Kalau menurut dalil-dalil dalam Al Qur'an, agama itu turun dari langit [surga] 
atau dari bumi [ini] ya? 

Ada yang mempercayai bahwa agama itu, seperti air hujan, turunnya dari langit 
yang paling tinggi [surga]. Dari sebuah ketinggian di atas sana kemudian turun 
ke daratan bumi. 

Tapi pemahaman ini tentu saja dibantah oleh para ilmuwan dan orang-orang yang 
mau berpikir. Mereka mempercayai bahwa agama, seperti air hujan, berasal dari 
bumi yang menguap, menjadi awan, lalu turun lagi sebagai air hujan. Singkat 
kata, agama seperti hujan, dari [bumi] manusia, oleh manusia [bumi], untuk 
semua manusia [bumi]. 

Lalu bagaimana dengan langit? 

Langit itu sebenarnya hanyalah sebuah 'kesan', 'impresi' yang kemudian 
ditangkap oleh mata sebagai sebuah batas ketinggian, namun sebenarnya langit 
itu tidak sungguh-sungguh ada, meskipun tampak. 

Begitu kurang lebih yang saya tangkap dari sebuah obrolan teman di sana.    

Kirim email ke