Saya setuju kalau kita tidak boleh taqlid, tapi juga tidak boleh 
negluyur.artinya semua ditelan. A'rif al-Haq ta'rif bih al-Rijal (kenali dulu 
yang benar baru dengan kebenaran itu kita mengenal tokoh). krne Islam pada 
prinsipnya bukan buatan seorang tokoh. kasus berjilbab (nutup aurat) gak ada 
hubungannya dengan asas negara Islam atau Tidak, yang jelas apakah seorang itu 
muslim atau tidak. krn dalam al-Quran tertera denga   jelas bagaimana wajibnya 
menutup aurat.(surat al-Ahzab dan al-Nur). dalam sirah nabawiyah (rakhikul 
makhtum, fiqh al-sirah al-Nabawiya  syeikh ramadhan al-buthi dll) menatakan 
bahwa ketika ayat hijab ini turun, maka sabiyah ketika itu yg sedang dijalan 
langsung berlindung di phon2 kurma untuk menutupi aurta mereka dari laki-laki 
yang bukan mahramnya. bagaiman dengan kita ? masih berdebat teruss!





________________________________
From: Achmad Chodjim <chod...@gmail.com>
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Sun, March 14, 2010 9:0 al-05:55 PM
Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG

  
Lho..., bagaimana Sdr. Ismail tetap mengatakan saya khilaf. Bukankah pada 
penjelasan saya itu telah saya ambilkan keterangan dari para mufassir agung? 
Jadi, ayat tentang Zaid dan Zainab itu telah dijelaskan secara kuat oleh 4 
mufassir besar. Di sini Sdr. Ismail itu kentara sekali seorang ashshabiyyah 
alias pecinta golongan, yang malah dilarang oleh Rasulullah.

Itu yang saya sebut Sdr. Ismail itu meniru Fir'aun. Saudara minta maaf di akhir 
tulisan tidak menjadi penjelas bahwa Saudara orang baik kalau di awal tulisan 
saja telah berlaku debat kusir dengan langsung menyalahkan lawan diskusi.

Meski sebagian besar ulama memandang jilbab seperti yang Sdr. Ismail sebutkan, 
tidak berarti itu yang benar. Oleh karena itu, perihal jilbab yang menutup 
aurat itu tetap menjadi perdebatan panjang sejak awal dan diperdebatkan oleh 
ulama-ulama besar,  termasuk para ulama besar di Universitas Al-Azhar (syekh 
agung di Al-Azhar).

Tahukah Sdr. Ismail, bahwa Syekh Besar Azhar al-Marhum Syekh Tantawi berfatwa 
bahwa jilbab+kerudung tidak wajib di negara-negara yang tidak berlandaskan 
hukum Islam.

Sdr. Ismail mengatakan saya menghindari peraturan Allah tentang menutup aurat. 
Saudara berdusta besar! Tak ada pernyataan dari saya demikian. Koq pendusta sih 
Sdr. Ismail?

Akui saja, bila saudara tak mengerti sepenuhnya tentang aurat dan jilbab itu. 
Jangan ilmu dari taqlid digunakan untuk menyalahkan orang! Sekali lagi, jangan 
taqlid buta dan hanya membuka mata pada ulama-ulama golongan Anda saja.

Memperolok koq disamakan nasehat. Beda..., beda jauh. Pembaca bisa membedakan 
olok-olok dan nasehat.

Wassalam,

chodjim

----- Original Message ----- 
From: istiaji sutopo 
To: wanita-muslimah@ yahoogroups. com 
Cc: ujungblangutama@ gmail.com 
Sent: Sunday, March 14, 2010 4:29 PM
Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG

ISMAIL - 100306 - Assalaamu’alaikum wr. wb.

Bismillahir rahmaanir rahiim, Allahumma
shalli ‘alaa Sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad.

Semoga Allah SWT.segera
membukakan pintu hidayah yang lebih benar kepada mas Chojim. Dan kesejahteraan
dilimpahkan pada semua anggota forum wanita muslimah.

1.       Sekali lagi mungkin anda khilaf. Meski
ayat2 Al Qur’an             kadang2
berlaku untuk suatu kasus / scenario 
Al Qur’an.   Tetapi Al Qur’an
tidak hanya cerita terus selesai            begitu
saja tanpa makna – ada ketegasan lanjut, bahwa aturan yang disampaikan menjadi
aturan umum bagi orang2 beriman.

Diskenariokan Al
Qur’an, kasus Zaid ( yang anak angkat Nabi ex budak )    dan Zainab
( yang bangsa Quraisy ) itu,  untuk
memudahkan umat memahami ayat menjadi
lebih jelas dan spontan. Kemudian aturan menjadi baku …

Jadi ayat 33:33 dan
33:36 tetap berlaku umum bagi orang2 yang beriman. Bukan main comot begitu saja 
…

2.       Kembali, mas Chojim menghindari peraturan
Allah SWT.                menutup
aurat, dengan alasan bahasa Arab,                                  jelasnya
hukum lebih doniman dari bahasanya,                              karena
ulama2 telah menjelaskan baik2 pada masyarakat Islam kita.       Dan
jilbab itu bagi rakyat Indonesia
berarti penutup aurat,             dimana
aurat wanita adalah seluruh tubuh 
kecuali
wajah dan telapak tangan.

Sehingga mohon
tidak dibolak balik dan diputar2 lagi                     permasalahan
dengan alasan pemahaman bahasa Arab segala.           Seluruh
ulama yang mengerti bahasa Al Qur’an, 
telah
membenarkan apa yang kami kemukakan, 
tidak
ada cerita yang menjadi menyesatkan, 
seperti
yang anda yang katakan 99% wanita Indonesia 
sudah
menutup aurat, suatu kekhilafan sangat besar; 
kalau
anda jalan2 dimanapun dinegeri ini. 

Nanti membuat rancu
dan bingung lagi 
para
wanita muslimah yang sudah mulai banyak                             mematuhi
perintah Allah SWT. yang satu itu.

3.       QS 49:11 memang benar sekali, tetapi 
hanya satu2nya ayat mengenai larangan
olok2 yang umum 
bagi
orang2 beriman, diluar puluhan ayat2 olok2 
untuk
mencela orang kafir.                                                            
                                 Sedangkan
artikel kami bukanlah olok3 – tetapi adalah                   nasihat
semata2, karena ada tujuannya – 
yaitu
mudah2an dapat meneguhkan iman sang Oneng 
dan
wanita muslimah pada umumnya,                                         berhubung
ada kejadian satu kasus selebritis ini.

4.       Kalau anda istilahkan Fir’aun, tidak
perlu penulis                    selalu
meminta ma’af diakhir tulisannya bukan ?                           Bukankah
Fir’aun itu sombong dan keras kepala, 
ma’af
seperti orang yang mengatakan wanita Indonesia                      hampir telah
berjilbab semua ? Na’uudzubillah min dzaliik …

Amiin …. Demikianlah mohon ma’af apabila ada yang
khilaf, 
yang
benar hanya Allah swt.

Wallahu a’lam bish
shawwab – Wassalaamu’alaikum wr. wb.

ISMAIL

--- On Sun, 14/3/10, Achmad Chodjim <chod...@gmail. com> wrote:

From: Achmad Chodjim <chod...@gmail. com>
Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG
To: wanita-muslimah@ yahoogroups. com
Date: Sunday, 14 March, 2010, 6:37 AM

Wa alaykumus salam wr. wb.,

Alhamdulillaah, keadaan saya lebih dari sekadar baik.

Sdr. Ismail, tentunya milis WM ini kita gunakan untuk diskusi yang baik, dan 
bukan untuk berdebat kusir. Artinya, dalam berdiskusi kita harus mengikuti adab 
dan sopan santunnya Rasulullah, dan bukan meniru gaya Fir'aun. Diskusi dengan 
adab Rasulullah ini perlu dilakukan agar pembaca bisa menimba hikmahnya, 
penjelasan siapa yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tampaknya, Sdr. Ismail justru meniru Fir'aun, yaitu langsung menyatakan pihak 
lain "sangat salah" dan "sangat khilaf". Makanya wajar, kalau Mas Muiz saja 
langsung membalik Sdr. Ismail dengan sengatan.

Sdr. Ismail menggunakan dalil 33:33 dan 33:36 tanpa berpijak pada kaidah 
tafsir, dan langsung dicomot begitu saja untuk membenarkan dirinya. Ya, untuk 
membenarkan dirinya dan golongannya alias asshabiyyahnya.

Perlu diketahui, Q. 33:36 itu diturunkan untuk mengatur pernikahan Zaid dan 
Zainab. Dengan ayat inilah Zaid yang mula-mula sungkan karena dia mantan budak 
dan Zainab yang mula-mula merasa bahwa Zaid gak level sama dirinya, akhirnya 
bisa menerima Zaid sebagai suaminya. Inilah yang dimaksud ayat tersebut bahwa 
tak ada pilihan lain bila Allah dan Rasulnya telah menetapkan suatu ketetapan. 
Hal ini bisa diteliti pada tafsir-tafsir seperti Jami'ul Bayan (Thabari), 
Al-Kabir (Fahruddin Razi), Kasysyaf (Zamakhsyari) , dan Jami'ul Bayan 
(Shafiuddin) .

Masalah jilbab, sudah pernah saya sampaikan bahwa 90% perempuan Indonesia itu 
sudah berjilbab. Hanya saja di antara yang berjilbab itu ada yang berkerudung, 
dan ada pula yang berjilbab tanpa kerudung seperti yang dilakukan oleh Rieke 
Diah P. Oleh karena itu, saya sarankan agar Sdr. Ismail belajar bahasa Arab 
sehingga mengerti artinya jilbab. Agar Sdr. Ismail tidak taqlid begitu saja 
kepada ustaznya. Agar tidak menganggap Prof. Quraisy Shihab yang dari S1-S3 
(S3-nya di Universitas al-Azhar Kairo) di bidang tafsir keliru dalam memahami 
jilbab.

Hal ini saya sampaikan agar Sdr. Ismail tidak meniru gaya Fir'aun, gaya 
asshabiyyah, yang justru menjadi temannya para setan.

Mengenai olok-olok

Sekali lagi, Sdr. Ismail tidak membaca Alquran dan hanya memperturutkan hawa 
nafsunya sehingga berani menyatakan olok-olok dalam Q. 49:11 itu tidak berlaku 
umum bagi sesama muslim. Sekali lagi, baca ayat itu, ditujukan kepada siapa. 
Perhatikan awal ayatnya, "Hai sekalian orang-orang yang beriman...." Rieke itu 
beragama Islam sehingga termasuk yang diperolok-olok.

Wassalam,

chodjim

----- Original Message ----- 

From: istiaji sutopo 

To: WANITA MUSLIMAH 

Cc: ujungblangutama@ gmail.com 

Sent: Thursday, March 11, 2010 5:44 PM

Subject: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI JILBAB 
DONG

ISMAIL - 100306 - Assalaamu’alaikum wr. wb.

Bismillahir rahmaanir rahiim, Allahumma

shalli ‘alaa Sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad.

Apa khabar pak Chojim?

Anda sangat salah paham dan sangat khilaf.

Ilmu yang

disampaikan jelas dan tegas, salah satu yaitu dengan 

dasar Al Qur’an QS

033 Al Ahzab ayat 0533 sambung ke ayat 056

QS. 033 

AL AHZAAB 036

وَمَا

كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُو

لُهُ

أَمْر

اً

أَن يَكُونَ لَهُمُ 

الْخِيَرَةُ

مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً

مُّبِيناً 

WA MAA KAANA

LIMU’MINIW WALAA MU’MINATIN ISZAA QABHALLAAHU WA 

RASUULUUHUU AMRAAN

AYYAKUUNA LAHUMUL KHIARATU MIN AMRIHIM WA MAY 

YA’SHILLAHAA WA

RASUULAHUU FAQAD DHALLA DHALALLAM MUBIINAA

Dan tidak patut bagi laki-laki yang mu’min dan

tidak patut bagi 

perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah

menetapkan 

suatu ketetapan. 

Akan ada bagi mereka pilihan ( yang lain )

tentang urusan mereka. Dan 

barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya,

sungguhlah mereka telah 

sesat, sesat yang nyata ..

PERINGATAN ALLAH

SWT. UNTUK TIDAK MEMPERMAINKAN AGAMA, MEMAKAI JILBAB HANYA KALAU ADA ACARA 
ISLAMI MISALNYA

….

AYAT

059

يَا

أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ

يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا

يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً 

YAA AYYUHAN NABIYYU, QUL ILLAZ WAAJIKA WA BANAATIKA WA

NISAA'IL MU'MINIINA YUDNIINA ALAIHINNA MIN JALAA BIIBIHIN. DZAALIKA ADNAA

AYYU'QRAFNA FALAA YU'DZAIN WAKAANALLAHU GHAFUURAR RAHIIMAA

Wahai Nabi, katakanlah pada istri-istri, anak-anak perempuanmu dan ISTRI-ISTRI 
ORANG MUKMIN : “ hendaklah

mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka “ - yang demikian

itu supaya mereka dikenal ( sebagai orang yang sopan ) karena itu mereka tidak

diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

PERINGATAN ALLAH SWT.

AGAR WANITA BERJILBAB TUTUP AURAT

Agar pembaca lega, ayat2

tersebut sangat tegas disampaikan dalam talk show para

artis2 ORBIT di Istora Senayan, Sabtu 6 Oktober 2010, Islamic Book Fair,

sebagai kesadaran mereka untuk beramai2 

menutup aurat /

berjilbab dan tidak akan dibuka2 lagi 

kecuali dirumah atau

dihadapan mahrom mereka.

Bersyukurlah kita, para

artis2 cantik sudah pada sadar semua ....

Artikel kami jelas

bukan merupakan hujatan pada Rieke, tetapi hanya bentuk

nasihat. 

Karena Rieke adalah

Publik Figur, jadi sangat tepat momentumnya 

untuk menggalakann kesadaran

berjilbab. Itu saja ditekankan, 

bukankah demi kebaikan beliau juga dkk .. ?

Tidak ada maksud

mengolok2, justru menasihati untuk berlaku 

lebih baik, sebagai muslimah,

apalagi tokoh masyarakat, 

seyogyanya aturan agama benar2 dita’ati, demikian

juga maksudnya 

untuk kawan2 DPR yang wanita Islam lainnya, atau bahkan 

siapapun

yang public figure, meskipun dia Istri Presiden dan Wapres. 

Kita Rakyat jelata

tidak salah, wong hanya menasihati, 

sesudah itu terserah mereka. Allah SWT.

tempat kembali kita semua …

Kita lihat saja

beliau2, umumnya apabila ada acara yang Islami atau 

dimasa Ramadhan atau hari2

besar Islam, baru pakai jilbab. 

Tetapi diluar itu

sudah bebas saja rambutnya diperlihatkan. 

Bukankah itu seperti mempermainkan

agama saja… 

Karena itu salah

satu sebab musabab babak belurnya negeri ini dipastikan banyak sekali wanita2

Muslimah sedang mereka public figure tidak mau tutup aurat dan malahan lebih

terlalu bebas sekarang ini.

Sedangkan kalau

bicara adab Islami, dalam peristiwa itu, dua2nya 

memang bersalah

dengan alasan hukum sebab akibat bukan ? 

Kami tidak membela

si pelaku dokter itu, karena itu 

sudah masalah yang

umum, bahkan perbuatan dokter yang 

tak bermoral,

bahkan sangat tercela …

Kekhilafan besar

pak Chojim, menganggap istilah olok2 berlaku umum.

Sedang hukum olok2

yang dimaksud Al Qur’an bukan untuk antara 

sesama orang Islam.

Tetapi kata2 olok2 itu selalu untuk 

pencelaan orang2

Kafir atau orang2 Munafik yang

selalu menghina

Nabi Muhammad SAW. 

Mana ada tulisan

sebelumnya bermaksud meng-olok2.

Amiin …. Demikianlah mohon ma’af apabila ada yang

khilaf, 

yang benar hanya

Allah swt.

Wallahu a’lam bish

shawwab – Wassalaamu’alaikum wr. wb.

ISMAIL

Get your preferred Email name!

Now you can @ymail.com and @rocketmail. com. 

http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke