Baik, saya sambut sepenuhnya untuk tidak melanjutkan debat --kalau disebut 
debat-- tentang jilbab. Namun, saya tetap meluruskan pernyataan yang keliru 
tentang hal-hal yang Sdr. Ismail sampaikan di bawah.

Pertama, saya tidak pernah mengatakan 99% wanita Indonesia sudah berjilbab. 
Yang selalu saya sampaikan adalah 90% --ini dengan asumsi 90% pemeluk Islam. 
Artinya, perempuan pemeluk Islam di Indonesia sudah berjilbab, dengan 
pengertian jilbab dalam makna yang sebenarnya dan bukan pengertian orang-orang 
yang mengklaim ahli fikih ala Arab.

Kedua, Sdr. Ismail ternyata belum bisa membedakan antara Alquran dan pamahaman 
orang terhadap kandungan ayat-ayat Alquran. Jadi, yang selama ini saya sanggah 
adalah pemahaman Sdr. Ismail terhadap ayat Alquran yang saya pandang miring; 
dan yang kemarin itu saya ajukan bandingan dengan pendapat Syekh Tantawi. Jadi, 
Anda keliru kalau membandingkan Alquran dengan Syekh Tantawi.

Ketiga, Nazr Abu Zayd dari Al-Azhar? Periksa kembali dengan benar sehingga 
tidak terjadi fitnah.

Keempat, referensi dari ulama di Makkah, Madinah atau Hadramaut. Saya jelas 
lebih memilih menaati Allah (yang tidak pernah saya kerdilkan menjadi Alquran) 
dan menaati Rasulullah (yang tidak pernah saya kerdilkan menjadi Hadis). Jadi, 
Allah adalah Allah yang mahahidup dan bisa dijumpai dalam pengertian 
liqa'allah, dan rasullullah yang tidak pernah mati yang senantiasa ada di dalam 
diri kita masing (Q. 49:7). Referensi ulama hanya diperlukan untuk menjelaskan 
saja.

Kelima, dari awal saya tidak pernah menyuruh untuk membuka aurat. Coba 
perhatikan seluruh diskusi saya sejak awal tahun 2000-an di WM. Harus dibedakan 
antara perintah menutup aurat dan pemahaman tentang aurat. Jangan 
dicampuradukkan!

Keenam, Fatwa Al-Azhar. Sudah menjadi kelaziman di Mesir bahwa Imam Besar 
Al-Azhar fatwanya diterima oleh pemerintah. Jadi, Syekh Tantawi bukan sekadar 
seorang ustaz, tetapi Imam Besar, sehingga penggantinya harus melalui penetapan 
pemerintah Mesir, dan dengan sendirinya berada di atas Majlis Ulama Mesir. Dan, 
yang perlu diwaspadai dari pengaruh zionis, bukan pada orang-orang moderat 
tetapi para radikalis dan para pemegang paham ajaran Islam yang sok murni. 
Sebab, pengaruh Zionis yang paling membahayakan adalah yang sudah bisa memncuci 
otak kalangan sok murni (dan sok suci, tentunya).

Ketujuh, bila tidak bisa mendengar khutbah di masjid, Anda bisa mendengar 
kuliah subuh yang saya berikan setiap Selasa dan Jumat (kecuali hari libur). 
Setiap Selasa jam 5.15-6.00 ada di LITE FM (105.8), dan Jumat jam 5.30 - 6.00 
di KIS FM (95.1).

Wassalam,

chodjim




  ----- Original Message ----- 
  From: istiaji sutopo 
  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com 
  Cc: ujungblangut...@gmail.com 
  Sent: Monday, March 15, 2010 2:53 PM
  Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG


    


  ISMAIL - 100315 - Assalaamu’alaikum wr. wb.

  Bismillahir rahmaanir rahiim, Allahumma
  shalli ‘alaa Sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad.

  Terima kasih pada bung Bus Anas ..dan Mas Chojim serta pengamat WM sekalian 
...

  Tegasnya begini saja, mana lebih kuat Al Qur'an atau manusia seperti Syekh 
Besar Azhar al-Marhum Syekh Tantawi - pun, karena Mesir itu sudah negara 
Sekuler, ada kadang2 pengaruh2 Yahudi Zionis disana, tanpa disadari dalam 
banyak hal diinterupsi untuk mengaburkan aqidah. Tidak pantas mengambil 
referensi dari Al Azhar meskipun sudah kampiun dan banyak jebolan Univ Al Azhar 
jadi orang2 ternama, tetapi bukan jaminan Allah SWT. Lihat Nazr Abu Zayd yang 
dimurtadkan MUI Mesir saking keterlaluannya .. kemudian benar kan ..menyeberang 
ke Univ. Leiden jadi Guru Besar Al Qur'an kaum Zionis .. karena justru ingin 
melecehkan Al Qur'an itu sendiri ... Na'uudzubillah min dzaliik ...

  Lebih baik gunakan referensi dari ulama di Makkah, Madinah atau Hadramaut, 
jelas sangat dekat dengan ilmu turun temurun dengan Hidayah Allah SWT dari 
Rasulullah SAW. Tegas2 sekali hukum Allah diutarakan disana manusia beriman 
wajib menutup Aurat ...

  Lagi pula seorang ulama secara independen tidak diizinkan membuat fatwa, 
kecuali Majelis Ulama ..atau beberapa ulama ..

  Ma'af maksud kami karena jilbab itu menurut orang indonesia penutup aurat, 
jadi langsung saja pada pokok masalah jilbab = penutup aurat - ... Kata2 mas 
Chojim 99% wanita indonesia sudah berjilbab = sudah tutup aurat .. ?

  O ya mas Chojim, kami lebih baik menghadiri Khutbah mas Chojim di Masjid 
Menpora atau Masjid lainnya barangkali, kapan ya ?.. perdebatan kita lebih baik 
di tunda saja, terlalu panjang tak habis22nya .. Mari kita telaah masalah lain 
saja ya .. kesejahteraan semoga Allah SWT. limpahkan untuk mas Chojim dan para 
anggota WM lainnya ... amiin..

  Wallahu a'am bish shawwab - Wa'assalaam / ISMAIL

  --- On Mon, 15/3/10, bus anas <bus_a...@yahoo.com> wrote:

  From: bus anas <bus_a...@yahoo.com>
  Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG
  To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
  Date: Monday, 15 March, 2010, 2:20 PM

   

  Saya setuju kalau kita tidak boleh taqlid, tapi juga tidak boleh 
negluyur.artinya semua ditelan. A'rif al-Haq ta'rif bih al-Rijal (kenali dulu 
yang benar baru dengan kebenaran itu kita mengenal tokoh). krne Islam pada 
prinsipnya bukan buatan seorang tokoh. kasus berjilbab (nutup aurat) gak ada 
hubungannya dengan asas negara Islam atau Tidak, yang jelas apakah seorang itu 
muslim atau tidak. krn dalam al-Quran tertera denga jelas bagaimana wajibnya 
menutup aurat.(surat al-Ahzab dan al-Nur). dalam sirah nabawiyah (rakhikul 
makhtum, fiqh al-sirah al-Nabawiya syeikh ramadhan al-buthi dll) menatakan 
bahwa ketika ayat hijab ini turun, maka sabiyah ketika itu yg sedang dijalan 
langsung berlindung di phon2 kurma untuk menutupi aurta mereka dari laki-laki 
yang bukan mahramnya. bagaiman dengan kita ? masih berdebat teruss!

  ____________ _________ _________ __

  From: Achmad Chodjim <chod...@gmail. com>

  To: wanita-muslimah@ yahoogroups. com

  Sent: Sun, March 14, 2010 9:0 al-05:55 PM

  Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG

  Lho..., bagaimana Sdr. Ismail tetap mengatakan saya khilaf. Bukankah pada 
penjelasan saya itu telah saya ambilkan keterangan dari para mufassir agung? 
Jadi, ayat tentang Zaid dan Zainab itu telah dijelaskan secara kuat oleh 4 
mufassir besar. Di sini Sdr. Ismail itu kentara sekali seorang ashshabiyyah 
alias pecinta golongan, yang malah dilarang oleh Rasulullah.

  Itu yang saya sebut Sdr. Ismail itu meniru Fir'aun. Saudara minta maaf di 
akhir tulisan tidak menjadi penjelas bahwa Saudara orang baik kalau di awal 
tulisan saja telah berlaku debat kusir dengan langsung menyalahkan lawan 
diskusi.

  Meski sebagian besar ulama memandang jilbab seperti yang Sdr. Ismail 
sebutkan, tidak berarti itu yang benar. Oleh karena itu, perihal jilbab yang 
menutup aurat itu tetap menjadi perdebatan panjang sejak awal dan diperdebatkan 
oleh ulama-ulama besar, termasuk para ulama besar di Universitas Al-Azhar 
(syekh agung di Al-Azhar).

  Tahukah Sdr. Ismail, bahwa Syekh Besar Azhar al-Marhum Syekh Tantawi berfatwa 
bahwa jilbab+kerudung tidak wajib di negara-negara yang tidak berlandaskan 
hukum Islam.

  Sdr. Ismail mengatakan saya menghindari peraturan Allah tentang menutup 
aurat. Saudara berdusta besar! Tak ada pernyataan dari saya demikian. Koq 
pendusta sih Sdr. Ismail?

  Akui saja, bila saudara tak mengerti sepenuhnya tentang aurat dan jilbab itu. 
Jangan ilmu dari taqlid digunakan untuk menyalahkan orang! Sekali lagi, jangan 
taqlid buta dan hanya membuka mata pada ulama-ulama golongan Anda saja.

  Memperolok koq disamakan nasehat. Beda..., beda jauh. Pembaca bisa membedakan 
olok-olok dan nasehat.

  Wassalam,

  chodjim

  ----- Original Message ----- 

  From: istiaji sutopo 

  To: wanita-muslimah@ yahoogroups. com 

  Cc: ujungblangutama@ gmail.com 

  Sent: Sunday, March 14, 2010 4:29 PM

  Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG

  ISMAIL - 100306 - Assalaamu’alaikum wr. wb.

  Bismillahir rahmaanir rahiim, Allahumma

  shalli ‘alaa Sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad.

  Semoga Allah SWT.segera

  membukakan pintu hidayah yang lebih benar kepada mas Chojim. Dan kesejahteraan

  dilimpahkan pada semua anggota forum wanita muslimah.

  1. Sekali lagi mungkin anda khilaf. Meski

  ayat2 Al Qur’an kadang2

  berlaku untuk suatu kasus / scenario 

  Al Qur’an. Tetapi Al Qur’an

  tidak hanya cerita terus selesai begitu

  saja tanpa makna – ada ketegasan lanjut, bahwa aturan yang disampaikan menjadi

  aturan umum bagi orang2 beriman.

  Diskenariokan Al

  Qur’an, kasus Zaid ( yang anak angkat Nabi ex budak ) dan Zainab

  ( yang bangsa Quraisy ) itu, untuk

  memudahkan umat memahami ayat menjadi

  lebih jelas dan spontan. Kemudian aturan menjadi baku …

  Jadi ayat 33:33 dan

  33:36 tetap berlaku umum bagi orang2 yang beriman. Bukan main comot begitu 
saja …

  2. Kembali, mas Chojim menghindari peraturan

  Allah SWT. menutup

  aurat, dengan alasan bahasa Arab, jelasnya

  hukum lebih doniman dari bahasanya, karena

  ulama2 telah menjelaskan baik2 pada masyarakat Islam kita. Dan

  jilbab itu bagi rakyat Indonesia

  berarti penutup aurat, dimana

  aurat wanita adalah seluruh tubuh 

  kecuali

  wajah dan telapak tangan.

  Sehingga mohon

  tidak dibolak balik dan diputar2 lagi permasalahan

  dengan alasan pemahaman bahasa Arab segala. Seluruh

  ulama yang mengerti bahasa Al Qur’an, 

  telah

  membenarkan apa yang kami kemukakan, 

  tidak

  ada cerita yang menjadi menyesatkan, 

  seperti

  yang anda yang katakan 99% wanita Indonesia 

  sudah

  menutup aurat, suatu kekhilafan sangat besar; 

  kalau

  anda jalan2 dimanapun dinegeri ini. 

  Nanti membuat rancu

  dan bingung lagi 

  para

  wanita muslimah yang sudah mulai banyak mematuhi

  perintah Allah SWT. yang satu itu.

  3. QS 49:11 memang benar sekali, tetapi 

  hanya satu2nya ayat mengenai larangan

  olok2 yang umum 

  bagi

  orang2 beriman, diluar puluhan ayat2 olok2 

  untuk

  mencela orang kafir. Sedangkan

  artikel kami bukanlah olok3 – tetapi adalah nasihat

  semata2, karena ada tujuannya – 

  yaitu

  mudah2an dapat meneguhkan iman sang Oneng 

  dan

  wanita muslimah pada umumnya, berhubung

  ada kejadian satu kasus selebritis ini.

  4. Kalau anda istilahkan Fir’aun, tidak

  perlu penulis selalu

  meminta ma’af diakhir tulisannya bukan ? Bukankah

  Fir’aun itu sombong dan keras kepala, 

  ma’af

  seperti orang yang mengatakan wanita Indonesia hampir telah

  berjilbab semua ? Na’uudzubillah min dzaliik …

  Amiin …. Demikianlah mohon ma’af apabila ada yang

  khilaf, 

  yang

  benar hanya Allah swt.

  Wallahu a’lam bish

  shawwab – Wassalaamu’alaikum wr. wb.

  ISMAIL

  --- On Sun, 14/3/10, Achmad Chodjim <chod...@gmail. com> wrote:

  From: Achmad Chodjim <chod...@gmail. com>

  Subject: Re: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI 
JILBAB DONG

  To: wanita-muslimah@ yahoogroups. com

  Date: Sunday, 14 March, 2010, 6:37 AM

  Wa alaykumus salam wr. wb.,

  Alhamdulillaah, keadaan saya lebih dari sekadar baik.

  Sdr. Ismail, tentunya milis WM ini kita gunakan untuk diskusi yang baik, dan 
bukan untuk berdebat kusir. Artinya, dalam berdiskusi kita harus mengikuti adab 
dan sopan santunnya Rasulullah, dan bukan meniru gaya Fir'aun. Diskusi dengan 
adab Rasulullah ini perlu dilakukan agar pembaca bisa menimba hikmahnya, 
penjelasan siapa yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  Tampaknya, Sdr. Ismail justru meniru Fir'aun, yaitu langsung menyatakan pihak 
lain "sangat salah" dan "sangat khilaf". Makanya wajar, kalau Mas Muiz saja 
langsung membalik Sdr. Ismail dengan sengatan.

  Sdr. Ismail menggunakan dalil 33:33 dan 33:36 tanpa berpijak pada kaidah 
tafsir, dan langsung dicomot begitu saja untuk membenarkan dirinya. Ya, untuk 
membenarkan dirinya dan golongannya alias asshabiyyahnya.

  Perlu diketahui, Q. 33:36 itu diturunkan untuk mengatur pernikahan Zaid dan 
Zainab. Dengan ayat inilah Zaid yang mula-mula sungkan karena dia mantan budak 
dan Zainab yang mula-mula merasa bahwa Zaid gak level sama dirinya, akhirnya 
bisa menerima Zaid sebagai suaminya. Inilah yang dimaksud ayat tersebut bahwa 
tak ada pilihan lain bila Allah dan Rasulnya telah menetapkan suatu ketetapan. 
Hal ini bisa diteliti pada tafsir-tafsir seperti Jami'ul Bayan (Thabari), 
Al-Kabir (Fahruddin Razi), Kasysyaf (Zamakhsyari) , dan Jami'ul Bayan 
(Shafiuddin) .

  Masalah jilbab, sudah pernah saya sampaikan bahwa 90% perempuan Indonesia itu 
sudah berjilbab. Hanya saja di antara yang berjilbab itu ada yang berkerudung, 
dan ada pula yang berjilbab tanpa kerudung seperti yang dilakukan oleh Rieke 
Diah P. Oleh karena itu, saya sarankan agar Sdr. Ismail belajar bahasa Arab 
sehingga mengerti artinya jilbab. Agar Sdr. Ismail tidak taqlid begitu saja 
kepada ustaznya. Agar tidak menganggap Prof. Quraisy Shihab yang dari S1-S3 
(S3-nya di Universitas al-Azhar Kairo) di bidang tafsir keliru dalam memahami 
jilbab.

  Hal ini saya sampaikan agar Sdr. Ismail tidak meniru gaya Fir'aun, gaya 
asshabiyyah, yang justru menjadi temannya para setan.

  Mengenai olok-olok

  Sekali lagi, Sdr. Ismail tidak membaca Alquran dan hanya memperturutkan hawa 
nafsunya sehingga berani menyatakan olok-olok dalam Q. 49:11 itu tidak berlaku 
umum bagi sesama muslim. Sekali lagi, baca ayat itu, ditujukan kepada siapa. 
Perhatikan awal ayatnya, "Hai sekalian orang-orang yang beriman...." Rieke itu 
beragama Islam sehingga termasuk yang diperolok-olok.

  Wassalam,

  chodjim

  ----- Original Message ----- 

  From: istiaji sutopo 

  To: WANITA MUSLIMAH 

  Cc: ujungblangutama@ gmail.com 

  Sent: Thursday, March 11, 2010 5:44 PM

  Subject: [wanita-muslimah] PELAJARAN BAGI WANITA KARIR - MAKANYA PAKAI JILBAB 
DONG

  ISMAIL - 100306 - Assalaamu’alaikum wr. wb.

  Bismillahir rahmaanir rahiim, Allahumma

  shalli ‘alaa Sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad.

  Apa khabar pak Chojim?

  Anda sangat salah paham dan sangat khilaf.

  Ilmu yang

  disampaikan jelas dan tegas, salah satu yaitu dengan 

  dasar Al Qur’an QS

  033 Al Ahzab ayat 0533 sambung ke ayat 056

  QS. 033 

  AL AHZAAB 036

  وَمَا

  كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُو

  لُهُ

  أَمْر

  اً

  أَن يَكُونَ لَهُمُ 

  الْخِيَرَةُ

  مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً

  مُّبِيناً 

  WA MAA KAANA

  LIMU’MINIW WALAA MU’MINATIN ISZAA QABHALLAAHU WA 

  RASUULUUHUU AMRAAN

  AYYAKUUNA LAHUMUL KHIARATU MIN AMRIHIM WA MAY 

  YA’SHILLAHAA WA

  RASUULAHUU FAQAD DHALLA DHALALLAM MUBIINAA

  Dan tidak patut bagi laki-laki yang mu’min dan

  tidak patut bagi 

  perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah

  menetapkan 

  suatu ketetapan. 

  Akan ada bagi mereka pilihan ( yang lain )

  tentang urusan mereka. Dan 

  barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya,

  sungguhlah mereka telah 

  sesat, sesat yang nyata ..

  PERINGATAN ALLAH

  SWT. UNTUK TIDAK MEMPERMAINKAN AGAMA, MEMAKAI JILBAB HANYA KALAU ADA ACARA 
ISLAMI MISALNYA

  ….

  AYAT

  059

  يَا

  أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ

  يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا

  يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً 

  YAA AYYUHAN NABIYYU, QUL ILLAZ WAAJIKA WA BANAATIKA WA

  NISAA'IL MU'MINIINA YUDNIINA ALAIHINNA MIN JALAA BIIBIHIN. DZAALIKA ADNAA

  AYYU'QRAFNA FALAA YU'DZAIN WAKAANALLAHU GHAFUURAR RAHIIMAA

  Wahai Nabi, katakanlah pada istri-istri, anak-anak perempuanmu dan 
ISTRI-ISTRI ORANG MUKMIN : “ hendaklah

  mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka “ - yang demikian

  itu supaya mereka dikenal ( sebagai orang yang sopan ) karena itu mereka tidak

  diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

  PERINGATAN ALLAH SWT.

  AGAR WANITA BERJILBAB TUTUP AURAT

  Agar pembaca lega, ayat2

  tersebut sangat tegas disampaikan dalam talk show para

  artis2 ORBIT di Istora Senayan, Sabtu 6 Oktober 2010, Islamic Book Fair,

  sebagai kesadaran mereka untuk beramai2 

  menutup aurat /

  berjilbab dan tidak akan dibuka2 lagi 

  kecuali dirumah atau

  dihadapan mahrom mereka.

  Bersyukurlah kita, para

  artis2 cantik sudah pada sadar semua ....

  Artikel kami jelas

  bukan merupakan hujatan pada Rieke, tetapi hanya bentuk

  nasihat. 

  Karena Rieke adalah

  Publik Figur, jadi sangat tepat momentumnya 

  untuk menggalakann kesadaran

  berjilbab. Itu saja ditekankan, 

  bukankah demi kebaikan beliau juga dkk .. ?

  Tidak ada maksud

  mengolok2, justru menasihati untuk berlaku 

  lebih baik, sebagai muslimah,

  apalagi tokoh masyarakat, 

  seyogyanya aturan agama benar2 dita’ati, demikian

  juga maksudnya 

  untuk kawan2 DPR yang wanita Islam lainnya, atau bahkan 

  siapapun

  yang public figure, meskipun dia Istri Presiden dan Wapres. 

  Kita Rakyat jelata

  tidak salah, wong hanya menasihati, 

  sesudah itu terserah mereka. Allah SWT.

  tempat kembali kita semua …

  Kita lihat saja

  beliau2, umumnya apabila ada acara yang Islami atau 

  dimasa Ramadhan atau hari2

  besar Islam, baru pakai jilbab. 

  Tetapi diluar itu

  sudah bebas saja rambutnya diperlihatkan. 

  Bukankah itu seperti mempermainkan

  agama saja… 

  Karena itu salah

  satu sebab musabab babak belurnya negeri ini dipastikan banyak sekali wanita2

  Muslimah sedang mereka public figure tidak mau tutup aurat dan malahan lebih

  terlalu bebas sekarang ini.

  Sedangkan kalau

  bicara adab Islami, dalam peristiwa itu, dua2nya 

  memang bersalah

  dengan alasan hukum sebab akibat bukan ? 

  Kami tidak membela

  si pelaku dokter itu, karena itu 

  sudah masalah yang

  umum, bahkan perbuatan dokter yang 

  tak bermoral,

  bahkan sangat tercela …

  Kekhilafan besar

  pak Chojim, menganggap istilah olok2 berlaku umum.

  Sedang hukum olok2

  yang dimaksud Al Qur’an bukan untuk antara 

  sesama orang Islam.

  Tetapi kata2 olok2 itu selalu untuk 

  pencelaan orang2

  Kafir atau orang2 Munafik yang

  selalu menghina

  Nabi Muhammad SAW. 

  Mana ada tulisan

  sebelumnya bermaksud meng-olok2.

  Amiin …. Demikianlah mohon ma’af apabila ada yang

  khilaf, 

  yang benar hanya

  Allah swt.

  Wallahu a’lam bish

  shawwab – Wassalaamu’alaikum wr. wb.

  ISMAIL

  Get your preferred Email name!

  Now you can @ymail.com and @rocketmail. com. 

  http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]

  New Email addresses available on Yahoo!

  Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and 
@rocketmail. 

  Hurry before someone else does!

  http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]

  New Email addresses available on Yahoo!
  Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and 
@rocketmail. 
  Hurry before someone else does!
  http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

  [Non-text portions of this message have been removed]



  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke