Lupa

By: agussyafii

Pada suatu malam seorang profesor pulang terlambat. Ketika hendak membuka 
pintu, dia sadar bahwa dia tidak membawa kunci rumah. Akhirnya dia 
mengetuk-ngetuk pintu rumahnya hingga istrinya terbangun dan membukakan pintu.

Karena keadaan rumah sangat gelap, pada waktu membuka pintu sang istri tidak 
dapat mengenali si profesor yang adalah suaminya. Sang istri lalu berkata, 
'Maaf Pak. Profesor sedang keluar, dia tidak ada di rumah.'

Profesor menjawab, 'Oke, kalau begitu saya akan kembali lagi besok. Terima 
kasih, Bu!'

Kok ada  ya orang lupa ama rumahnya sendiri? Barangkali pertanyaan itu memang 
tidak perlu dijawab. Cerita diatas hanyalah pengantar senyuman pagi untuk 
semangat kerja dan ajakan  Yuk..berikan senyuman yang terindah untuk 
orang-orang yang anda cintai dan disekeliling kita.

----
Kita semua milik Allah dan kita semua akan kembali kepada-Nya.” (QS. Al-Baqarah 
(2): 156).

Wassalam,
agussyafii
-- 
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia 
(MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan 
partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii2, atau 
http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 
087 8777 12 431.


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke