Eyang Mbel,

Kalo ama orang "edan" ngapain "sayang-sayangan"? Kalo lagi perang ama musuh, 
ngapain nyamperin musuh wat berpelukan?

Kalo A yak A, jangan bilang B dunkz. Gitu maksute.

Dah ada suatu jaman dimana Tuhan mengajarkan dengan cinta kasih, tapi malah 
kekasihNYA di pancung. Jadi sudah saatnya mengatakan dengan tegas dengan hukum.

Sudah begitu tegas dan galaknya teteb aja banyak yang nyeleneh dan mengejek 
ayat2NYA kan? Mo yg halus oke, Mo yg galak oke, Mo damai ok, Mo perang ok...pan 
gitu. Mo pilih yang mana, mbah? 

salim,

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "ah-mbel-ah" <eyang_mbelge...@...> 
wrote:
>
> Ayat2 Quran antara lain mengatakan: 
> 
> [2.24] ... peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan 
> batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir. 
> 
> [2.34] Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah 
> kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur 
> dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. 
> 
> [2.104] ... Dan bagi orang-orang kafir siksaan yang pedih. 
> 
> [3.28] Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali 
> ... 
> 
> [8.12] .. akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, 
> maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. 
> 
> [8.55] Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah 
> orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. 
> 
> [9.23] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan 
> saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan 
> kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka 
> pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. 
> 
> dan masih banyak lagi di: 
> 
> http://www.faithfreedom.org/Articles/quran_teaches.htm
>


Kirim email ke