Salamun alaikum

urun rembug, Setuju bahwa nama tidak harus Islami apalagi nama yang harus 
Arabi, yang terpenting tidak memberikan arti yang negatif apalagi melawan hukum 
Allah, murid2 Yesus pun namanya tidak Islami tapi mereka orang2 yang taat pada 
Allah...
mengenai Surga dan neraka menurut aku itu hanya sebuah kondisi untuk Jiwa 
seseorang,   surga bukanlah sebuah tempat disini atau disana, Surga adalah 
kondisi dan bisa dimana saja...

dan mengenai Akhirat.. yang berarti Akhir.... hari inipun merupakan Akhirat 
dari satu perjalanan kehidupan kita, dan tatkala kita memulai sesuatu yang baru 
detik ini juga, esok, luas atau kapapun akan ber-Akhirat pada hasil dari apa 
yang kita perbuat...
dan surga dan neraka bukanlah tujuan Hidup...
seorang muslim, tujuan hidupnya adalah mencapai ketengan jiwa dan kembali 
dengan disertai Ridho dan di Ridhoi...
kembali kepada Allah adalah tujuan paling mulia bagi seorang yang menyerahkan 
diri.
kalau seorang yang telah Inalillahi w in.. rojiun tapi kembalinya bukan kepada 
Allah maka sia-sia lah hidupnya..

Allah
berfirman:”Di bumi itu kamu hidup dan di di bumi itu kamu mati, dan dari bumi
itu (pula) kamu akan dibangkitkan. (QS. 7:25) 


Saat "skaratul maut" itulah "Akhirat"  dimana sorga dan neraka sesorang dapat 
kita saksikan dikehidupannya...
saat itulah Kebahagian dan penyesalan atau siksa neraka di alami bagi tapi Jiwa 
selamanya... 
siksa bagi Jiwa akan terus dialami hingga di kehidupan berikutnya sampai jiwa 
menyempurnakan dirinya....

kecuali bagi orang2 yang kembali kepada Allah dengan Ridhonya tidak akan 
mengalami lagi neraka kehidupan seperti itu lagi....
tapi masuk dalam surga tempat bersatunya Jiwa dengan PenciptanNya
 

Hai jiwa yang
tenang. (QS. 89:27)Kembalilah
kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya. (QS. 89:28)Maka masuklah 
ke
dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, (QS. 89:29)dan masuklah ke
dalam surga-Ku. (QS. 89:30) 


Salam



________________________________
Dari: Lina <linadah...@yahoo.com>
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Terkirim: Kam, 25 Maret, 2010 10:49:03
Judul: [wanita-muslimah] Syurga Ekslusif or Inklusif-->Re: Bunda Teresa-->Islam 
Dan Liberalisme

  
Assalamu'alaikum wr wb. Mas Muiz,

Maksudnya eksklusif dan inklusif apa ya? Soale kok pikiran saya bisa saja 
syurga itu eksklusif dlm arti utk orang baek baek ajah (baek menurut Allah 
yak)...:-). Eh ini mah artinya inklusif yak?? tuh pan bingung...

Mungkin kita tidak perlu terpaku dengan nama Islam, Nasrani, Yahudi, Shabiin 
(sebelum maupun sesudah Nabi SAW). Yang terpenting adalah bagaimana keyakinan 
(iman) manusia2 tsb terhadap Allah, hari kemudian dan beramal saleh sesuai 
QS2:62 (ini dah menyangkut hablum minallah dan hablum minan naas nya).

Ada orang menganggap syurga dan neraka sbg "tempat" itu tidak ada. Mereka 
menganggap bhw syurga/neraka sekedar gambaran suasana yang menyenangkan/ tdk 
menyenangkan. Apakah ini berarti mereka tidak mempercayai hari kemudian? 

wassalam wr wb.,

--- In wanita-muslimah@ yahoogroups. com, Abdul Muiz <mui...@...> wrote:
>
> Abah HMN dan Pak KM serta milister WM,
> 
> Pembahasan siapa yang dimaksud Yahudi, nasrani dan shabiin di qs 2:62 dan qs 
> 5:69 yang ditafsirkan oleh mayoritas muslim termasuk Abah HMNA, karena yang 
> dimaksud kaum yahudi, nasrani dan shabiin adalah orang yang hidup sebelum 
> nabi Muhammad, maka tidak berlaku bagi kaum yahudi, nasrani dan shabiin pasca 
> Nabi Muhammad saw memberikan konsekuensi syurga menjadi eksklusive.
> 
> Hal yang serupa adalah penafsiran QS 5:55 ("Pada hari ini dihalalkan bagimu 
> yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberikan Al-kitab itu 
> halal bagimu, dan makanan
>  kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan menikahi) wanita-wanita yang 
> menjaga kehormatan di 
> antara orang-orang yang diberi Al-kitab sebelum kamu, bila kamu telah 
> membayar maskawin mereka dengan maksud 
> menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikan 
> gundik-gundik. Barangsiapa yang
>  kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam). Maka hapuslah
>  amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi") kebanyakan 
> mayoritas ulama' islam menafsirkan yang dimaksud ahlul kitab adalah kaum yang 
> diberikan kitab suci yaitu Yahudi dan Nasrani yang hidup sebelum Nabi 
> Mumammad, konsekuensinya adalah pria muslim sekarang ya tidak halal menikahi 
> wanita yahudi dan nasrani.
> 
> Benarkah Firman Allah swt yang di qur'an itu bermakna demikian ?, mana 
> pendapat yang paling kuat (valid) ? syurga itu eksklusif ataukah inklusif ??, 
> pemeluk yahudi dan nasrani halal atau haram dinikahi kaum muslim ??
> 
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
> 
> --- Pada Sel, 23/3/10, H. M. Nur Abdurahman <mnur.abdurrahman@ ...> menulis:


 


      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke