Bismilahirrahmanirrahiim
NUR CS akan menghadapi tantangan berat dari NU masa2 mendatang di 
Makasar....krn pemahaman yg dicontohkan oleh NUR cs adalah Kasar dan bengis kpd 
saudara Muslimnya yg berbeda...sama dgn ulama2 wahabi-salafy saudi.

Kita akan mengharapkan juga MUI yg Wahabi sudah sepantasnya du 
habiskan....karena gara gara MUI lah umat islam terpecah belah.
Anda yang Pro-Ahmadiyah (HAM)dan ada yg Kontra (FPI cs)

Kalau Islam Wahabi-salfy bisa di singkirkan dari kekuasaan,insya ALLAH 
persaudaraan islam akan dapat tercapai,saling hargai menghargai perbedaan2 
Aqidah...atau berbeda menafsirkan ayat2 ALLAH.

Bagaimana respon dari NUR cs..Muiz, Ismalil dll.

Mari kita tunggu

salam=peace


PBNU-Kedubes Libya Bekerjasama Halau Wahabi
Selasa, 6 April 2010 19:02
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kedutaan Besar Libya di Indonesia 
akan bekerjasama menghalau pergerakan paham Wahabi di Indonesia yang diduga 
kuat mengembakan ajaran yang radikal.

Demikian dalam kunjungan Duta Besar Libya untuk Indonesia Salaheddin Muhammed 
Ibrahim al-Bisari ke kantor PBNU, Jakarta, Selasa (6/4). Salaheddin diterima 
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj di kantor bidang hubungan internasional 
atau ICIS di lantai 5 gedung PBNU.

Kerjasama dilakukan di bidang pendidikan dan dakwah Islam. "Melalui sarana 
pendidikan dan dakwah kita akan mengembangkan ajaran Islam yang tasamuh, yang 
toleran, santun dan menghormati yang lain," kata juru bicara ICIS Ahmad Ridho 
usai pertemuan.

Ditambahkannya, kerjasama juga akan diwujudkan dengan kegiatan kunjungan dakwah 
ulama Libya ke Indonesia.

Said Aqil dalam kesempatan itu mengungkapkan ada 12 organisasi Wahabi yang 
mendanai kegiatan kelompok garis keras di Indonesia.

Kedatangan Duta Besar Lybya Salaheddin juga dalam rangka mengucapkan selamat 
atas terpilihnya KH Said Aqil Siradj sebagai ketua umum PBNU yang baru. Ia 
berharap berbagai program internasional NU, terutama berkaitan dengan Libya 
terus ditingkatkan.

Salaheddin dalam kesempatan itu bertanya, "Rekomendasi apa yang paling penting 
dalam muktamar NU di Makassar?". Said Aqil menjawab, ada beberapa hasil 
keputusan muktamar yang dibahas dalam enam komisi, yakni bahtsul masail diniyah 
waqiiyah, maudluiyah, qonuniyah dan komisi organisasi, program dan rekomendasi.

"Rekomendasi yang terpenting adalah bahwa NU akan menjauhkan diri dari politik 
praktis," kata Said Aqil.

Dalam kesempatan itu pihak Kedutaan besar Libya menyanggupi permintaan 
kunjungan pemimpin Libya Muammar Kadafi ke Indonesia. "Namun sebaiknya Presiden 
Indonesia dulu yang berkunjung ke Libya," kata Salaheddin.

NU diharapkan dapat memfasilitasi kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Libya 
terutama dalam soal minyak. Said Aqil dalam kesempatan itu menyanggupi akan 
mengkomunikaskan dengan pemerintah Indonesia.

Pada Kamis (8/4) besok akan diadakan pertemuan oleh Lembaga Persahabatan 
Indonesia-Libya di gedung YTKI Jakarta. Salah satu agenda pertemuan itu adalah 
ungkapan selamat dan harapan untuk kepengurusan PBNU yang baru. (nam) 

Kirim email ke