----- Original Message ----- 
From: <kmj...@indosat.net.id>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Tuesday, March 23, 2010 15:45
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Bunda Teresa-->Islam Dan Liberalisme

Menurut orang Islam, setidaknya abah HMNA, orang Nasrani, Yahuid, 
Majusi, dsb semua masuk neraka (kecuali Isa a.s.?). 
#################################################################################################################
HMNA:
Ini saya copy paste paragraf yang telah saya tulis:
Maka makna potongan ayat: "barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhirat 
serta beramal shalih, untuk mereka pahala di sisi Rabbnya, tidak ada 
kekhawatiran atas mereka dan tiada mereka berduka cita", adalah dalam konteks 
para penganut agama-agama Yahudi, Nashrani dan Sha-bii-n pada zamannya Nabi 
mereka itu masing-masing, yaitu penganut agama Yahudi pada zaman rentang waktu 
dari Nabi Musa AS hingga Nabi 'Isa AS, penganut Nashrani pada rentang waktu 
dari Nabi 'Isa AS hingga Nabi Muhammad SAW dan penganut Sha-bii-n pada rentang 
waktu dari Nabi(?) Zarathustra hingga Nabi Muhammad SAW. Ayat (2:62) menekankan 
beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, oleh karena kenyataan sejarah mencatat 
bahwa ada sekelompok penganut agama Yahudi yang tidak percaya kepada hari 
akhirat, penganut agama Trinitarian Christian yang menyembah Jesus Kristus, dan 
umumnya penganut Zarathustra yang menyembah dua tuhan

Kalau Pak KM cermati baik-baik paragraf tsb di atas itu sama sekali TIDAK 
berarti bahwa orang Nasrani, Yahuid, Sha-bii-ni, dsb semua masuk neraka. Setiap 
Nabi mempunyai zaman berlakunya syariat mereka masing-masing. Syari'at Musa 
hanya berlaku dalam rentang waktu antara Nabi Musa AS dengan Nabi Isa AS. 
Syari'at Isa hanya berlaku dalam rentang waktu antara Nabi Isa AS dengan Nabi 
Muahmmad SAW dan Syari'at Muhammad berlaku dalam rentang waktu antara Nabi 
Muhammad SAW hingga akhir zaman. 

Itu artinya semua ummat Nabi Musa AS yang taat menjalankan syariat Musa dalam 
rentang waktu antara Nabi Musa AS dengan Nabi Isa AS akan selamat. Yang tidak 
taat itu yakni yang tidak percaya kepada hari akhirat  Dan semua ummat Nabi Isa 
AS yang taat menjalankan syariat Isa dalam rentang waktu antara Nabi Isa AS 
dengan Nabi Muhammad SAW akan selamat, Yang taat itu yakni Unitarian Christian 
yang tidak menyembah Yesus yakni seperti yang dianut oleh Najasi dan rakyatnya 
di Kerajaan Habasyah serta Muqawqis dan rakyatnya ummat Qibthi. Yang tidak taat 
itu yakni penganut Trinitarian Christian yang menyembah Jesus Kristus. Dan jika 
memang Zarathustra seorang Nabi (hanya Allah Yang Maha Tahu), maka semua ummat 
Nabi(?) Zarathustra (Sha-bii-ni) yang taat menjalankan syariat Zarathustra 
dalam rentang waktu antara Nabi(?) Zaratshustra dengan Nabi Muhammad SAW akan 
selamat. Yang tidak taat yatu yang menyembah dua tuhan Ahura Mazda dan Angra 
Mayu.
#########################################################################################################


Menurut orang 
Yahudi, semua yang bukan Yahudi masuk neraka (kecuali Musa dan 
Ibragim). Menurut orang Keristen, semua orang non Keristen, masuk 
neraka.
Jadi: di Sorga kosong, hanya ada Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad.
Kesepian, dong. 
KM

----Original Message----
From: linadah...@yahoo.com
Date: 23/03/2010 14:31 
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Subj: [wanita-muslimah] Re: Bunda Teresa--&gt;Islam Dan Liberalisme

Saya dulu sering ditanya soal Bunda Teresa juga. Saya cuma jawab kita 
gak tau hati Bunda Teresa dan bagaimana keimanannya terhadap 
kekatolikan dan segala trinitas atopun ketuhanannya thd Yesus. Yang tau 
cuma Bunda Teresa sendiri dan Allah.

Membaca artikel dari abah HMNA, ada kemungkinan pikiran Bunda Teresa 
itu dikarenakan terlalu sering melihat penderitaan manusia. Seolah-olah 
dia bertanya "mana Tuhan yang katanya Maha Pengasih dan Penyayang?"

wassalam,


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke