza Mouski dari golongan Antomofterali"
>>
>> Prof Brefild (hanya satu nama?)
>> Universitas Hall (tampaknya Halle University, uni-halle.de)
>> fitriat
>> ambaza mouski
>> antomofterali
>>
>> coba Anda masukkan kata2 kunci tersebut ke google,
>> semuanya akan mengeluarkan hasil yang merujuk ke penelitian lalat ini
>> yang berkaitan dengan hadis lalat.
>> Masak semua salah mengutip nama universitas?
>> Ini menunjukkan bahwa sumber artikel2 yang didapat google
>> tampaknya dari satu sumber, dan kalau satu sumber ini hoax,
>> dipastikan hoax beranak-pinak.
>> Dalam bahasa apapun, semuanya sama! 

Kirim email ke